Kamis, 08 Desember 2016

PENANGKAPAN 8 AKTIVIS PENCETUS MAKAR OLEH POLRI SUDAH TEPAT

Banyak pihak menyayangkan tindakan polri menangkap 11 aktivis yang di tuding akan melakukan aksi makar pada 2 desember 2016 lalu. Delapan orang yang diduga ingin makar di antaranya Adityawarman, Kivalan Zen, Eko, Rachmawati Soekarno Putri, Ratna Sarumpaet, Alvin Indra Alfaris, Virza Huzen, dan Sri Bintang Pamungkas. Diantara mereka menyatakan tindakan ini berlebihan dan terlalu sentimental. Tidak memiliki landasan yang cukup dan tuduhan ini tidak memiliki cukup bukti yang benar-benar menunjang tujuan kearah makar yaitu upaya penggulingan pemerintahan Jokowi. Kita semua pasti penasaran dengan agenda rahasia ini. Benarkah ke-11 aktivis ini benar-benar akan melakukan makar, atau itu baru sekedar wacana? Yang pada prinsipnya aparat penegak hokum setingkat polri pastinya sudah punya acuan/SOP dan alat bukti yang cukup untuk menyimpulkan apakah sekelompk orang memang sedang berusaha menyusun rencana makar atau tidak.

Polisi pasti sudah mengintai dan mengawasi gerak-gerik mereka sehingga akhirnya diambil kesimpulan bahwa kelompok ini ingin melakukan suatu aktivitas yang pada akhirnya berujung pada kegiatan yang berujung makar. Sebagaimana yang polisi lakukan pada aktivitas para teroris, semuanya dilakukan berdasarkan adanya agenda-agenda terselubung yang direncanakan dan terus diupayakan bergulir mengikuti perkembangan situasi hingga berujung pada kesimpulan bahwa agenda mereka bisa tercium sebelum aksi bunuh diri dengan peledakan bom dilaksanakan, polisi bisa mencegahnya dengan cara menangkap para pelaku teror. Ini memang ruang lingkup polisi dalam mencegah bergulirnya upaya pelaksaan terror ataupun berbagai kegiatan perusakan massa.


Dan apa yang dilakukan 11 aktvis ini memang terlihat sangat pre-mature atau terlalu dini dan berlebihan, jika mereka disangkakan akan melakukan makar, tetapi tahukah anda bahwa aktivitas mereka ini sangat berbahaya bagi bangsa kita? Seberapa besar tingkat bahayanya? Mari kita simak sama-sama.

KERJASAMA TIM DAN PEMBAGIAN TUGAS

Sebagaimana kita semua ketahui bahwa beberapa tokoh yang terlibat di dalam kelompok ini, masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda; ada yang politisi, ada yang militer, ada yang budayawan, ada yang pengamat social, ada yang calon kepala daerah, ada yang ahli teknologi informasi ada dan sebagainya. Semuanya punya peran dan tugas masing-masing, terstruktur dan teroganisir, tujuan jangka pendeknya adalah menyebarkan kebencian dan permusuhan kepada pemerintah di media social melalui berbagai akun fiktif dan sebagainya, memperkeruh suasana dan membangun distrust dengan tujuan agar masyarakat mudah diprovokasi dan diajak bergabung lalu menyatakan diri mereka mau ikut berevolusi dan menyetujui untuk diadakannya siding istimewa di parlemen, itu adalah tujuan akhirnya. Jadi jangan dianggap enteng acara kumpul-kumpul para inspirator seperti ini, jika ditelusuri mereka memang punya agenda besar yang siap digelar kapan saja dan tidak berlaku surut, alias tidak ada batas waktu bisa dibuka kapan saja dan dalam kondisi apa saja, salah satunya ketika akan diadakan aksi kembali turun ke jalan oleh ormas islam tanggal 2 desember lalu.

AKSI PENCUCIAN OTAK DENGAN ORASI NASIONALIS GARIS KERAS

Dalam aksi ini, mereka hanya ingin memperkeruh suasana dan membelokkan gerakan massa yang berkumpul di jalan menuju gedung parlemen DRP/MPR dengan tujuan agar terjadi revolusi sebagaimana yang pernah terjadi di tahun 1998. Agenda mereka ini akan benar-benar berhasil jika saja pada saat aksi super damai 2 desember itu dilaksanakan sama persis dengan aksi 4 november sebelumnya, dimana massa berkumpul tidak terkoordinir dan bisa digiring ke mana saja? lalu siapa yang akan berperan aktif di lapangan? Ya itu kan ada musisi Ahman Dhani yang sudah stand by di Hotel Sari Pan PAcifik, lokasi yang paling dekat dengan lokasi demonstrasi, ia sudah bersiap-siap menggelar orasi di hadapan public, lalu menggiring massa ke lokasi yang mereka inginkan. Sama halnya dengan upaya pencucian otak, dikala ribuan orang berkumpul lalu dicekoki dengan berbagai faham dan idealisme nasionalis garis keras, lalu membakar emosi warga maka dalam kondisi ini massa bisa berubah 100 derajat dari yang sebelumnya damai berubah menjadi anarkis. Inilah pola dan motif para kelompok ini ingin melaksanakan agendanya di tanggal bersejarah itu, dan untungnya polisi bisa mencium aroma tidak sedap itu lalu melakukan pencegahan dengan cepat.

IKLAN ROKOK YANG MENGINSPIRASI

Anda tahu apa lagi misi kelompok ini selain ingin menebarkan kebencian dan penghasutan massa di media sosial? Sebagaimana yang pernah disampaikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam kuliah umumnya di beberapa tempat, bahwa media bisa merubah mind set seseorang setelah sekian tahun dengan upaya yang dilakukan secara terus-menerus. Orang bisa tanpa sengaja menanamkan sesuatu dalam benaknya bahwa sesuatu yang menarik perhatiannya itu bisa membuatnya tetap teringat walau sudah berlalu. Sebagaimana yang beliau contohkan, bagaimana dampak besar yang dihasilkan oleh sebuah perusahaan rokok Long Beach, setiap hari menayangkan iklan dengan theme song menarik dan akhirnya bisa membuat orang faham bahwa itu adalah iklan rokok walau kita tidak pernah melihat wujud rokok itu tetapi theme song yang dilanunkan itu membuat orang mengetahui apa yang ada dalam isi lanunan itu.

Sama halnya dengan upaya menebarkan kebencian di media social, secara berkelanjutan dan terus-menerus akan menghasilkan cara berpikir masyarakat tertanam nilai negative dan akhirnya membangun distrust pada pemerintah. Walau kita juga tidak tahu kapan persisnya eksekusi aksi makar itu akan dilaksanakan, dalam hal ini kelompok ini sedang ingin membangun mind set buruk di masyarakat tentang pemerintahan yang berkuasa saat ini. Mereka sedang berupaya merekrut orang-orang pintar di bidang ilmu informatika, orang-orang yang pandai membuat argumentasi dan bisa menarik simpati public, lalu mengarahkan cara berpikir pada pola antipati dan kebencian, bahwa apapun yang dilakukan pemerintah semuanya bohong dan semuanya tidak akan berdampak positif. Ini yang saat ini sedang mereka godoq dan dimatangkan dengan sangat detail dan inilah yang sangat berbahaya.

ISU MASUKNYA TENAGA KERJA ASING ASAL CHINA

Banyak anak muda yang akan dicuci otaknya dengan cara menunjukkan sisi negative pemerintah dalam hal lapangan kerja, misalnya, disebarkan berita tentang maraknya pekerja asal China dan Tiongkok yang direkrut lalu bekerja di beberapa sector penting. Isu seperti ini pastinya akan sangat menjerumuskan citra pemerintahan Jokowi karena dianggap pemerintah tidak mampu menyediakan lapangan kerja bagi warganya, malah impor tenaga kerja dari Negara lain. Isu seperti ini sangat sensitive dikalangan anak muda, pastinya sangat meresahkan. Tetapi pada kenyataannya, memang China yang memiliki tenaga kerja terampil dengan upah murah dan bahkan Negara Amerika juga masih menggunakan tenaga asing ini untuk proses pembangunan di negaranya. Apalagi kebutuhan tenaga terampil di negara kita yang minim skill SDM-nya. Jika anak muda mau bercemin dari isu ini, harusnya anak muda Indonesia bisa melihat ini sebagai peluang, harus mau meningkatkan kemampuan skill yang dibutuhkan sector-sektor penting itu, sehingga bisa bersaing dan bisa masuk lapangan kerja sesuai standar internasional. Isu-isu negative seperti ini yang mereka kembangkan di media social sehingga terciptalah mind set anti kebijakan pemerintahan.

AUSTRALIA DAN TANGAN INTELEGEN

Lalu siapa yang mau mendanai aksi makar ini ke depannya? Negara tetangga mana yang tidak punya kepentingan dengan Indonesia? Singapura, Malaysia, Australia, dan sebagainya. Jika semua Negara tetangga ini memang melihat adanya prospek cemerlang dari ide para inspirator ini, bukan tidak mungkin mereka akan mau menggelontorkan berapapun dana yang dibutuhkan untuk mempermudah tercapainya tujuan makar. Hal ini bukanlah hal sulit, karena pemberontakan/revolusi akan digerakkan oleh masyarakatnya sendiri sementara mereka tidak perlu susah payah mengotori tangannya dengan revolusi. Beberapa waktu lalu, Australia terbukti telah menjadi provokator yang menghembuskan isu perpecahan dalam tubuh TNI, lalu Australia juga yang punya andil dalam penyebaran isu Panglima TNI akan mengkudeta pemerintahan Joko Widodo, lalu Australia juga yang menggulirkan isu Panglima TNI berbenturan dengan Ketua FPI Habib Rizieq.

Lalu mengapa Autralia sedemikian berupaya keras memperkeruh suasana dengan cara membenturkan berbagai elemen bangsa? Dalam rangka memecah belah bangsa sehingga kita tidak saling bersatu, kita tercerai berai. Ini pasti bukan hanya ingin bertujuan makar, bahkan seperti ada upaya ingin menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat dari dalam secara perlahan dan berkesinambungan. Tidak ada bedanya dengan apa yang dilakukan kelompok aktivis ini, mereka juga akan terus menghembuskan isu-isu negative di media social, media yang dapat diakses seluruh umat dalam waktu singkat sehingga suatu saat kelak bisa menuai hasil akhir yaitu menggulingkan pemerintahan secara revolusi.

Jadi apa yang dilakukan polri terhadap 11 aktivis ini kami anggap wajar dan bahkan wajib dilakukan secepatnya, karena sifatnya adalah pencegahan dan preventif, mencegah terbentuknya opini negative dimasyarakat. Masyarakat bukan tidak boleh mengkritik dan mengomentari kinerja pemerintahan, tetapi jika mereka memiliki agenda ingin menggulingkan pemerintahan yang sah dengan kedok kritik maka itu juga tidak bisa dibenarkan. Maka dari itu, kita sudah seharusnya mendukung kerja polri yang dalam hal ini sudah bertindak tepat berupaya melindungi kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Polri sudah bekerja sesuai tugas dan fungsinya mengayomi masyarakat. Sekarang tinggal bagaimana masyarakat memandang sebuah isu yang beredar di media sosial apakah itu dalam rangka membangun trust atau distrust.

Read More..

Senin, 05 Desember 2016

AKSI 212 JADI VIRAL DI SAUDI ARABIA, SUBHANALLAH, ASMA ALLAH MENGGEMA

Diangkat dari Eramuslim.com – Aksi 212 jadi viral paling top di dunia Arab dan hingga kini berdasar hasil reportasi Sohaib Jasem video aksi 212 dalam waktu kurang dari 48 jam sudah disaksikan oleh lebih 1.140.000 (satu juta seratus empat puluh ribu) orang di halaman resmi Aljazeera di Facebook :

https://www.facebook.com/aljazeerachannel/videos/10155019367969893/>

Lalu apa yang tertera dalam Al Qoran tentang 212, yaitu Surat Al Baqarah ayat 12, isinya seperti ini:

أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ

"Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar."
(QS.2:12)

Inilah cerminan peristiwa bersejarah yang terjadi di tanggal 2 desember adalah fakta bahwa berkumpulnya ribuan atau jutaan umat muslim di Monas adalah akibat karena adanya orang yang membuat kerusakan, tapi mereka masih tidak mau mengakuinya. Lalu apa hikmah besar dibalik ini semua?

Lalu apa yang menyebabkan aksi ini menjadi viral di dunia maya dan menarik perhatian dunia internasional? Apa yang membuat mereka terkesima dengan kesejukan jalannya aksi damai III ini. Sampai dengan sata ini, tautan ini sudah dilihat oleh lebih dari 1,6 juta orang dan 58 ribu orang membagikan ulang. Ini adalah fenomena luar biasa yang jarang sekali terjadi di dunia islam. Menjadi topik pembicaraan di dunia arab, mereka menyaksikan bagaimana tertibnya umat muslim mengumandangkan takbir, tahmid dan shalawat dengan khusuk beberapa saat menjelang shalat jumat, bagaikan shalat hari Raya yang diselenggarakan di lapangan terbuka. Atau bahkan mungkin pada saat hari raya jumlah jemaat tidak sebanyak ini atau mungkin ini adalah perhelatan shalat jumat dengan jumlah jamaah paling banyak yang pernah ada.

Mungkin selama ini mereka tidak pernah menyangka bahwa jumlah penduduk muslim di Indonesia sedemikian besanya, hal ini membuat mereka terkejut karena ketika berkumpul jumlahnya tidak bisa dperkirakan berapa banyak. Dan dimata mereka pada umumnya umat muslim selalu menggunakan kekuatan fisik dalam mengungkapkan aspirasinya, maka kali ini, hal itu sama sekali tidak terjadi, justru sebaliknya umat muslim lebih memilih menggunakan moment itu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah swt. Moment menuntut keadilan disertai dengan acara bertafakur bersama dalam lindungan rahmat dan cuaca mendung dan gerimis.

Dimata pihak musuh-musuh islam, kondisi ini dianggap sangat menakutkan, dapat membuat bulu kuduk mereka merinding, sebab apa? sebab jumlah orang yang hadir ini bukan sekedar mereka ingin menyuarakan penegakan hukum atas kasus penistaan agama, jumlah muslim yang sukarela turun ke jalan ini adalah para jihadis yang siap mati membela Al Quran dan agamanya dengan segenap jiwa, bukan hanya harta dan tenaga yang rela mereka berikan demi islam, bahkan para peserta ini rela menyerahnya nyawanya demi membela agamanya. Inilah yang membuat saudara muslim kita bangga melihat aksi damai ini, bahwa membela islam tidak perlu dengan cara mengotori tangannya, islam juga bisa ditegakkan dengan cara sejuk dan damai. Dan ini juga yang membuat ciut nyali para musuh islam, karena mereka tidak akan sanggup menghadapi jutaan umat yang siap perang seperti ini di jalan ALlah swt. Inilah wujud nyata agama islam yang rahmatan lil alamin, membawa rahmat bagi sekalian alam. Hujan yang turun di kala aksi berlangsung adalah wujud telah bersatunya alam larut ke dalam acara aksi damai, mereka juga ingin menjadi saksi dan menjaid bagian telah turunnya rahmat Allah swt. Amin









Read More..

Kamis, 01 Desember 2016

MANNEQUIN AHOK DI KEJAGUNG

Perhatikankah anda bagaimana kondisi Ahok setelah diperiksa di kejaksaan agung pagi tadi? keluar dari ruangan pemeriksaan ia terlihat lusuh, pucat, kepalanya terus menunduk ke bawah, badannya lemas terlihat sangat lelah dan nampaknya ia sedikit kurang puas dengan pemeriksaan kali ini, walau berjalan singkat dan jaksa juga memutuskan tidak menahan dirinya. Tapi nampaknya iapun tidak bisa menyembunyikan perasaan kalut dan sedihnya di hadapan publik, yang biasanya ia selalu terlihat optimis dan bersemangat. Kali ini beda, Apakah ini pertanda buruk bagi Ahok? kali ini lihatlah bagaimana pesimisnya ia melihat ujung dari semua permasalahnnya ini sepertinya tidak akan membuahkan hasil yang baik bagi dirinya. Disinilah pertama kali kita melihat wujud mannequin Ahok yang mana ia tidak mampu berbuat banyak dengan keadaan yang menghimpit dirinya, dan tanpa sadar kita melihat wujud asli Ahok yang tanpa daya ia hanya bisa diam tanpa kata. Nampaknya kali ini ia benar-benar tidak akan bisa berharap banyak dari keadaan yang akan menghadangnya di depan. Orang sekeras dan sekejam Ahok yang bisa lantang dan tegas kepada setiap orang yang dianggapnya bersalah, kali ini ia tidak mampu menghadapi dirinya sendiri dihadapan media ia hanya berkata sepenggal kalimat meminta dukungan doa.


Read More..

Minggu, 27 November 2016

#ISRAELBURNING# JADI TRENDING TOPIC DI ARAB SAUDI


Sebuah video menggambarkan bagaimana dahsyatnya terjangan kobaran api menghantam kota Haifa israel, dalam sekejap seluruh wajah kota berubah menjadi merah menyala. Empat hari ISrael kewalahan mengatasi kebakaran masif yang terjadi di wilayahnya dengan berbagai cara. Bahkan negara yang selama ini selalu pongah dan merasa paling super di dunia ini terpaksa harus meminta bantuan pada wilayah tetangganya seperti turki, siprus, rusia dan sebagainya. Setelah sebuah pertanda teguran datang langsung, segerombol api menyala menghanguskan banyak wilayah kota, lalu menyambar dan membakar apa saja yang ada di hadapannya, hutan, perumahan, berbagai fasilitas perkantoran dan sebagainya.

Kebakaran besar yang melanda Israel turut memanaskan jagat dunia maya. Tanda pagar (tagar) #Israelisburning menjadi trending topic di kawasan Arab, Kamis pagi, 24 November 2016. Umumnya, pengguna hashtag ini merayakan bencana yang menimpa Israel. "Sangat bahagia melihat negara teroris Israel terbakar," cuit @feras_shaat.

"Lihatlah murka Tuhan. Berharap melihat api menyebar ke Tel Aviv. Senang melihat Israel terbakar," tulis @maurish24. Umumnya, pengguna hashtag ini merayakan bencana yang menimpa Israel. "Sangat bahagia melihat negara teroris Israel terbakar," cuit @feras_shaat.

Juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk media-media Arab sampai menyebut orang-orang yang senang melihat Israel terbakar sebagai kebencian fanatik yang hina. "Arab & Palestina di media sosial bersukacita atas kebakaran hutan yang telah meletus di seluruh Israel. kebencian fanatik tercela. #Israelisburning," katanya.

Dalam sekejap Israel lumpuh dan hangus oleh api kebencian yang selalu mereka tebarkan selama ini. Darimana asal datangnya api ini? dan benarkah api ini dikirim memang untuk menghukum israel yang selama ini sudah sedemikian serakah dan sombong pada negara disekitarnya, serta sudah bertindak semena-mena pada penduduk palestina karena daerah yang luluh lantak termakan si jago merah adalah daerah yang selama ini mereka rebut dari warga palestina? apa reaksi warga palestina dan muslim dunia dengan peristiwa mengerikan ini? Apa hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil dari kejadian ini?

Sejarah sudah mencatat, siapa yang tidak tahu bahwa tentara israel kerap membakar hidup-hidup anak kecil di palestina, siapa yang tidak tahu mereka juga tidak segan-segan membakar rumah penduduk palestina dengan sekali jentik jari. Kekejaman orang israel tidak ada yang menampik dan menyangsikan, dan kita semua sadar betul tidak ada pihak manapun yang mampu mencegah dan melarang tindakan kejam israel tersebut. Tidak ada satupun bangsa merdeka di dunia ini yang mampu melawan arogansi israel, karena tahu betul seperti apa perilaku dan sikap mereka yanng akan memberikan sanksi keras bagi siapa saja yang ikut campur urusan dalam negerinya.

Tapi, Empat hari setelah pengumuman pelarangan suara Adzan dikeluarkan pemerintahan israel terhadap warga muslim di sekitaran masjid Al Aqsa. Ketika hak Allah pun merela langgar, mereka larang bergemanya suara Adzan dan panggilan shalat bagi umat muslim di wilayahnya, maka Allah pun marah dan tidak terima, Israel berusaha ingin membungkam suara Allah juga, yang kita semua tahu bahwa suara Adzan adalah satu kesatuan suara dan gema alam semesta (sound of universe), suara dan energi orang mendirikan shalat ini yang menghasilkan energi yang mampu membuat bumi ini berputar pada rotasinya.

Jika ada satu wilayah hilang dari radar gema adzan, maka bisa dipastikan perputaran bumi ini akan terganggu, lalu terjadilah apa yang menimpa Israel saat ini, energi itu berhenti di di wilayah yang hampa energi dan terbentuklah percikan-percikan api yang menyasar wilayah tersebut, sehingga dengan terbentuknya energi baru di wilayah tersebut dalam bentuk panas bumi dari kobaran api yang menyala-nyala, maka rotasi bumi bisa kembali terbentuk sebagaimana mestinya.

Jika pihak Israel menuding bahwa ini adalah akibat kesengajaan tangan manusia, maka itu sama sekali tidak bisa dibuktikan, jika kita melihat pada kondisi kebakaran yang intensitas apinya sangat besar dan merata, Api datang dari berbagai arah, angin kencang pun berhembus kencang seakan-akan mengipasi kobaran api agar semakin membesar dan membara. Api merambat dalam waktu singkat dan menghantam apa saja yang ada dihadapannya, titik-titik api baru bertebaran dimana-mana. Bagaimanapun usaha manusia memadamkannya (bantuan dari berbagai negara datang), kobaran api itu tidak bisa dipadamkan. Maka ini bukan jenis kebakaran biasa yang disebabkan kejahilan tangan manusia, dalam kebakaran ini ada campur tangan Allah didalamnya. Angin adalah faktor utama yang membuat percikan api semakin membesar dan cakupannya makin luas. Allah mendatangkan angin yang kuat sehingga api makin membesar dan merata, sebagaimana datangnya bencana angin topan dan tornado yang kerap menghantam Amerika Serikat.

“Dan Allah, Dialah yang mengirim angin; lalu dengan angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati..."(QS. Fatir:9)


BOLA API DARI NERAKA


Diberbagai media menyebutkan bahwa ini karena Allah telah melemparkan bola api yang berasal dari neraka sebagaimana yang pernah terjadi di jaman Nabi Luth yang telah melakukan dosa besar. Sesungguhnya tidak, bukan karena bola api, tetapi karena faktor kuasa Allah atas apa yang ada di langit dan di bumi. Jika bangsa israel ditimpakan bola api sebagaimana pengikut nabi Luth, maka bisa dipastikan semua warganya akan binasa, tidak bersisa. Karena malaikat akan membalikkan seluruh wilayah dan membenamkan mereka ke dasar bumi. Tidak ada satu manusia pun yang akan sanggup menanggung azab yang didatangkan dari alam akhirat, termasuk segumpal batu bara api dari neraka. Sebagaimana yang sudah terjadi dengan bangsanya nabi Luth, kisah mereka pun hanya dapat kita temui dalam Al Quran nul Karim, belum ada yang menemukan posisi persis keberadaan bangsa luth di muka bumi hingga saat ini.

TEGURAN DAN PERINGATAN

Apa yang diterima bangsa Israel ini adalah sebuah teguran dan peringatan untuk kita semua bahwa siapapun dilarang bersikap sombong dan tamak, apalagi sesuatu yang berkaitan dengan hak Allah swt. Tidak akan ada yang sanggup menanggung akibatnya jika orang ingin berbuat aniaya terhadap hukum Allah swt.

"Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami mendatangi daerah-daerah (orang-orang kafir), lalu Kami kurangi daerah-daerah itu (sedikit demi sedikit) dari tepi-tepinya? Dan Allah menetapkan hukum (menurut kehendak-Nya), tidak ada yang dapat menolak ketetapan-Nya; dan Dia-lah Yang Maha cepat hisab-Nya."
Ar-Ra'd:41)

Mungkin saja semua ini berkaitan dengan apa yang sedang dialami kebanyakan umat muslim di dunia saat ini, banyak umat muslim yang ditindas dan dianiaya oleh bangsa zalim; mulai dari muslim Rohingya yang kembali dibantai oleh rezim berkuasa Myanmar, kembali bangkitnya Firaun Modern di Amerika Serikat alias DOnald Trump yang sangat membenci umat muslim dan berencana akan mengusir mereka dalam waktu dekat, atau meluapnya kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok terhadap umat muslim indonesia sehingga membuat banyak umat muslim memilih bersabar dan tawakal dengan tidak kembali turun ke jalan di tanggal 25 November, hanya karena takut dengan turunnya hukum Allah yang lebih dahsyat. Di eropa pun warga muslim sedang mengalami diskriminasi sosial. Ditambah lagi sikap arogan pemerintah Israel yang melarang digemakannya Adzan dimasjid-masjid, mungkin semua peristiwa besar yang terjadi belakangan ini membuat Allah swt pun berkehendak. Umat islam tidak ada satupun yang membuat kerusakan di muka bumi karena takut kepada Allah, tetapi apa yang dilakukan bangsa kafir dan Israel ini sudah melampaui batas, maka tidak ada alasan lagi bagi mereka untuk menolak menerima azab ini. Inilah bentuk kekuasaan Allah atas seluruh yang terjadi saat ini. Maka atas semua hal yang sedang terjadi disekeliling kita, marilah kita merapatkan barisan dan terus menggemakan Asma Allah dalam berbagai bidang kehidupan. Jaga terus Ukhuah dan jalinan keimanan dengan terus saling menasehati dan mengingatkan, Jaga terus Ukhuah dan jalinan keimanan dengan terus saling menasehati dan mengingatkan, Karena setelah kejadian ini, Israel tidak akan pernah mau mengambil pelajaran sebaliknya tindakan mereka akan semakin menjadi-jadi dan semakin brutal membabi buta menghancurkan umat muslim. salam












Read More..

Jumat, 25 November 2016

DENGAN IJIN ALLAH SWT, ATLANTIS AKAN KEMBALI MUNCUL KE PERMUKAAN

Kita semua pasti pernah mendengar kisah dongeng negeri Atlantis, ada sebagian yang menganggap itu hanya khayalan namun ada juga yang meyakini bahwa negeri itu memang pernah ada. Sebagian orang tidak meyakini adanya negeri Atlantis karena kurangnya bukti yang kuat dan memadai untuk mendukung kebenaran keberadaannya. Lalu apa kata Al Quran mengenai hal ini? Sebuah ramalan menyebutkan bahwa negeri Atlantis akan kembali muncul ke permukaan di akhir jaman kelak, di dalamnya terdapat manusia-manusia cerdas dengan kemampuan iptek mumpuni dan kadar iman islam yang tinggi. Manusia ini akan berjuang di jalan Allah swt dan sebagaimana ramalan banyak ahli bahwa akan datang pasukan panji hitam dari arah timur, yang disinyalir itu berasal dari semenanjung Asia. Dengan ijin-Nya, sekali lagi Allah swt akan mengijinkan bangsa ini Berjaya untuk menutup akhir jaman.


Ada sebagian berpendapat bahwa orang-orang (kaum kafir) telah mengetahui kebenaran fakta ini bahwa Asia adalah negeri Atlantis yang hilang, namun mereka dengan sengaja menutup kebenaran tersebut, dengan tujuan agar orang Asia tidak berbalik arah menentang kepentingan mereka. Karena bagi mereka (kaum kafir) orang-orang Asia adalah salah satu penghalang terbesar bagi misi-misi besar mereka kelak di akhir jaman. Mereka dengan sengaja menutupi fakta tersebut, agar orang Asia masih tetap setia menjadi tanah jajahan mereka, dan tidak ada satupun yang menjadi pemberontak atas segala asset berharga yang mereka tanam. Sebuah fakta terbesar yang sudah banyak di tutup-tutupi oleh mereka adalah, bahwa bangsa pembukan awal peradaban adalah para pendiri negeri Atlantis yang gagah perkasa dan di penghujung jaman kelak juga akan diakhiri dengan kejayaan keturunan bangsa Atlantis sekali lagi dengan ijin Allah swt.


1001 KISAH KEJAYAAN NEGERI ATLANTIS

Pada mulanya adalah Plato (427-347 SM), seorang filsuf Yunani, yang mencatat cerita soal benua hilang itu dalam dua karyanya, Timaeus dan Critias. Keduanya adalah karya terakhir Plato, yang ditulis pada 347 SM. Dikisahkan di kedua karya itu, Atlantis adalah kota dengan peradaban tinggi dan teknologi sangat maju.

Atlantis, kata Plato, punya kekuatan maritim dahsyat, dan berada di depan “Pilar-pilar Hercules.” Tanahnya subur, rakyatnya makmur. Dia semacam surga di bumi, yang wilayahnya meliputi barat Eropa hingga Afrika. Plato mengatakan, Atlantis hadir sekitar 9.000 tahun sebelum mazhab Solon, atau 9.600 tahun sebelum zaman Plato hidup.

KLAIM BERBAGAI AHLI GEOLOGI; MENUNJUK INDONESIA TEPATNYA

Meski sudah menjadi bahan kontroversi diberbagai media, topic kebenaran negeri Atlantis ini selalu saja menarik untuk diselidiki. Sejumlah karya lahir, dan menunjukkan daerah tertentu diduga bagian dari ‘Kejayaan yang Tenggelam’ itu ada di Indonesia, yang juga masuk dalam daftar spekulasi para peneliti dan peminat mitologi Atlantis. Misalnya, Profesor Arysio Santos dari Brazil. Dia geolog dan fisikawan nuklir. Lalu, ada ahli genetika dari Oxford, Inggris, Profesor Stephen Oppenheimer. Keduanya menduga wilayah Indonesia memendam sisa-sisa ‘Surga Yang Hilang’ itu. Santos menampilkan peta wilayah Indonesia dalam bukunya yang terbit pada 2005, “Atlantis: The Lost Continent Finally Found.” Benua hilang itu kemungkinan berada di sebagian Indonesia dan Laut China Selatan, demikian keyakinan Santos. Dalam karya itu, dia mengklaim telah melakukan riset perbandingan, seperti kondisi wilayah, cuaca, potensi sumber daya alam, gunung berapi, dan pola hidup masyarakat setempat.

Dalam buku itu, dia berhipotesis, wilayah Nusantara dulunya adalah Atlantis. Bagi Santos, indikasi itu antara lain soal luas wilayah. Seperti dikatakan Plato, Atlantis “lebih besar dari gabungan Libya (Afrika Utara) dan Asia (Minor)”. Indonesia, oleh Santos, dianggap cocok dengan karakter geografi itu. Video wawancara Santos di laman YouTube, menampilkan dia tak ragu bahwa Atlantis benar-benar ada, dan bukan sekedar mitos. Santos menjelaskan mengapa selama ini para ilmuwan gagal menemukan Atlantis, dan ragu akan keberadaan kota yang hilang itu. “Karena mereka mencarinya di tempat yang salah. Mereka mencarinya di Laut Atlantis,” kata dia dalam wawancara di YouTube, seperti dimuat laman Hubpages.

Adanya anggapan Atlantis berada di Samudera Atlantis, memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat. “Atlantis berada di Lautan Hindia [Indonesia], di belahan lain bumi,” kata dia. Di belahan bumi timur itulah, peradaban bermula. Namun, kata dia, Samudera Hindia atau Laut China Selatan sebagai lokasi Atlantis hanya batasan. “Lebih pastinya di Indonesia,” lanjut Santos. Sebelum zaman es berakhir 30.000 sampai 11.000 tahun lalu, di Indonesia terdapat daratan besar. Saat itu permukaan laut 150 meter lebih rendah dari yang ada saat ini. Di lokasi itulah tempat bermulanya peradaban manusia. Sementara, sisa bumi dari Asia Utara, Eropa, dan Amerika Utara masih diselimuti es.

Pulau-pulau yang tersebar di Indonesia dianggap sebagai puncak gunung, dan dataran tinggi dari suatu benua yang tenggelam akibat naiknya permukaan air laut, dan amblesnya dataran rendah di akhir Masa Es Pleistocene. Itu terjadi sekitar 11.600 tahun lampau. “Itu adalah rentang waktu sama dengan dipaparkan Plato dalam dialog ciptaannya saat menyinggung Atlantis,” tulis Santos pada bagian pendahuluan di bukunya. Berbeda dengan keyakinan para peneliti sebelum atau pada generasi Santos, dia pun optimistis bahwa Indonesia, yang disebut sebagai bekas peninggalan Atlantis, menjadi cikal bakal lahirnya sejumlah peradaban kuno. Para penghuni wilayah yang selamat dari naiknya permukaan air laut dan letusan gunung berapi akhirnya berpencar mencari tempat-tempat baru. Mereka “pindah ke wilayah-wilayah yang kini disebut India, Asia Tenggara, China, Polynesia, Amerika, dan Timur Dekat,” tulis Santos.

Penjelasan serupa juga dikemukakan penulis asal Inggris, Stephen Oppenheimer, dalam buku “Eden in The East: The Drowned Continent of Southeast Asia” (1998). Dia menulis suatu benua yang tenggelam akibat banjir bandang, dan naiknya permukaan air laut sekitar 7.000 hingga 14.000 tahun yang lampau. Wilayah yang tenggelam itu berada di wilayah yang kini disebut sebagai Asia Tenggara. Oppenheimer menyebut benua tenggelam itu sebagai Sundaland. Para penghuni yang selamat saat itu lalu menyebar ke berbagai tempat hingga ke Eropa, membawa budaya dan pola hidup mereka. Itu sebabnya Oppenheimer berasumsi asal-usul ras Euroasia di Eropa bisa ditelusuri di Asia. Oppenheimer pun yakin bahwa para penghuni Sundaland saat itu punya peradaban maju dari wilayah-wilayah lain. “Mereka sudah mengembangkan pola menyambung hidup, dari sekadar berburu binatang menjadi bertani, berkebun, mencari ikan, bahkan perdagangan melintas laut. Semua itu sudah dilakukan sebelum 5.000 tahun yang lampau,” demikian penggalan asumsi dari Oppenheimer. Sejarah selama ini mencatat induk peradaban manusia modern berasal dari Mesir, Mediterania dan Mesopotamia. Tetapi, menurut dia, nenek moyang dari induk peradaban manusia modern berasal dari tanah Melayu yang sering disebut Sundaland, atau Indonesia. Apa buktinya?

“Peradaban agrikultur Indonesia lebih dulu ada dari peradaban agrikultur lain di dunia,” kata Oppenheimer dalam diskusi bedah bukunya di Jakarta, Oktober 2010. Tentu, pendapat ahli genetika dan struktur DNA manusia dari Universitas Oxford itu, memberi paradigma berbeda dari yang ada selama ini bahwa peradaban paling awal berasal dari Barat. Berbeda dengan Santos, Oppenheimer tak langsung menyimpulkan Sundaland adalah Atlantis. Dia sendiri mengakui butuh penelitian lebih lanjut, dan berharap ada kerjasama dengan peneliti di Indonesia, untuk menjelaskan Sundaland adalah Surga yang Tenggelam itu. Tapi, Oppenheimer meyakini Sundaland di wilayah Nusantara itu punya peradaban sangat maju di masanya. Ilmu semu? Pendapat Santos dan Oppenheimer mengenai jejak Atlantis dan Indonesia sebagai bekas pusat peradaban itu di satu sisi mengundang pesona.

Santos menetapkan bahwa pada masa lalu Atlantis merupakan benua yang membentang dari bagian selatan India, Sri Langka, dan Indonesia bagian Barat meliputi Sumatra, Kalimantan, Jawa dan terus ke arah timur. Wilayah Indonesia bagian barat sekarang sebagai pusatnya. Di wilayah itu terdapat puluhan gunung berapi aktif dan dikelilingi oleh samudera yang menyatu bernama Orientale, terdiri dari Samudera Hindia dan samudera Pasifik. Argumen Santos tersebut didukung banyak arkeolog Amerika Serikat bahkan mereka meyakini bahwa benua Atlantis adalah sebuah pulau besar bernama Sundaland, suatu wilayah yang kini ditempati Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Sekitar 11.600 tahun silam, benua itu tenggelam diterjang banjir besar seiring berakhirnya zaman es. Wilayah Sundaland (Indonesia bagian Barat dalam buku Santos (2005) Menurut Plato, Atlantis merupakan benua yang hilang akibat letusan gunung berapi yang secara bersamaan meletus dan mencairnya Lapisan Es yang pada masa itu sebagian besar benua masih diliputi oleh Lapisan-lapisan Es. Maka sebagian benua tersebut tenggelam. Santos berpendapat bahwa meletusnya berpuluh-puluh gunung berapi secara bersamaan tergambarkan pada wilayah Indonesia (dulu).


ATLANTIS DALAM PERDEBATAN PANJANG

Namun disisi lain, ada banyak ahli yang meragukan kebenaran lokasi Atlantis ada di Indonesia, mereka meyakini lokasi tepatnya adalah di samudera Atlantis dan beberapa lokasi lain yang dianggap sesuai, Pakar geologi dari Universitas Padjajaran, Oki Oktariadi, mengingatkan dugaan lokasi Atlantis bukan hanya ada di Indonesia. Ada banyak wilayah seperti Andalusia, Pulau Kreta, Santorini, Tanjung Spartel, Siprus, Malta, Ponza, Sardinia, Troy, dan lain-lain. “ Bahkan hasil penelitian terbaru oleh Kimura’s (2007) menemukan beberapa monumen batu di bawah perairan Yonaguni, Jepang yang diduga sisa-sisa dari peradaban Atlantis atau Lemuria,” demikian paparan Oktariadi dalam makalahnya yang berjudul “Benarkah Sundaland itu Atlantis yang Hilang?”

KISAH DAN FAKTA DALAM AL QURAN

Membaca penjabaran di atas memang tidak sepenuhnya salah, karena apa yang di sebutkan dalam Al Quran adalah benar adanya, bahwa di jaman dahulu ada beberapa wilayah dengan karakteristik serupa memiliki kemajuan dan peradaban yang tinggi tersebar di beberapa tempat, diantaranya adalah kaum Aad yang ada di di sebelah utara Hadramaut, antara Yaman dan Oman, kaum Tsamud di sebelah selatan Arabia yaitu Gunung Athlab, Madain Shaleh., Kaumnya Nabi Ibrahim, Kaum Nabi Nuh, Penduduk Madyan, dan Kaum Ras-ras adalah negeri-negeri indah yang pernah Berjaya di muka bumi yang lokasi tersebar dibeberapa lokasi berbeda. dan memang benar mereka pernah membangun peradaban yang tinggi, namun semua telah dimusnahkan dengan bencana yang dahsyat mulai dari datangnya jaman es, air bah, gunung meletus dan angin panas sebagaimana firman-Nya berkata:

“Dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum Aad yang pertama.” (QS. An Najm:50

Kaum Aad pertama yang pernah hidup dimuka bumi adalah kaumnya para dewa (Hercules), mereka mendirikan bangun-bangunan tinggi dan megah, diantara mereka memiliki kekuatan dan mampu mencapai langit. Ini adalah kaum pertama yang mampu mencapai peradaban tertinggi di masanya namun disamping itu juga mereka menyebah matahari dan berbuat dosa. Ketamakan dan keserakahan menguasai hati mereka sehingga mereka bersekutu dengan syaitan untuk melakukan makar dan memurtadan massal, meski pada mereka juga Allah sudah menganugerahi kemampuan penglihatan yang tajam (untuk menerima petunjuk dan hidayah) namun mereka tetap berjalan di sisi yang buruk, maka sebelum sampai ke sana Allah sudah terlanjur menimpakan azab-nya kepada mereka. Sebagaimana Al Quran berfirman:

“Dan (juga) kaum Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka, Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang yang berpandangan tajam.” (QS. Al Ankabut:38)

Ditahun-tahun berikutnya, pada setiap kaum-kaum ini terjadi beberapa kali regenerasi keturunan setelahnya, yang mana Allah swt juga memusnahkan mereka karena mereka masih melakukan pengingkaran terhadap firman-firman Allah swt yang dibawa rasul-rasul yang datang memberitakan kebenaran kepada mereka.

“dan (Kami binasakan) kaum Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi berikutnya diantara kaum-kaum tersebut. (QS. Al Furqan:38)

Seperti yang terjadi pada Nabi Musa dengan kaum firaun, dan nabi Ibrahim dengan kaum Tsamud. Al quran menceritakan bahwa memang ada banyak generasi-generasi ini dikala itu, namun diantara yang paling mencolok adalah kaum-kaum yang membuat kerusakan di muka bumi adalah kaum Aad dan Tsamud, sisanya mungkin tidak terhitung. Lalu Siapa yang dimaksud kaum Aad, Tsamud, dan kaum Firaun dalam al Quran?

Berikut rangkuman cerita para kaum menurut Al quran: (QS. Al Fajr: 7-13)

“Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum Aad?

“(yaitu) penduduk iram yang memiliki bangunan-bangunan yang tinggi.

“yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain,”

“dan kaum Tsamud yang memotong batu-batu besar di lembah,”

“dan kaum Firaun yang mempunyai pasak-pasak (tentara yang banyak)

“yang berbuat sewenang-wenang dalam negeri, lalu mereka banyak membuat kerusakan.”

“karen itu Tuhanmu menimpakan kepada mereka cemeti azab.”

Al quran menceritakan bahwa mereka adalah golongan manusia super yang mampu melakukan apa saja yang mereka inginkan. Mereka adalah golongan manusia berkekuatan dahsyat yang pernah menguasai bumi. Namun mereka bersekutu dengan syaitan dan ingin menandingi kekuasaan Allah, maka seketika mereka pun dihancurkan.

Kaum Aad Adalah Leluhur Bangsa Ad-lantis (Atlantis)

Beberapa referensi yang mengungkapkan bahwa kaum Aad ini adalah keturunan pertama yang menempati Nusantara (Indonesia) atau di jaman itu lokasi nusantara di beri nama timur laut, mereka adalah golongan bangsa terkuat dan superior di jamannya. Dahulu kala, hampir seluruh daratan adalah satu kesatuan, pulau sumatera, kalimantan dan Malaysia adalah satu daratan yang sama, lalu ketika datang bencana air bah maka daratan menjadi terpisah-pisah sesuai ketinggian gunung dan lembah membentuk pulau-pulau dan daratan baru.

Pemimpin kaum Aad adalah seorang raja besar yang membawa pengaruh besar terhadap peradaban terdahulu, dia disebut 'Shedd Ad Ben Ad' atau 'Shed Ad bin Ad'. Dia penduduk pertama negara Arab yang dikenal dengan sebutan 'Adites' berasal dari nenek moyang mereka yang disebut kaum Ad, cucu Ham.

Adites diperkirakan adalah manusia Atlantis atau 'Ad-lantis'. Menurut Lenormant dan Chevallier dalam bukunya 'Ancient History of the East' disebutkan bahwa mereka telah dipimpin oleh seorang raja dan mereka menjalani kehidupan selama beberapa abad lamanya. Raja Shedad menikahi seribu wanita, memiliki empat ribu anak dan hidup selama 1200 tahun. Setelah kematiannya, anaknya Shadid dan Shedad memerintah berturut-turut di kerajaan Adites di berbagai wilayah dengan system pemerintahan yang mirip dan sama.

MASA KEEMASAN RAJA SHEDAD

Shedad telah membangun sebuah istana yang dihiasi dengan kolam yang luar biasa dan dikelilingi oleh taman yang megah, sebuah istana yang disebut Irem. Istana itu dibangun Shedad dan disebutkan telah meniru keindahan surga di langit. Dengan kata lain, seorang Raja besar dan kuat di zaman kuno, memuja matahari, menaklukkan ras dan sebagai bangsa yang pertama kali menyerbu Arab. Mereka adalah bangsa Ad-lantis, dimana Raja-nya mencoba untuk membuat sebuah istana dan taman Eden dan menandingin keindahan taman surge-Nya. 

Adites diingat orang Arab sebagai ras besar dan beradab, digambarkan sebagai laki-laki bertubuh raksasa, kekuatan ras-nya mampu memindahkan blok-blok besar batu. Ras mereka merupakan arsitek dan pembangun yang handal, mengangkat monumen kekuasaan, sehingga orang-orang Arab saat ini masih ada yang menyebut sisa reruntuhan situs sebagai 'Bangunan Adites'. 

Besar kekuasaan raja shedad amatlah luas, meliputi hampir seluruh daratan, disamping banyaknya anak keturunannya yang berkuasa di hampir seluruh wilayah, mereka tersebar hampir di seluruh wilayah daratan.

Lalu apa yang menjadi penyebab sehingga mereka dihancurkan oleh Allah sekali pukulan? Ada banyak dosa besar yang mereka lakukan selama pemerintahannya dan itu mengundang amarah Allah atas mereka. Al quran menceritakan bahwa salah satunya adalah karena mereka bersikap sombong dan angkuh dimuka bumi.

“Adapun kaum Aad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alas an yang benar dan berkata: “Siapakah yang lebih besar kekuatannya dari kami? Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka? Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda kekuatan Kami. (QS. Fussilat :15)

“Kaum Tsamud dan Aad telah mendustakan hari kiamat. (QS. Al Haqqah :4)

“Adapun kaum Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin dan amat kencang.” (QS. Al Haqqah :6)

“Yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).” (QS. Al Haaqqah : 7)

Bangsa Adites pertama akhirnya punah akibat datangnya jaman es dan mereka mati membeku kemudian pemerintahan diteruskan oleh ras Adite kedua. Adites digambarkan pada monumen Mesir sebagai ras merah, kuil besar mereka adalah piramida Mesir. Bangunan mereka memiliki serambi bertiang dengan kolom berselubung berhiaskan emas atau perak. Pada ornamen dan kerangka pintu diletakkan piring emas dengan batu mulia. Generasi kedua inipun punah, karena disaat itu telah datang Nabi Nuh yang menyerukan agar mereka kembali ke jalan Allah swt, namun mereka menolak bertobat dan akhirnya ditenggelamkan oleh Allah swt ke dasar laut. Sebagian mereka ada yang lolos dari banjir besar Nuh, dimana kemudian pusat kekuasaan selanjutnya berada di Sheba dan bertahan selama seribu tahun.

“Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai setinggi gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera. (QS. Al Haqqah:11)

“agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperlihatkan oleh telinga yang mau mendengar.” (QS. Al Haqqah:12)

Setelah air bah mengering dan menyisakan sisa-sisa puing dimasa kejayaan para pendahulunya, dan yang tersisa dari adalah anak-anak keturunan selanjutnya menyebar ke berbagai wilayah. Terjadi migrasi manusia besar-besaran atau riak-riak difusi budaya dari pusat-pusat peradaban lain, baik yang berpusat di Mesir, eropa, Cina, Afrika maupun India. Dalam kurun empat ribu tahun itu, manusia telah bergerak dari kampung halamannya di padang rumput Afrika Timur ke utara, menyusuri padang rumput purba yang kini dikenal sebagai Afrasia. Padang rumput purba ini membentang dari pegunungan Kenya di selatan, menyusuri Arabia, dan berakhir di pegunungan Ural di utara. Jaman Es tidak mempengaruhi mereka karena kebekuan itu hanya terjadi di bagian paling utara bumi sehingga iklim di daerah tropik-subtropik justru menjadi sangat nyaman. Adanya api membuat banyak masyarakat manusia betah berada di padang rumput Afrasia ini.
Di pusat pemerintahan pada masa pemerintahan generasi ketiga ini datanglah nabi Hud yang juga menyerukan kepada kaum Add untuk meninggalkan berhala dan menyembah Allah swt, namun mereka menolak dan tetap pada pendiriannya, maka pada mereka Allah menghukum mereka dengan mendatangkan angin yang didalamnya mengandung api lalu menghembuskan ke pada kaum Aas selama tujuh hari dan tujuh malam, maka akhirnya merekapun mati bergelimpangan bagaikan ulat.

“Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Aad saudara mereka, Nabi Hud, ia berkata: “Hai Kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?” (QS. Al-Araf:65)

“Maka kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang beriman.” (QS. Al Araf:72)

Sampai disini dapatlah kita memahami bahwa sangat panjang proses perkembangan bangsa Atlantis, sangat besarnya pengaruh kerajaan Aad Lantis kala itu membuat datangnya murka Allah kepada keum Aad karena mereka masih terus saja mewariskan kesesatan pada keturunan-keturunan selanjutnya. Dan ini juga yang menjadi penyebab adanya sekian banyak kerajaan di muka bumi pada saat itu yang menyembab berhala dan mendirikan bangunan megah, itu karena mereka memang masih merupakan satu keturunan dengan raja shedad.

Sebuah fakta menyebutkan adalah bahwa lokasi tempat Raja Shedad membangun Taman Surga atau Surga Eden adalah di wilayah timur atau tepatnya Indonesia. Karena Wilayah Asia inilah awal mula kehidupan dimulai, karena hanya Asia adalah wilayah yang ada di garis edar matahari dengan suhu hangat sementara wilayah lainnya kala itu masih berupa es beku yang tidak bisa ditinggali mahluk apapun.

Dan hingga kini hanya wilayah timur ini yang memiliki keindahan alam paling sempurna dengan ribuan vegetasi alam yang sangat kaya. Kandungan tanah yang subur karena dikelilingin barisan gunung berapi, paparan sinar matahari yang panjang dan curah hujan sedang. Di tanah sunda ini terdapat ribuan jenis buah yang beraneka rasa dan warna, ini adalah salah satu factor yang menyebabnya wilayah di jadikan taman surga yang mampu menandingi keindahan surga-Nya. 

Sebagian besar peneliti percaya bahwa Taman surge itu pernah berdiri di atas tanah Sunda dan dilokasi ini memang terdapat banyak tumbuhan dan hewan yang indah, namun lokasi taman surga ini juga ikut luluh lantak berkali-kali oleh berbagai bencana alam diantaranya rangkaian gunung meletus. Meski pada akhirnya taman surga itu ikut hancur dan tenggelam bersama berbagai bangunan megah di atasnya, maka pada sisa daratan yang masih bisa ditinggali manusia Allah masih memberikan kehidupan di atasnye melalui perantara awan dan angin yang menyiramkan air kehidupan diatasnya dengan ijin-Nya sehingga wilayah itu kembali tumbuh dan bisa ditempati oleh manusia.

“Dan Allah, Dialah yang mengirim angin; lalu dengan angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu ke suatu negeri yang mati (altantis yang sudah punah oleh bencana) lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya (diatas tanah yang pernah ditempati bangsa yang punah oleh azab Allah) dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan. (QS. Fatir :9)

Dengan hujan-Nya allah menghidupkan kembali apa saja yang pernah hidup dan tumbuh diatasnya, kepada tanaman, buah-buahan, hewan ternak dan mahluk lainnya. Dengan kekuasaan-Nya maka hal ini tidaklah mustahil karena Allah swt adalah sang pemberi kehidupan, dengan cara demikianlah Allah swt membuat .

Demikianlah sepenggal kisah Negeri Atlantis yang pernah Berjaya dimasanya, mereka memiliki rekam jejak yang amat panjang dan meliputi wilayah yang amat luas sehingga sekian banyak peristiwa itu dituliskan dalam Al quran semata-mata agar manusia berikutnya mau mengambil pelajaran dan hikmah. Agar manusia bisa terhidar dari berbagai bala bencana yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Bahwa tidak ada yang lebih berkuasa atas sekalian mahluk di muka bumi ini selain Allah swt semata. Pada setiap titik kesombongan dalam hati manusia maka akan menimbulkan murka-Nya jika kita tidak segera bertobat dan berserah diri.

Firman Allah lainnya : “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami  hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya”. Al-Isro’ : 16.

“Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasi itu) telah kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi (kekayaan alam, kecerdasan dan kekuatan berlimpah), yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu, dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka, kemudian Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesuadah mereka generasi yang baru. (QS. Al An-am :6)

PINTU GERBANG SUDAH DIBUKA

Seiring berjalannya waktu kelompok keturunan Aad ini masih terus berupaya terus melanjutkan ritual keagamaan mereka yaitu menyembah matahari secara sembunyi-sembunyi, sebagaimana kepercayaan orang mesir kuno yang menganggap bahwa Tuhan mereka adalah sosok manusia yang bersembunyi dibalik pantulan matahari yang ada di pucuk piramida tidak berpucuk. Atau yang dalam al quran disebut dengan Dajjal. Maka akhir jaman kelak, memang Allah membenarkan akan kedatangan pasukan dajjal dan itu juga diiringi dengan kedatangan pasukan panji hitam yang ditengarai akan berasal dari wilayah timur jauh. Jika hal itu memang benar, maka itu adalah wilayah Asia yang sebagaimana diketahui bahwa Sundaland adalah tempat bersemayamnya para dewa ketika masa keemasan Atlantis. Sundaland adalah taman surga yang pernah ada dimuka bumi, dan disanalah tempat dimulainya peradaban manusia, dan maka di sana pula lah akan di akhirinya peradaban manusia.
Jika Allah mengijinkan, maka ini adalah momentum paling tepat untuk berbenah diri menghadapi suatu masa yang sudah menjadi takdir umat islam di Asia untuk menjadi suatu kaum yang sudah dinanti banyak orang untuk berbuat lebih besar. Menjelang hari akhir kelak, maka allah akan memberikan petunjuk untuk meneguhkan keyakinan iman dan taqwa menghadapi serangan berbagai bentuk fitnah yang akan ditujukan kepada kita karena golongan ini (kaum Add) tidak pernah berhenti menjatuhkan harga diri kita . Mereka ingin memfitnah kita sebagai bangsa teroris yang sangat mengancam ketenangan mereka, tragedy ini adalah konspirasi besar mereka demi menjatuhkan harga diri bangsa di mata dunia. Dan mereka juga ingin menumbuhkan rasa permusuhan diantara umat muslim yang ada di Asia ini.

Lihatlah, sekali lagi kita tidak berdaya melawan tirani di negeri kita sendiri, mengapa bangsa kita saat ini menjadi bangsa yang lemah? Tidak serupa dengan leluhurnya yang memiliki kecerdasan dan kekuatan berlimpah. Mungkin ini adalah akibat dari sekian banyaknya degradasi mental dampak berbagai bencana alam yang melunturkan berbagai sifat terbaik kemanusiaan dari pendahulunya. Itu juga yang menjadi penyebab struktur tubuh manusia di nusantara lebih kecil jika dibanding manusia di benua lainnya, karena manusia di jawa adalah manusia yang pertama kali hidup di muka bumi dan mereka yang paling banyak merasakan bencana alam berkali-kali diatasnya, sehingga postur tubuh mereka mengalami penyusutan beberapa inchi dari ada pada umumnya.

Tapi bagi Allah swt sekali lagi ini bukanlah halangan dan tantangan berarti, jika Allah menghendaki kebaikan pada suatu kaum, maka apapun penghambat dan halangannya pasti itu tidak akan ada artinya. Bahkan diatas tanah yang sudah berkali-kali mengalami kehancuranpun Allah mampu mendatangkan kehidupan kembali, demikian halnya dengan hasil ciptaannya manusia. Jika Allah menghendaki maka pada hati setiap anak manusia Allah bisa menanamkan iman yang kuat dengan keyakinan yang tidak tergoyahkan. Kemampuan penglihatan yang tajam sebelumnya pernah diberikan kepada bangsa Atlantis, dimana dengan kemampuannya ini mereka bisa menembus langit. Dan lihatlah pada anak-anak kita, generasi millennium yang lahir di awal tahun 2000, umumnya mereka adalah anak-anak cerdas dengan tingkat IQ diatas rata-rata. 

Mereka adalah generasi-generasi pilihan yang sengaja dihadirkan di akhir jaman untuk menjadi penutup peradaban dunia. Mereka memiliki kemampuan ekstra yang tidak dimiliki manusia pada umumnya dan mereka juga ditakdirkan akan menjadi pemimpin-pemimpin umat islam yang sudah terlalu jauh menyimpang dan ditangan mereka nasib kita ditentukan. Saat ini anak-anak itu masih berusia belasan tahun, dan jika mereka sudah mencapai kedewasaan dan kematangan dalam berpikir, maka itu menjadi awal pembuka datangnya berbagai perang akhir jaman yang berhadapan dua kekuatan yang memiliki kekuatan yang seimbang. Dua kekuatan yang berasal dari Allah swt di pihak mereka maka Allah swt akan selalu mendatangkan kemenangan, di sisi kekuatan jahat maka mereka akan senantiasa menerima kerugian

Lalu seperti apa keadaan Atlantis yang akan dimaksud akan kembali muncul ke permukaan?
Beberapa waktu belakangan ini anda mungkin sudah mendengar kuliah umum yang disampaikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, bahwa kelak di akhir jaman seluruh sumber daya alam bumi ini akan habisa dan makin menipis serta makin banyak orang yang berkelahi demi mendapatkan berbagai sumber daya alam Negara-negara  yang masih memilikinya. Dan salah satu Negara dengan sumber daya alam paling besar ada di garis khatulistiwa adalah Indonesia, Indonesia memiliki segudang sumber daya alam melimpah yang mana Indonesia sama sekali tidak punya ketergantungan pada Negara lain, karena Indonesia bisa menghasilkan sendiri berbagai sumber daya yang dibutuhkan masyarakatnya. 

Sementara Negara-negara yang berada jauh dari garis khatulistiwa, benua afrika, amerika dan eropa akan mulai kesulitan mencari sumber daya dan mereka harus membayar dengan harga yang sangat tinggi. Disaat semakin banyak Negara maju yang kelaparan dan berubah menjadi negara miskin, Indonesia tampil dengan kekayaan alam melimpah dan rakyat yang sejahtera dan pertumbuhan ekonominya terus maju. Inilah wujud negeri Atlantis yang akan dihadirkan Allah di akhir jaman, seperti inilah wujud Negeri dongeng yang pernah Berjaya di awal kehadirannya, kembali akan mengulang sejarah muncul ke permukaan menjadi Negara paling disegani di masa akan datang. Karena sebuah fakta bahwa Indonesia adalah Negara yang dimasa lalunya pernah Berjaya dan memiliki sumber daya melimpah dan memiliki teknologi paling maju di masa itu. Kembali Indonesia akan menjadi negeri penutup akhir jaman yang akan menjadi primadona dan sumber kehidupan seluruh mahluk di muka bumi. wallahu alam








Read More..