Selasa, 26 Mei 2015

TIUPAN PERTAMA TEROMPET SANGKAKALA TELAH BERKUMANDANG, APA ARTINYA?




Sebuah peristiwa mencengangkan sedang terjadi, suara aneh seperti bunyi terompet terdengar di langit eropa dan amerika. Sejak tanggal 16 Jan berbagai stasiun TV luar negeri menyatakan bahwa senandung aneh yang persistent telah dilaporkan dari berbagai tempat diseluruh dunia, dengan keluhan datang oleh ribuan di Inggris, Swedia, Kanada, Amerika Serikat, Hongaria, Denmark, Kosta Rika, Republik Ceko dan Rusia" serta suara-suara aneh ini "terdengar diruang ruang publik, dan yang paling mengkhawatirkan di "kepala orang" pada umumnya.

Sebagian orang berspekulasi bahwa suara tersebut adalah hanya bagian dari fenomena alam biasa, sebagian lagi beranggapan bahwa itu adalah hasil pekerjaan alat berat di beberapa negara yang mayoritas merupakan kota industri yang sibuk. Para peneliti mencurigai suara itu berasal dari sepasang kipas angin raksasa di pabrik Daimler Chrysler dan kompresor udara di pabrik milik Haynes International. Sedangkan dalam kasus Bristol, para peneliti mencurigai suara dengungan datang dari pabrik-pabrik di Avonmouth. Dan Teori lain menyebutkan sumber dengungan adalah pesawat yang sedang terbang. Apakah memang ini hanya bagian dari hasil pekerjaan manusia biasa? Lalu mengapa suara misterius ini hanya terdengar disebagian negara eropa dan benua amerika? Untuk memastikannya, mari sama-sama kita simak penjelasan berikut ini.



Beberapa teori tentang jagad raya pernah dirilis beberapa ilmuan sebelumnya. Tetapi teori tanduk (lebih mirip terompet tanduk) yang dikemukakan Prof.Frank Steiner sempat menjadi perbincangan para ilmuwan seperti yang diberitakan Guardian tahun 2004. Gambaran radiasi awal pernah dibuat NASA menggunakan Wilkinson Microwave Anisotropy Prob tahun 2003, dan terbukti telah membantu beberapa misteri tentang sejarah waktu, ruang dan segala yang berkaitan dengan jagad raya.

Jagad raya tercipta sekitar 13,7 miliar tahun lalu. Proporsi alam semesta terdiri dari 4% materi, materi yang tidak terdeteksi 23% dan 73% adalah energi misterius. Einstein pernah menyebutkan tentang jagad raya yang melengkung atau berbentuk pelana. Beberapa ilmuan menganggap jagad raya berbentuk donat. Tahun 2003, tim asal New York berspekulasi bahwa alam semesta mungkin berukuran kecil tapi seperti tanpa henti mengikuti set dodecahedrons atau bola, sehingga perjalanan jagad raya dalam satu arah akan kembali lagi ke Bumi (seperti mengelilingi dunia, berbentuk terompet sangkakala). Teori Frank Steiner Tentang Terompet Sangkakala




Prof.Frank Steiner dan team menggunakan peralatan milik NASA yang disebut Wilkinson Microwave Anisotropy Prob (WMAP). Pada bagian ujung belakang alam semesta (jagad raya) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable).

WMAP sendiri merupakan alat dari bagian untuk melihat kosmologi atau studi tentang sifat alam semesta secara keseluruhan. Bentuknya yang seperti satelit ingin memetakan atau melakukan observasi terhadap alam semesta, demikian dikutip dari CNN Indonesia.

Dan hasilnya memang cukup mengejutkan, seperti dikutip dari situs teknologi Space.com, WMAP berhasil memindai bahwa alam semesta yang kita tinggali saat ini ternyata berbentuk menyerupai terompet.

Kesimpulan Prof. Frank Steiner memiliki kesamaan dengan yang tertera dalam hadits (Islam) pernah disebutkan bahwa terompet sangkakala Isrofil berbentuk seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran diameternya seluas langit dan bumi. Dalam islam, terompet sangkakala ini bernama Shuur, yang artinya Tanduk yang terbuat dari cahaya. Menjelang datangnya hari kiamat shuur ditiup sebanyak tiga kali; tiupan pertama untuk mengejutkan, tiupan kedua untuk kematian, dan tiupan terakhir untuk membangkitkan.

"Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri."
(Alquran Surah An Naml: 87)

Bisa jadi suara yang menggelegarkan hati orang seantero eropa dan amerika ini merupakan hasil tiupan pertama teropet Sangkakala yang berarti peringatan. Peringatan untuk kembali pada kebenaran dan juga peringatan untuk berbenah diri. Tahukah anda bahwa sesungguhnya datangnya hari kiamat juga membutuhkan waktu yang amat panjang dan bertahap. Hari kiamat tidak datang secara tiba-tiba, ia akan dimulai ketika Terompet Sangkakala ditiup oleh Malaikat ISrofil. Panjangnya waktu berlangsungnya kiamat adalah 50.00 tahun perhitungan dunia.

Berikut penjelasannya.

Diterangkan melalui yahya bin Mu'adz Arrozi; "Sesungguhnya sudah dibacakan dalan sebuah majelis;

"Pada hari kiamat, Kami mengumpulkan orang-orang bertaqwa Kepada Dzat Yang Maha Pengasih sebagai para utusan. Dan Kami menghalau orang-orang berdosa ke dalam neraka dalam keadaan haus." (QS. Maryam :85-86)

Hai Saudaraku....didepanmu ada hari yang berdimensi 50 tahun dari yang kamu hitung; hari Rajifah (tiupan pertama yang mengguncangkan), hari Azifah (kiamat), hari dimana manusia menghadap Tuhan Yang Menguasai semua mahluk, hari kekecewaan dan hari penyesalan, Hari pemeriksaan hebat, hari Perhitungan, hari pertanyaan, hari Haqqoh (pasti terjadi), hari Qariah, hari Hidup Kembali, hari dimana manusia melihat apa yang diperbuat, hari diperlihatkan kesalahan, hari Wajah-wajah bersinar dan wajah-wajah gelap. Hari Harta dan anak yang tiada berguna kecuali dengan hati bersih menghadap Allah. Hari tanpa guna bagi yang dhalim; mereka memperoleh laknat dan tempat pengembalian yang buruk.

Yahya berkata: "Hai manusia, perlahan-lahan kelak kalian akan dikumpulkan pada hari kiamat dengan berkelompok dan menghadap Tuhan dengan seorang diri, dan kamu akan ditanya tentang perbuatanmu walau itu hanya satu huruf. Sedangkan orang-orang yang menjadi kekasih Allah akan digiring ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai delegasi yang di hormati. Dan orang-orang yang durhaka akan digiring dalam keadaan haus yang teramat sangat, dan memasuki Jahanam dengan berkelompok-kelompok.

Muqatil bin Sulaiman berkata; "Pada hari kiamat para mahluk berdiam diri selama 100 tahun tanpa bicara, 100 tahun dalam kebingungan, dan 100 tahun dalam berdesak-desakan dan kegelapan menghadap Tuhan YME. Sesungguhnya hari kiamat akan berlangsung selama 50.000 tahun perhitungan dunia, dan bagi seorang mukmin yang ikhlas, lamanya laksana waktu mengerjakan shalat wajib, paling cepat."

Jika anda sudah perhatikan suara diatas, bahwa suara itu termasuk dalam volume cukup tinggi dan seharusnya ini bisa didengar oleh seluruh manusia di muka bumi ini, termasuk kita yang ada di asia dan wilayah timur, namun hal ini tidak terjadi. Ada beberapa alasan yang mengakibatkan suara ini hanya bisa didengan di beberapa wilayah saja, diantaranya:

1. Mungkin karena perbedaan waktu setempat, ketika kejadian ini berlangsung di belahan benua eropa kala itu sudah pada waktu pagi menjelang siang, sementara di asia sedang berlangsung malam, maka kebanyakan orang sedang tertidur lelap saat peristiwa itu berlangsung.

2, Atau kemungkinan kedua adalah Allah tidak menginginkan ini diperdengarkan oleh sebagian kaum muslim di asia, karena bisa mengakibatkan keresahan (walau pada akhirnya kita tetap dapat mendengar dengungan suara itu melalui sosial media yang penyebarannya amat luas), sebagaimana yang disebutkan dalam ayat Al quran diatas, bahwa Allah memperkenankan suara itu terdengar bagi siapa saja yang Dia kehendaki.

3. Ini adalah bagian dari peringatan kepada bangsa barat yang beberapa waktu belakangan sebagaimana kita ketahui bersama di Myanmar telah terjadi pembunuhan besar-besaran umat muslim Rohingnya, dan orang-orang di barat sana dengan sengaja menutup rapat-rapat hati dan telinga mereka terhadap peristiwa tersebut. Mereka tidak mempedulikan derita umat muslim yang dibunuh dengan keji di tanah mereka sendiri.
Sementara sebagian korban yang terlempar di lautan banyak diselamatkan oleh nelayan asal Aceh, warga muslim di sana dengan senang hati membantu dan menolong para pengungsi rohingya tanpa menunggu instruksi dari pemerintah setempat, memberikan bantuan kemanusiaan dengan sukarela serta memberikan tempat berlindung yang layak.
Dan ketika peristiwa di tiupnya terompet sangkakala berbunyi, Allah membuka lebar-lebar fungsi pendengaran masyarakat barat, sehingga mereka panik, ketakutan dan bingung dengan fenomena suara aneh yang keluar dari langit. Peristiwa ini berlangsung selama 30 menit lamanya dan mereka tidak dapat menemukan jawaban pasti tentang apa yang sedang berlangsung di wilayah mereka.
Sementara di sisi bagian lain dunia ini yaitu di wilayah asia; Indonesia tidak ada yang mengetahui tentang peristiwa menggemparkan dunia maya ini, dan ternyata Allah menutup rapat fungsi pendengaran umat muslim dari asia dari siksaan suara yang memekakkan telinga, dan deruan suara menggelegar yang menakutkan, semata-mata karena Allah tidak mau membuat resah umat muslim yang sedang menolong saudaranya (rohingya) dan sedang memberikan hukuman pada segolongan orang yang tidak mau mengindahkan peringatan-NYa.

Bukankah kita sudah melihat peristiwa memilukan ini ketika gempa menerjang Nepal beberapa waktu lalu, dimana sebelum terjadi pergerakan dalam lempengan bumi, lalu menenggelamkan ribuan warga Nepal dalam runtuhan batu dan puing-puing bangunan dalam beberapa saat saja. Sebelumnya para penganut umat budha dan hindu yang melakukan ritual pembantaian terhadap ribuan binatang; burung dan hewan ternak untuk dijadikan persembahan kepada para dewa. Bukankah itu sudah cukup bagi kita untuk memahami bahwa Sang Pencipta amat murka dengan tindakan semena-mena sekelompok orang yang menganggap diri mereka paling benar. Inilah bentuk protes Sang Pencipta kepada tindakan brutal manusia.

Jika mengamati demikian dahsyatnya berita ini seantero jagat membicarakannya dari berbagai sisi dan banyak spekulasi di berbagai bidang bermunculan, dan bahkan belum ada jawaban yang bisa memuaskan berbagai pihak, mungkinkah peristiwa ini adalah salah satu tiupan pertama terompet Sangkakala milik malaikat Isrofil? karena sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya bahwa pada tiupan pertama di kumandangkan adalah dengan maksud untuk mengejutkan dan mengingatkan mahluk, dan terbukti dengan peristiwa ini semua orang merasa terkejut dan kaget bukan main. Banyak yang panik dan ketakutan luar biasa, mereka mencari tahu apa yang sedang terjadi, browsing di internet dan peristiwa ini menjadi trend topic di berbagai media sosial, menggambarkan betapa mereka bingung dan takut dengan apa yang sedang terjadi. Beberapa sumber menyatakan bahwa itu bukan tiupan pertama terompet sangkakala.

Walau sudah berulang kali terjadi, peristiwa ini masih menjadi misteri yang tidak bisa di jawab dengan teori ilmiah, walau NASA sudah mengungkapkan bahwa ini adalah bagian dari proses pergeseran lapisan bumi, namun pada akhirnya kesimpulan NASa pun berujung pada proses berakhirnya umur bumi atau dengan kata lain akan berujung pada datangnya kiamat.

Jika anda adalah sebagian orang yang sepaham dengan sebagian orang yang berpikir bahwa ini hanyalah HOAX belaka, maka ada baiknya anda berpikir ulang untuk melakukan hal tersebut. Karena sesungguhnya, apapun fenomena yang terjadi di alam semesta ini tentulah ada penjelasananya, dan Allah sudah memberikan kita banyak penjelasan mengenai hal tersebut melalui Quran dan Hadist. Dan jika memang suara misterius itu tidak bisa dipecahkan oleh para ilmuwan, masih banyak orang yang menyangsikan dari sisi penjelasan ilmiah maka penjelasan dari sisi keagamaan adalah satu-satunya jalan untuk membuat kita selamat dari apapun konsekuensi fenomena alam tersebut di kemudian hari. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA:

"Apakah Fenomena Belakangan ini menunjukkan Tanda-tanda Kiamat telah Nampak?"
"Gelombang Pengungsi Myanar Membludak di Aceh"




Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar