Panduan shalat kali ini berisi bimbingan Cara Shalat yang Khusuk, yang sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bersedekap
Bersedekap merupakan salah satu yang disyariatkan dalam shalat. Tangan kanan diletakkan di atas tangan kiri kemudian keduanya diletakkan di atas dada.
Yang dimaksud dada adalah daerah di atas perut.
Cara meletakkan tangan ketika bersedekap: ada 4 cara:
Telapak tangan diletakkan (tanpa menggenggam) di atas telapak tangan kiri, pergelangan tangan kiri, atau hasta kiri. (ada 3 cara) (HR. Abu Daud & disahihkan Al Albani).
Telapak tangan kanan menggenggam punggung telapak tangan kiri. (HR. Nasa’i & disahihkan Al Albani)
Tidak boleh bersedekap dengan meletakkan tangan kanan melebihi siku tangan kiri.
Tidak boleh bersedekap dengan berkacak pinggang (meletakkan tangan di pinggang). Karena hal itu menyerupai salib.
Dari Abu Hurairah : “Nabi ﷺ melarang “ikhtishar” ketika shalat.” (HR. Bukhari).
Turmudzi menyebutkan bahwa yang dimaksud ikhtishar adalah meletakkan satu tangan di atas pinggang atau kedua tangan di atas kedua pinggang. (Sunan Turmudzi keterangan hadis no. 384).
Kesalahan ketika bersedekap
Tidak boleh bersedekap dengan meletakkan tangan kanan melebihi siku tangan kiri.
Tidak boleh bersedekap dengan berkacak pinggang (meletakkan tangan di pinggang). Karena hal itu menyerupai salib.
Bersedekap di dekat pusar atau jauh di bawah dada. Sikap ini menunjukkan ketidak-seriusan orang yang shalat.
Menggenggam dengan hanya menggabungkan jari kelingking dengan jempol. Sedangkan tiga jari sisanya dibuka. Cara bersedekap seperti ini dilakukan oleh sebagian hanafiyah.
Tidak bersedekap sama sekali. Ini adalah pendapat sebagian malikiyah yang salah paham terhadap pendapat Imam Malik. Padahal, Imam Malik dengan tegas menganjurkan sedekap ketika shalat sebagaimana disebutkan dalam bukunya Al Muwattha’.
Meletakkan tangan di perut bagian kanan atau di dada sebelah kiri. Tujuannya adalah meletakkan tangan tepat di atas hati atau jantung. Sehingga hati menjadi tenang dan shalat bisa khusyu’.
Meletakkan tangan di perut bagian kiri, karena anggapan bahwa tulang rusuk bagian kiri kurang satu, sehingga perlu dilengkapi dengan sedekap.
Pembaca yang budiman…kita telah memahami bahwa Nabi ﷺ adalah manusia yang paling sempurna semua ibadahnya. Tata cara shalat yang beliau ajarkan adalah tata cara shalat yang paling sempurna dan paling baik untuk membuat orang khusyu’ ketika shalat. Beliau tidak pernah mengajarkan untuk bersedekap dengan meletakkan tangan di dekat hati atau jantung. Tapi beliau bersedekap dengan meletakkan tangan di dada bagian tengah, tidak serong ke kanan maupun ke kiri. Maka ini menunjukkan bahwa bersedekap dengan meletakkan tangan agak ke samping kanan atau kiri bukanlah termasuk cara untuk membuat shalat kita menjadi khusyu’. Bahkan sebaliknya, cara bersedekap semacam ini adalah cara yang menyelisihi apa yang diajarkan Nabi Muhammad ﷺ.
Disamping itu, sebagian ulama, seperti Syaikh Muhamad bin Shalih Al Utsaimin menganggap cara bersedekap miring semacam ini sebagai salah satu bentuk ikhtishar (berkacak pinggang ketika shalat). Dan ikhtishar merupakan satu hal yang dilarang Nabi ﷺ sebagaimana disebutkan dalam hadis di bab sebelumnya.
Demikianlah penjelasan dari video tutorial cara shalat yang khusuk. Semoga tutorial dan panduan cara shalat yang khusuk ini bermanfaat untuk segenap kaum muslimin.
Jumat, 24 Mei 2013
Cara Shalat yang Khusuk – Tata Cara Bersedekap Dalam Shalat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri yang Diunggulkan
MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN
Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...
Popular Post
-
Ada berapa banyak perusahaan milik Yahudi yang ada di Indonesia? mungkin anda adalah salah satu penggemar beratnya dan mungkin juga ta...
-
AAda kalanya kita menganggap enteng urusan shalat sehari-hari, ada yang berpikir sebagai cara untuk menggugurkan kewajiban semata, ada yang ...
-
Ada sebuah fenomena baru dimasyarakat dalam berinteraksi dengan sesama, kegiatan bullying atau mentertawakan atau mengolok-olok orang lain d...
-
Oleh: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Lc. Pada tahun 1897 M, kota Basel (Swiss) menjadi tuan rumah pertemuan akbar Yahudi Dunia. Lebih dari...
-
PASUKAN PANJI HITAM AKAN HADIR, HANYA AKAN TERJADI, JIKA KITA BERSATU Kalau kita mencermati apa yang terjadi belakangan ini di duni...
-
Liputan6.com, Stanford - Maryam Mirzakhani, perempuan pertama yang meraih penghargaan prestisius Fields Medal di bidang matematika, meningga...
-
Kita mungkin terkejut ketika mengetahui ternyata uang yang kita belanjakan selama ini sebagian besar digunakan untuk membantai bangsa Palest...
-
Di jaman modern dan semua informasi bisa diakses dengan mudah. Di jaman ketika semua fakta ilmiah ilmu pengetahuan sudah bisa membuktik...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar