Jumat, 28 Juli 2017

BANGSA MELARAT KRN PENGUASA KALAP

rmol.co NEGARA tengah sekarat, kehidupan ekonomi rakyat juga semakin susah. Dalam 6 bulan terakhir daya beli masyarakat jatuh secara beruntun sejak akhir 2014 lalu. Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut, selama tiga tahun, pemerintah Joko Widodo (Jokowi) sudah menambah utang senilai Rp 1.166 triliun dalam kurun waktu 2015-2017.

"Periode 2012-2014, total tambahan utang Rp 609,5 triliun. Pada tiga tahun berikutnya 2015-2017, pemerintah tambah utang Rp 1.166 triliun," kata Sri Mulyani saat Diskusi Forum Merdeka Barat di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Lalu untuk apa semua utang itu digunakan? Kemana saja aliran dana sebesar itu? Sementara apa yang dirasakan rakyat adalah kondisi ekonomi makin sulit, tidak ada daya beli dan mata pencaharian makin sulit. Kemana saja dana itu disalurkan? Siapa saja yang menikmati aliran dana tersebut? Berikut kami sampaikan rangkumannya untuk anda…

Tanpa sadar, dibalik semua ini ada ambisi oligarkhi politik di sekitar Pemerintahan Jokowi. Mereka tidur di atas kasur uang. Dari mana sumbernya? Tidak lain adalah utang, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar negeri.

Apakah pemerintah Jokowi dipercaya oleh pemberi utang? Atau kita sedang memasuki fase berikutnya dari jebakan utang global? Lalu untuk apa dan untuk siapa utang utang tersebut? Tentu saja ini harus dikritisi.

Dewasa ini, para pemberi utang menawarkan uang seperti marketing kartu kredit. Ayo buat kartu kredit, cukup menggunakan KTP. Langsung bisa cair. Masalah bayar urusan belakangan. utang...utang dan belanja... belanja. Resiko urusan belakang. Demikian pula cara mereka memandang negara. Negara disita debt kolektor? ora urus.

Utang pemerintah hingga bulan Juni 2017 yang nilainya mencapai Rp 3.8720 triliun. Selama dua setengah tahun berkuasa Jokowi Pemerintah menambah utang Rp. 1.040 triliun. Sementara utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Mei 2017 tercatat USD333,6 miliar atau Rp. 4.436 Triliun.

Berdasarkan kelompok peminjam, pertumbuhan tahunan utang luar negeri sektor pemerintah meningkat, sedangkan utang luar negeri sektor swasta menurun. (data Bank Indonesia).

Utang pemerintah kembali menyalip utang swasta. Setelah pada era SBY utang swasta konsisten melebihi utang pemerintah. Tampaknya pada era Jokowi swasta tidak perlu utang luar negeri secara langsung. Cukup menggunakan tangan pemerimtah. Swasta pada era Jokowi tidak mau tanggung resiko.

Salah satu sumber utang tersebut adalah dari China. Menurut sumber resmi China, Sejak tahun 2015 China telah menyetujui memberikan 11.8 miliar dolar dan 6.8 miliar Yuan. Sehingga secara keseluruhan China menyetujui memberikan utang ke Indonesia tersebut sebesar Rp. 170 triliun (pada tingkat kurs 13.300). Dari jumlah tersebut telah terealisasi dan sekarang menjadi utang Indonesia adalah sebesar 8 miliar dolar dan 6.3 miliar yuan atau sekitar Rp. 100 triliun. (http://www.cdb.com).

Konon katanya utang tersebut akan disalurkan untuk investasi sektor telekomonikasi, mineral, kehutanan dan agriculture. Namun kenyataannya utang tersebut Justru mengalir ke okigarki pemerintahan Jokowi sendiri.

Politik aji mumpung berkuasa untuk memperkaya oligarki tampak dalam kasus utang yang diberikan China sebesar $3 miliar dolar kepada tiga bank di Indonesia. Konon katanya utang tersebut untuk membangun infrastruktur. Ketiga bank yang mendapat pinjaman China adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri.

Utang tersebut ternyata disalurkan oleh ketiga bank tersebut kepada Medco perusahaan milik Arifin Panigoro untuk mengambil alih saham perusahaan tambang PT Newmont Nusa Tengara di Sumbawa NTB senilai 2,6 miliar dolar. Ini adalah peristiwa yang aneh, mengapa bank BUMN tidak menyalurkan pinjaman ke ANTAM untuk mengambil alih saham Newmont? Ada apa?.

Bebarapa pihak lain yang kecipratan pinjaman dari China yang disalurkan melalui bank BUMN Indonesia berada dalam barisan oligarki penguasa sendiri. Bank BRI menyalurkan kepada PT Poso Energy Satu Pamona, PT Bosowa Energi, PT Semen Bosowa, PT Kertanegara Energi Perkasa, PT Indah Kiat. Sementara bank mandiri juga menyalurkan Pinjaman tersebut kepada perusahaan lain yakni yaitu PT Saka Energy Indonesia, PT Medco E&P Tomori Sulawesi, dan PT Medco Energy International Tbk. Perusahaan swasta lainnya yakni Sinarmas ikut menikmati pinjaman dalam jumlah besar dari sindikat bank BUMN tersebut. (Sumber : CNN Indonesia)

Padahal dalam kasus divestasi Newmont, ada gambaran bahwa Medco Energi Internasional bukan perusahaan yang cukup sehat. Dalam sektornya adalah yang cukup buruk kondisi keuangannya. Perusahaan ini memiliki total Debt to Equity mencapai 197.24 %, sangat besar dibandingkan dengan rata rata dalam sektor energi sebesar 46.34% (sumber reuters.com).

Pertanyaannya mengapa 3 bank BUMN memberikan pinjaman kepada medco, mengapa bukan kepada Antam yang lebih berpengalaman menambang emas dan keuangnya lebih sehat.? Kabarnya Medco akan segera menjual Newmont kepada pihak lain. Mngkinkah yang dimaksud Perusahaan China? Tampaknya demikian. Maka dari itu, tidak heran jika pertumbuhan ekonomi di daerah timur (Sulawesi) tempat lahir wakil Presiden Jusuf Kalla disana sangat tinggi (rata-rata mencapai 8-9%), nampaknya semua aliran dana hutang di salurkan ke sana, sementara Jawa hanya sebagian kecil saja.


Apakah anda berminat untuk menelusuri aliran dana tersebut?  [san]

Read More..

Kamis, 27 Juli 2017

FAHAM NEOLIB SRI MULYANI BUAT EKONOMI DIJAJAH HUTANG

Akhir-akhir ini ramai diberitakan kekacauan ekonomi yang dianggap sebagai bagian dari buah kegagalan ketua tim ekonomi Jokowi yaitu Sri Mulyani Indrayati. Kondisi ekonomi diperkirakan akan terus menukik ke bawah dan menuju jurang kehancuran, disinyalir karena faham ekonomi yang diterapkan sang menteri adalah neoliberalisme bukan ekonomi kerakyatan sebagimana yang diingnkan rakyat. Secara umum semua hasil kerja keras Jokowi menjadi catatan suram dan menjadi momok tercela karena seiring berjalannya waktu, tim ekonomi Jokowi terus saja menumpuk hutang luar negeri diberbagai bidang. Seakan-akan negara ini sudah tidak bisa apa-apa lagi selain harus berhutang.

Berikut ini kami sampaikan berbagai jurnal, artikel dan tulisan dari berbagai sumber yang menunjukkan tingkat kegagalan Sri Mulyani mempertahankan pertumbuhan ekonomi, sebagai seorang yang pernah menjadi petinggi di Bank Dunia dan memiliki banyak koneksi dengan ADB, IMF dan Bank Dunia ini, kini menampakkan diri sebagai seorang yang gagal membawa ekonomi negara ini kepada kejayaan yang diidam-idamkan pemimpin terpilih Presiden Joko Widodo, yang terjadi justru negara ini memasuki masa kehancuran. Jika ekonomi terus berlanjut seperti ini dan dibiarkan saja, maka bukan hanya rakyat yang makin menderita, posisi Joko Widodo juga ada di ujung tanduk.

Tipu Daya Kaum Mafia Neoliberal Ala Sri Mulyani
rmol.co RABU, 05 JULI 2017 , 11:58:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Pertumbuhan ekonomi yang terus menurun, pengangguran meningkat dan indeks gini ratio yang terus melebar adalah bukti kegagalan tim ekonomi Jokowi yang dikomandoi Sri Mulyani (SMI) dan Darmin Nasution.
Kondisi ini bisa dicermati dari penurunan neraca perdagangan dan keuangan yang tidak sanggup dibendung oleh tim ekonomi Jokowi tersebut mengingat mereka adalah warisan dari pemerintahan di periode sebelumnya.

Demikian ditegaskan Sekretaris Jenderal Pro Demokrasi (Prodem), Satyo Purwanto dalam keterangannya, Rabu (5/7).

"Mestinya mereka lebih paham persoalan karena alasan tersebut patut dicurigai adanya upaya insubordinasi dan upaya pembusukan dari dalam pemerintahan," ujar Satyo.

Berbagai macam paket kebijakan ekonomi yang pernah dirilis bukan hanya tidak efektif tapi menurutnya, gagal total untuk meningkatkan kinerja dan performa ekonomi nasional.

"Padahal cukup dari tiga hal saja sehingga kita bisa melihat perbaikan ekonomi, misalnya: peningkatan daya saing industri, peningkatan daya beli masyarakat dan harga pangan yang terjangkau oleh masyarakat," terangnya.

Satyo menilai, SMI dan timnya telah memposisikan Indonesia sangat berbahaya karena tidak memiliki kedaulatan politik dan ekonomi. Keuangan diserahkan ke Amerika dan sekutunya, sementara sektor perdagangan diserahkan kepada China. Kondisi seperti ini menjadikan kepentingan nasional Indonesia menjadi subordinasi kepentingan global.

"Artinya, Indonesia untuk menjadi negara besar di kawasan Asia tidak akan pernah terjadi," tegasnya.

Lalu ada standar ganda dalam mekanisme hutang luar negeri dengan penyusunan UU dan Peraturan Pemerintah sehingga memungkinkan adanya intervensi kepentingan asing terhadap kedaulatan ekonomi dan politik Indonesia.

Mengutip pernyataan SMI beberapa hari yang lalu, masyarakat diimbau tidak kuatir meski hutang negara per Mei 2017 tembus Rp 3.672,33 triliun.

"Sungguh terlalu! Lalu setelah itu pajak-pajak dan harga-harga dinaikkan secara progresif, siapa yang paling menderita setelah itu? apakah Presiden? apakah Menteri Keuangan? tentu tidak," kritiknya.

Justru, tegas Satyo, rakyatlah yang makin sulit hidupnya paling menderita karena kebijakan SMI yang mengandalkan pengetatan anggaran, pencabutan subsidi, 'pemalakan pajak' bagi UMKM. Rakyat yang hampir miskin dan rakyat miskin terpaksa membayar semua kebutuhan hidupnya dengan harga yang tinggi.

"Rezim pajak yang dikendalikan oleh SMI ini sangat licik menjadikan tembok Istana sebagai perlindungan mereka dengan selalu mengatasnamakan Presiden, atau dengan alasan demi penyelamatan keuangan negara, demi APBN, demi kemajuan ekonomi, demi nama baik komunitas Internasional dan masih berderet lagi alasan-alasan yang sanggup membuat akal sehat kita menjadi menyimpang karena percaya dengan alasan mereka itu, yang ternyata semua itu hanya tipu daya dari kaum mafia Neoliberal dan Neokolonilalisme ala SMI," urainya.[wid]


Rapat Paripurna APBN-P 2017, Sri Mulyani Dicecar DPR

Liputan 6.com 27 Jul 2017, 13:20 WIB

Liputan6.com, Jakarta Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RUU APBN-P) 2017 yang dihadiri Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati diwarnai kritikan dari anggota DPR. Para wakil rakyat tersebut mengkritisi berbagai hal terkait defisit fiskal, efisiensi anggaran, sampai kepada paket kebijakan ekonomi pemerintah yang belum berdampak terhadap ekonomi nasional.

Setelah Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Azis Syamsuddin menyampaikan laporan pembahasan RUU APBN-P 2017 yang telah disepakati bersama dengan pemerintah, beberapa anggota dewan menyatakan pandangannya.

Wakil Ketua Komisi V, Michael Wattimena menyoroti tema pemerintah dalam menyusun APBN yang sebagian besar meningkatkan pembangunan infrastruktur. Itu tema di APBN 2015-2017, dan RAPBN 2018 dengan tema memacu investasi dan infrastruktur.

"Yang terjadi saat ini, mulai dari 2015-2017, serta pagu indikatif 2018, semuanya hampir flat bahkan APBN cenderung menurun," kata Michael di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Politikus dari Fraksi Demokrat ini mempertanyakan kondisi keuangan negara karena APBN trennya cenderung menurun, seperti dari sisi penerimaan negara. "Kami mempertanyakan situasi ini, apa namanya kalau melihat kondisi keuangan negara begini supaya kita mudah menjelaskannya ke masyarakat," jelasnya.

Michael pun mengaku terkejut dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2017 tentang Efsiensi Belanja Barang di Kementerian/Lembaga sebesar Rp 16 triliun di 2017.

"Harusnya kan ada penambahan atau peningkatan anggaran, tapi ini malah sebaliknya. Ironisnya di Komisi V saat rapat dengan Menteri-menteri terkait, penambahan belanja Kementerian dibiayai dari utang luar negeri," terangnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menyoroti defisit APBN-P 2017 yang diperkirakan 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Jumlah ini disebutnya sudah pada titik lampu kuning.

"Defisit 2,92 persen di APBN-P 2017 sudah lampu kuning buat kita karena amanat UU 3 persen dari PDB. Ini PR kita semua, jangan sampai ini menjadi bencana ekonomi," ujarnya.

Ditambah lagi, kata Yandri, utang pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bertambah Rp 1.000 triliun. "Kenapa tidak kita menyusun APBN dengan jujur tanpa utang," ucapnya.

Anggota Komisi VI, Bambang Haryo pun mempertanyakan efek dari 15 paket kebijakan ekonomi yang sudah dirilis pemerintah. Menurutnya, paket-paket kebijakan ini seharusnya sudah memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Tapi hasilnya mana, apalagi paket kebijakan ekonomi jilid 15 di 2017 tentang logistik tidak fokus. Anggaran PMN PT KAI untuk rolling stock rangkaian kereta di Sumatera bahkan direalokasi ke proyek LRT Jabodebek padahal tidak ada kontribusinya," tegasnya.


Jokowi Tepat Tendang Sri Mulyani

RMOL.CO RABU, 12 JULI 2017 , 09:25:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK


"Yang prioritas untuk segera di-reshuffle adalah menteri bidang perekonomian," kata pengamat politik dari UIN Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, Rabu (12/7).

Salah satunya adalah Sri Mulyani yang saat ini menjabat Menteri Keuangan.

"Era pemerintahan Jokowi di bidang ekonomi dapat rapor merah. Indikatornya daya beli yang makin menurun dan utang luar negeri makin melejit," sebut Pangi.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang disuntikkan dari hutang hanya meninggalkan beban yang berat bagi perjalanan bangsa.

"Sri Mulyani layak dicopot. Sebab kondisi perekonomian Indonesia sudah di ujung tanduk," ujarnya.

Jelas Pangi, dibutuhkan menteri di bidang perekonomian yang lihai mengurangi problem fundamental dari level hulu sampai level hilir. Kalau tidak, sudah ada sinyal Indonesia menuju negara gagal

"Prestasi pemerintahan Jokowi di bidang perekonomian kurang mengembirakan. Yang ada hanya saling salah menyalahkan bahkan yang lebih naif lagi menyalahkan rezim sebelumnya," tukas Pangi, Direktur Eksekutif Voxpol Center.

RI Hancur Kalau Jokowi Dibiarkan Lama Menjadi Presiden

Rmol.co KAMIS, 04 JUNI 2015 , 16:00:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bukti terbaru, kata Sumule yang juga jurubicara aktivis ProDemokrasi (ProDem), Jokowi memutuskan akan meminjam utang sebesar 2,5 miliar dolar AS atau setara Rp 32,5 triliun kepada Bank Dunia. Padahal di forum Konferensi Asia Afrika yang digelar belum lama ini, Jokowi menyerukan untuk tidak bergantung kepada lembaga donor salah satunya Bank Dunia.

"Pidato Jokowi di KAA terbukti cuma pencitraan. Seruan Jokowi tidak boleh bergantung kepada lembaga donor seperti World Bank, IMF, ADB dan lembaga donor lainnya hanya omong kosong dan bualan belaka," katanya.

"Jokowi terbukti tak mampu menutupi "kebocoran" seperti yang kerap diungkap Prabowo (Prabowo Subianto). Jokowi terbukti telah gagal mengelola negara," demikian Sumule.

Kepastian pemerintahan Jokowi akan berutang sebesar Rp 32,5 triliun kepada Bank Dunia disampaikan Direktur Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chaves.

Menurut dia, pencairan utang tersebut adalah bagian dari kesepakatan Bank Dunia dengan pemerintah Indonesia pada Mei lalu. Pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia.

"Jumlah sebesar 2,5 miliar dolar masih estimasi sebetulnya. Kalau pemerintah cepat melaksanakan proyek di sektor yang kami sebutkan, maka kami juga akan cepat menggelontorkan dana itu. Tapi kalau lambat ya sebaliknya," jelas Chaves saat ditemui wartawan di Fairmnont Hotel, Jakarta, kemarin.[dem]


Read More..

KEMUNGKINAN ADANYA KEHIDUPAN DI MARS SEMAKIN KECIL

REPUBLIKA.CO.ID, Mars adalah tempat yang buruk untuk dihuni. Planet merah itu sangat dingin, penuh dengan radiasi, dan memiliki atmosfer karbon dioksida tipis. Akan tetapi, hal itu tidak menghentikan langkah manusia untuk mencari jejak kehidupan di Mars dan bahkan berharap untuk bisa tinggal di sana suatu saat nanti. Dahulu, Mars memiliki banyak air seperti bumi. Peneliti beranggapan masih dapat menemukan kehidupan mikroba dari planet tersebut.

Sayangnya, kemungkinan itu menjadi semakin kecil. Dikutip dari Time, Jumat (7/7), tanah Mars ternyata justru mengandung racun untuk bakteri. Mikroorganisme yang pernah ada di masa lalu pun diprediksi sudah teracuni hingga mati saat ini.

Ketika pesawat Viking 1 dan 2 mendarat di Mars pada 1976, peneliti berhasil mendeteksi perklorat di tanah Mars. Hal itu berhasil terkonfirmasi oleh ekspedisi selanjutnya. Perklorat merupakan klorin yang memiliki oksigen tinggi. Perklorat bisa menjadi sumber energi untuk bakteri. Akan tetapi, perklorat juga bisa menjadi racun terutama jika terpapar radiasi ultraviolet yang kerap ada di Mars.

Peneliti dari Universitas Edinburgh Charles Cockell dan Jennifer Wadsworth bersepakat permukaan Mars tidak aman untuk sel-sel vegetatif. Kebanyakan permukaan Mars pun diyakini tidak bisa menjadi tempat untuk hidup. Meski begitu, ada beberapa bagian permukaan di Mars yang mendukung kehidupan bakteri. Investigator awalnya mencoba eksperimen dalam temperatur 25 derajat celsius. Bakteri pun mati dengan cepat. Akan tetapi, ketika suhu diturunkan menjadi empat derajat celsius kematian bakteri bisa diturunkan hingga 10 kali lipat.

Suhu permukaan Mars berkisar paling tinggi 22 derajat celsius dan paling rendah minus 55 derajat celsius. Oleh karena itu, zona nyaman yang mampu menyediakan temperatur aman untuk bakteri diperkirakan masih menyimpan harapan untuk menemukan kehidupan di Mars.

Read More..

Rabu, 19 Juli 2017

"BULLYING" CIKAL BAKAL "PSIKOPAT"

Ada sebuah fenomena baru dimasyarakat dalam berinteraksi dengan sesama, kegiatan bullying atau mentertawakan atau mengolok-olok orang lain dengan berbagai bentuk dan cara, pada beberapa kasus, perilaku bullying bisa mengancam nyawa seseorang jika korbannya merasa terancam dan dianggap tidak akan mampu menahan penderitaan mental, mereka akan memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Definisi Menurut bidang psikologi, Bullying adalah sebuah kegiatan perorangan atau sekelompok orang yang merasa dominan dengan cara menyudutkan, menekan, memojokkan orang yang dianggap remeh dan lebih rendah kedudukan/posisi/status dengan tujuan ingin menujukkan eksistensi/keunggulan/kelebihan kepada orang lain, demi mendapatkan status reputasi lebih baik atau lebih unggul dibanding korban tanpa memperhatikan efek yang diderita di korban atau tanpa ada ada rasa bersalah. Tingkat keberhasilan bullying ditentukan dengan kondisi tertekan dan tersudut si korban.

Ini adalah sebuah fenomena yang sangat mengkhawatirkan, dimana efek yang ditimbulkan bisa mengakibatkan trauma panjang bahkan bisa menurunkan rasa percaya diri korban. Pada tingkat tertentu, dimasa depan korban bullying bisa menjadi orang yang pendendam dan bahkan bisa merubah kepribadian dari sebelumnya korban, ketika ada kesempatan mereka akan melampiaskan diri menjadi pelaku bullying. Atau korban akan menjadi pribadi yang tertutup dan memilih mengasingkan diri dari pergaulan untuk menghindari terulangnya trauma berkepanjangan.

Sementara Bagi para pelakunya, bullying memiliki sensasi keasyikan tersendiri, yaitu bagian dari cara menghibur diri dengan menertawakan orang lain dianggap bisa menyalurkan emosi. Orang yang suka membully disinyalir memiliki potensi menjadi pembunuh berdarah dingin dimasa depan, karena mereka sama sekali tidak punya empati dan rasa kasihan kepada korbannya. Berawal dari kesenangan pribadi atau alasan iseng dan bergurau/bercanda, bullying juga bisa menjadi cikal-bakal orang yang bermental psikopat alias suka menyiksa dan merasa senang dengan penderitaan orang lain. Jika tindakan mereka tidak mendapat perlawanan, perilaku bullying ini juga bisa menimbulkan unsur ketagihan bagi pelakunya, mereka akan mengulangi lagi kegiatannya itu kepada orang yang sama atau orang yang berbeda, sampai mereka benar-benar merasa puas atau jera. Ada dua macam perilaku bullying di dunia nyata dan satu macam di dunia maya, berikut ini penjelasannya....

1. BULLY PERORANGAN

Bullying yang dilakukan secara perorangan kepada satu korban lain, umumnya dilakukan dengan tujuan untuk menguji keberanian dan nyali pelaku, seberapa besar kemampuannya menunjukkan kekuatan menekan dan menakut-nakuti calon korbannya. Pelaku bullying juga memiliki kriteria sendiri dalam menentukan korbannya, biasanya orang yang memiliki standar dibawah dirinya, pelaku bisanya mengukur korban dari kebiasaan sang korban sehari-hari, seperti; ukuran tubuhnya lebih kecil, calonnya dikenal mudah menangis, dikenal mudah menuruti permintaan orang lain, dikenal mudah terbawa emosi dan sebagainya. Ciri-ciri korban yang dikenal memiliki banyak kelemahan ini yang dianggap memiliki potensi untuk diremehkan dan disepelekan oleh pelaku, jenis korban seperti ini bisanya akan mudah menyerah dan memilih mengikuti saja apa yang diperintahkan orang yang ada satu level diatasnya. Dengan demikian, tujuan menakut-nakuti akan mudah tercapai, dan ia akan mendapatkan rasa kepuasan dari kegiatannya membully tersebut. Sebuah keyakinan pada dirinya bahwa ia punya cukup nyali dan layak ditakuti.

2. BULLY BERKELOMPOK

Bullying yang dilakukan secara berkelompok atau lebih dari satu orang, umumnya dilakukan dalam rangka mencari pelampiasan, menunjukkan eksistensi diri, menaikkan reputasi, dan mengharapkan pujian/hormat. Bullying dengan cara berkerumun dilakukan karena dalam kelompok itu sudah terbentuk sikap merasa paling hebat, paling populer, paling disegani, paling berpengaruh dan paling segalanya. SIkap angkuh dan congkak sudah merasuki genk ini untuk kemudian menujukkan dan memandang rendah siapa saja yang menurut mereka tidak selevel dan setara dengan status sosial mereka dilingkungan tersebut. Calon korban yang dijadikan sasaran biasanya adalah orang yang ada disekeliling mereka juga, memiliki keterbatasan fisik, kekurangan materi, kondisi sosial terbatas dan kelemahan ekonomi.

Korban biasanya adalah orang yang mereka kenal dan bisa mereka temui sehari-hari, punya kebiasaan yang menurut mereka aneh dan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan anggota genk ini. Ketidaksamaan status sosial yang terlalu jauh bisa mendorong anggota genk ini untuk berbuat nekat mendekati dan mencemooh tingkah laku sikorban secara terang-terangan atau sembunyi-sembunyi. Puncak dari kesenangan bullying berkelompok ini adalah ketika pelaku bisa membuat korban terpuruk dan terperosok dalam rasa malu, semakin terpuruk kondisi korban, maka semakin terhibur si pelaku. Para pelaku menganggap korbannya ini adalah bagian dari hiburan yang mengasikkan, dengan mengintimidasi seseorang yang tidak berdaya, mereka bisa melakukan apa saja sesukanya dan bisa menganggap reaksi tingkah laku korban sangat lucu dan menggemaskan.

3. BULLYING DI MEDIA SOSIAL
Mengisi kolom komentar dengan nada sinis di halaman pribadi orang lain sudah dianggap lumrah, apalagi jika si pemilik akun telah membuat sebuah kesalahan fatal, bertindak norak misalnya. Mudah saja bagi mereka mencemooh dan menjelek-jelekkan karena di media sosial tidak berlaku sanksi apapun. Semua orang bebas berpendapat dan mengungkapkan perasaaan tanpa perlu menunjukkan identitas asli dan tidak perlu mengklarifikasi perkataannya. Media sosial adalah media yang tidak kasat mata, kedua perilaku bully diatas (perorangan atau berkelompok) bermula dari kebiasaan membully di media sosial ini, karena korban tidak akan bisa melakukan tindakan apapun terkait ucapannya yang menyudutkan atau bahkan menghina. Publik figur yang banyak followersnya dipandang memang populer, tetapi didalamnya juga tumbuh benih-benih kebencian jika sang artis selalu bikin sensasi. Apapun yang dilakukan idolanya akan dihujat dan di cecar sampai berdarah-darah dan tidak ada ampun. Pada banyak kasus, si artis akan membiarkan saja dan menganggap itu hal biasa, padahal sesungguhnya dari situlah tumbuh sikap dan perilaku sadis seseorang dalam berpendapat. Si artis harusnya langsung melakukan tindakan pemblokiran terhadap akun-akun yang ingin menjatuhkan martabat dirinya, dengan begitu pelaku bullyers akan tau rasanya diabaikan.

Sikap mental pengecut dan penuh kebencian ini yang sedang merasuki jiwa anak muda kita, di banyak negara semua orang mengalami hal ini. Ini adalah buah dari berkembangnya tekonologi informasi, berbagai kemudahan dan kecanggihan digenggaman tangan dengan cepat bisa menghancurkan mental seseorang jika kegiatan itu dilakukan secara terus-menerus dan berulang-ulang. Sikap mental yang suka merendahkan dan menganggap paling hebat diri sendiri, itu adalah salah satu ciri terjangkitnya penyakit hati; iri, dengki, hasut, dan cemooh. Tidak ada obat yang paling mujarab untuk menghilangkan penyakit jenis ini, selain usaha orang-orang disekitarnya untuk segera mengingatkan mereka untuk kembali pada jalan kebaikan dan keihlasan. Jangan biarkan anak-anak kita memiliki mental perusak dan pendendam, kelak mereka akan tumbuh menjadi manusia berdarah dingin dan sadis.

FAKTOR PENYEBAB PERILAKU BULLY

Ada beberapa penyebab yang pelaku bullying ini melakukan tindakan nekat seperti ini, biasanya karena pengalaman pernah menjadi mantan korban bully, atau bisa juga karena tekanan dari keluarga.

1. ALASAN DENDAM MASA LALU
Banyaknya kasus kekerasan di lembaga pendidikan pada saat penerimaan siswa baru, hingga akhirnya korban meregang nyawa adalah salah satu bentuk bullying yang dilampiaskan senior kepada yuniornya. Sang senior pernah menerima perlakuan serupa di masa lalu, pada kesempatan ini ia pun memanfaatkan moment itu untuk memberi pelajaran yang sama dengan yang sudah diterimanya. Budaya kekerasan diturunkan kepada seluruh generasi pada setiap awal tahun ajaran baru, bukan hanya menekan dan mencaci maki, tindakan kekerasan fisik juga dilancarkan untuk menunjukkan kekuatan dan kekuasaan sang pendahulu. Sampai dengan jatuh korban melayang nyawa, barulah tradisi penataran murid baru ini dihentikan dan ditiadakan.

2. ALASAN KURANG PERHATIAN ORANG TUA
Tindakan bullying ini merupakan bagian dari cara kebanyakan anak remaja saat ini mencari perhatian, akibat tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang cukup dari keluarganya, mereka menganggap dengan cara melampiaskan kekesalan kepada orang lain, mereka bisa menyalurkan kemarahannya sehingga si korban bisa ikut merasakan penderitaan yang dialami. Pelaku menganggap, kurangnya kasih sayang dari orang tua yang mengakibatkan mereka menjadi kurang percaya diri, bisa dilampiaskan dengan cara menunjukkan dominasi amarahnya kepada orang yang lebih lemah mentalnya. Karena anak-anak itu tidak akan menolak perintahnya dan menuruti apa saja kemauannya, apalagi jika itu disertai dengan kekesarasan dan intimidasi.

Anak-anak remaja saat ini, dimana kebanyakan orang tuanya sibuk bekerja dan mengejar karir tidak punya waktu untuk anak-anaknya, cenderung untuk membiarkan anaknya menyelesaikan semua masalah sendiri. Si anak diberikan berbagai fasilitas gadget dan akhirnya si anak bisa belajar banyak hal. Dan menurut sudut pandang anak, cara paling efektif dan cepat mewujudkan keinginannya adalah dengan cara kekerasan. Sifat keras ini terbentuk dari banyaknya tontonan dan bacaan yang membenarkan bahwa dengan kekerasan setiap orang akan bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Kebiasan menerapkan sikap keras ini akhirnya tumbuh sikap pelampiasan menerapkan perilaku keras kepada orang yang lemah, dengan maksud untuk mendapatkan kesenangan dan hiburan.

Puncak dari kegiatan bullying yang paling akut adalah, atas pemahaman kemampuannya menekan orang lain ini, pelaku bullying menganggap, ia akan bisa mendapatkan apa pun yang diinginkan, misalnya melakukan tindak pemalakan. Dengan cara kekerasan, memalak seseorang dan menghadangnya di tengah jalan, akan membuahkan hasil si korban akan menyerahkan apapun yang dimilikinya tanpa banyak basa-basi. Sikap perilaku bullying ini diawal memang hanya bermaksud coba-coba, bergurau, atau berkelakar, tetapi puncaknya akan membentuk karakter orang yang suka bertindak menggunakan kekerasan, menjurus pada kriminal. Maka dari itu, jika anda ingin agar anak anda tidak menjadi pelaku bullying, berikan mereka banyak perhatian nyata, jangan diserahkan pada media sosial. Dan jika anda tidak ingin anak anda menjadi korban bullying, berikan mereka pelatihan fisik seperti taekwondo atau karate sederhana, dalam rangka untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan mencegah upaya kawan sebayanya mencemooh atau menjelek-jelekkannya.








Read More..

Senin, 17 Juli 2017

PEREMPUAN JENIUS ASAL IRAN ITU WAFAT

Liputan6.com, Stanford - Maryam Mirzakhani, perempuan pertama yang meraih penghargaan prestisius Fields Medal di bidang matematika, meninggal dunia di Amerika Serikat pada Sabtu 15 Juli 2017.

Seperti dikutip dari BBC, Sabtu (15/7/2017), perempuan asal Iran itu tutup usia pada usia 40 tahun akibat kanker payudara yang menyebar hingga ke tulang-tulangnya.

Pada 2014, penghargaan Fields Medal diberikan untuk sang profesor atas karyanya tentang geometri kompleks dan sistem dinamis.

Penghargaan berjuluk "Nobel Prize for Mathematics" atau Nobel Matematika itu hanya diberikan empat tahun sekali kepada dua atau empat matematikawan yang usianya di bawah 40 tahun.


"Cahaya itu telah redup hari ini. Hatiku hancur...ia pergi terlalu cepat," kata rekan almarhumah yang juga ilmuwan NASA, Firouz Naderi dalam Instagramnya.

Lahir pada tahun 1977, Profesor Mirzakhani tumbuh besar pada momentum pasca-revolusi Iran. Saat remaja, ia pernah memenangkan dua medali emas dalam Olimpiade Matematika.

Perempuan jenius itu mendapatkan gelar doktor atau PhD di Harvard University pada 2004. Kemudian, ia menjadi guru besar matematika di Universitas Stanford.

Tiga tahun lalu ia menerima Fields Medal, perempuan pertama di komunitas matematika yang menerimanya sejak 1936 -- saat penghargaan tersebut mulai diberikan. Profesor Mirzakhani juga orang Iran pertama yang mendapatkannya.

Kala itu, Profesor Dame Frances Kirwan, anggota komite penyeleksi penerima penghargaan dari University of Oxford mengatakan, "Saya berharap penghargaan ini akan menginspirasi banyak gadis dan perempuan muda, di negara ini juga seluruh dunia, untuk percaya pada kemampuan mereka sendiri dan memiliki keinginan untuk menjadi penerima Fields Medal pada masa depan."

Iran pun ikut bangga dengan pencapaian Maryam Mirzakhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani pun turut memberi ucapan selamat kepada Mirzakhani. Melalui akun Twitternya pada Rabu 13 Agustus 2014.

Ia memposting foto Mirkhazani dan menulis, "Selamat untuk #MaryamMirkhazani yang menjadi wanita pertama yang memenangkan #FieldsMedal, membuat kami masyarakat Iran sangat bangga."

Dalam sebuah wawancara, Maryam Mirzakhani mengatakan, tanpa ketertarikan akan matematika, semua seakan sia-sia.

"Keindahan dari matematika hanya akan terwujud bagi mereka yang tekun mempelajarinya," kata dia. "Semakin aku mendalami matematika, semakin tertarik aku kepadanya."

SEBUAH RENUNGAN:

Inilah bukti kuasa Allah, seorang perempuan jenius yang memiliki kecerdasan tinggi wafat diusia sangat muda, bukan tanpa alasan, bukan sekedar karena penyakit kangker yang menggerogoti tubuhnya, dibalik itu semua itu ada kuasa Allah swt bicara. Seorang muslimah dari iran, memiliki kecerdasan tinggi tapi sayang kecerdasannya itu digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di negara kafir. Ilmu matematika itu dipakai untuk mengembangkan teknologi NASA, ilmu digunakan untuk memperkaya negara kafir, ilmu itu dipakai untuk menindas kaum muslim di negara lain, dan ilmu itu sama sekali tidak menolong agama Allah swt. Atas usahanya ini Allah swt tidak ridho maka takdir kematian menjadi lebih baik baginya di usia 40 tahun, karena dengan demikian tidak akan ada lagi pihak yang dapat memanfaatkan kepintarannya itu untuk jalan mencelakakan agama Allah swt. Tidak akan ada lagi ilmuwan muslim yang berpihak kepada kafir untuk mencelakakan umat muslim. Dalam berita ini, tergambarkan dunia barat sangat bersedih dengan peristiwa ini, tetapi tidak, bagi kaum muslim maka ini adalah berita suka cita yang sangat baik, inilah bukti Allah swt berpihak kepada kita. Allah tidak ridho ada seorang muslim berpihak kepada kafir untuk menghancurkan islam melalui musuh-musuh islam, dan inilah bukti kebesaran dan cinta-Nya. Semoga almarhumah bisa mempertanggung jawabkan perbuatannya selama di dunia ketika di alam barzakh nanti.



Read More..

Minggu, 16 Juli 2017

MISI BAWA PENDUDUK BUMI KE MARS TERANCAM GAGAL

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Mars didapuk sebagai salah satu planet yang mungkin ditinggali umat manusia selain Bumi. Badan Antariksa AS (NASA) pun terus melakukan penelitian untuk membawa penduduk bumi menuju si Planet Merah.

Sayangnya, cita-cita tersebut kemungkinan sulit diwujudkan lantaran keterbatasan anggaran. Hal tersebut diungkapkan kepala penerbangan manusia NASA William H. Gerstenmaier.

"Saya tidak bisa membawa manusia ke Mars tepat waktu dan salah satu kendalanya adalah keuangan yang hanya ditingkatkan dua persen saja," kata Gerstenmaier seperti dikutip laman Sciencealert, Jumat (14/7).

Keterbatasan anggaran itu membuat NASA tidak bisa membangun sistem yang dibutuhkan untuk berangkat ke Mars. Kesuksesan misi itu, dia mengatakan, sangat bergantung pada kesedian dana penelitian.

Ilmuwan Berhasil Lakukan Teleportasi dari Bumi ke Luar Angkasa.

Keterbatasan anggaran itu membuat NASA lebih fokus menggarap misi eksplorasi Bulan. Misi itu bisa diperluas dibanding misi pembangunan Deep Space Gateway di orbit Bulan untuk mendukung program eksplorasi permukaan secara lebih luas.

Pengembangan roket super SLS dan wahana Orion telah menyedot anggaran NASA, sehingga badan antariksa ini tak bisa mulai merancang kendaraan pendarat dan kendaraan pulang dari permukaan Mars.

"Masuk, turun hingga mendarat merupakan tantangan terbesar kami terkait Mars," katanya.

Kekurangan dana itu membuat Nasa harus memilih alternatif seperti bekerja sama dengan perusahan swasta semisal SpaceX, Blue Origin atau Boeing. SpaceX menargetkan misi tanpa awak ke Mars pada 2018 besok dan misi menggunakan manusia tujuh tahun berikutnya.

"Kami mungkin akan mendapatkan kabar terbaru tentang misi Mars SpaceX pada September nanti di International Astronautical Congress (IAC) Australia," kata bos SpaceX Elon Musk.


Rep: Rizkyan Adhiyudha/ Red: Dwi Murdaningsih

Read More..

Sabtu, 15 Juli 2017

INDONESIA BANJIR (SURGA) NARKOBA

Baru-baru ini terjadi penangkapan besar-besaran narkoba jenis Sabu varian terbaik di Serang Banten dengan berat 1,7 ton. Dan beberapa penangkapan dalam jumlah besar lainnya di daerah berbeda. Indonesia kini sedang menjadi target utama pengirimanbarang narkotika. Indonesia dianggap surganya penyebaran barang haram tersebut, karena dianggap masih lemahnya penegakan hukum di sini. Komisaris Besar Polisi Sulistiandriatmoko menjelaskan bahwa penggagalan penyelundupan satu ton narkoba jenis sabu tersebut baru 20 persen sisanya masih beredar di Indonesia. Dirinya mengungkapkan hal tersebut seharusnya menjadi keprihatinan bersama.

Meski Indonesia dianggap memiliki pangsa pasar yang besar, Indoensia juga dianggap memiliki hukum yang lemah dalam pemberantasan narkoba. Walau pemerintah juga menerapkan hukuman mati bagi pelakunya, slogan perang terhadap narkoba juga dimana-mana, hukum ini tidak mampu membuat nyali para pengedar dan produsen jera. Mereka malah makin gencar berlomba-lomba memasukkan narkoba dengan berbagai cara.

Lalu kenapa Indoensia masih dianggap Surga?

Disini mereka bisa menyuap aparatnya untuk bekerja sama, para bandar bisa hidup bebas tidak tersentuh hukum, selama tidak membawa barang dalam jumlah besar. Peredaran seakan dihalalkan bagi siapa saja yang berminat, tingginya jumlah pengangguran dan pencari kerja juga bisa dimanfaatkan sebagai agen pengantar atau delivery murah (transportasi online). Ada banyak orang depresi dan stres bisa dijadikan sasaran empuk untuk dijadikan pengguna tetap atau konsumen utama(terutama orang-orang kaya berduit yang dalam keadaan depresi). Bisa disisipkan dalam bungkus makanan anak dan sebagainya dan kecenderungan sebagian besar masyarakatnya pun kurang peduli (kecuali orang yang anggota keluarganya sudah jadi korban). Ada banyak faktor yang membuat bandar mendapat keuntungan dari kondisi indonesia secara keseluruhan. Indonesia walaupun dikatakan tegas terhadap pelaku narkoba, tetapi juga tidak bisa berbuat apa ketika aksi pengiriman dalam jumlah kecil bebas lalu lalang dimana-mana.

Dalam kondisi ini bisa dikatakan Indonesia sedang dalam keadaan mabuk narkoba, jumlah 20 persen dari 1,7 ton yang berhasil di tangkap, itu artinya ada sekitar 8 ton yang sudah beredar di masyarakat. Peredarannya ini tersembunyi dan senyap, perlahan tapi pasti menggerogoti generasi bangsa ini dari berbagai sisi. Dampak buruknya memang belum dirasakan saat ini, tetapi racun adiktif ini menyerang gaya hidup kita, cara berpikir kita, motifasi hidup kita. Yang lama-kelamaan akan membuat kita lemah dan tidak punya keinginan hidup,tidak punya masa depan, dan tidak punya harapan. Hal yang paling diinginkan para produsen narkoba ini adalah mereka ingin mengeruk keuntungan dari setiap tingkah ketagihan dan kecanduan para pemakainya, tujuan lainnya adalah membuat bangsa ini jatuh dalam genggaman para perampok dan perompak. Dan kelak Indonesia akan jadi markas besar tempat bersarangnya para penjahat dan pemadat serta pengekspor narkotika ke negara-negara di sekitarnya. Indonesia bukan sekedar ingin dijadikan markas besar tetapi juga sentra produksi dan jalur distribusi paling besar di kawasan Asia tenggara. Itulah tujuan utama sesungguhnya.

Kita yang saat ini sedang dinina bobokan dengan isu berbobot lokal seperti meributkan perpu ormas, angket KPK, teroris, politisasi parpol, pemindahan ibu kota, dll semua isu itu menutupi isu besar sesungguhnya yang sedang menghancurkan bangsa ini yaitu NARKOBA. Seakan tidak ada yang peduli dengan nasib bangsa ini,isu narkoba dibiarkan saja mengambang dan menguap di permukaan. Tidak ada yang serius membahas isu itu karena dianggap kecil dan tidak ada dampak besar, padahal sesungguhnya itulah inti masalah besar bangs aini didepan. Narkoba yang saat ini sudah banjir bandang, tidak isa dibendung lagi dan selanjutnya yang terjadi adalah genangan-genangan kecil akan semakin lebar dan berubah menjadi danau dan semua orang akan ikut menceburkan diri ke dalamnya karena melihat keindahan dan kesejukannya semakin lama semakin menarik perhatian orang.


Read More..

Jumat, 14 Juli 2017

GUNUNG ES SELUAS 5.800 KM DI ANTARTIKA HANCUR

REPUBLIKA.CO.ID, ANTARTIKA -- Ilmuwan di Universitas Swansea di Inggris mengatakan jika sebuah gunung es besar di Antartika telah hancur. Gunung es tersebut memiliki besar dua kali dari volume Danau Erie dengan berat satu triliun ton. Proses hancurnya gunung es yang dikenal sebagai calving, terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ketika itu sebuah area seluas 5.800 kilometer persegi memisahkan diri.

"Kami telah mengantisipasi ini selama berbulan-bulan, dan telah terkejut berapa lama waktu yang dibutuhkan agar celah tersebut menembus beberapa kilometer es," kata Adrian Luckman dari Universitas Swansea dikutip dari Time, Kamis (13/7).

Luckman mengatakan, jika ilmuwan terus memantau dampak peristiwa tersebut. Mereka akan terus melihat bagaimana nasib kelanjutan gunung es yang hancur begitu besar.

Ahli glasiologi Swansea Martin O'Leary menyatakan jika fenomena tersebut bukan disebabkan perubahan iklim buatan manusia. Namun, dengan melihat hasil runtuhnya gunung es, menempatkan tumpukan es dalam posisi yang sangat rentan. Hasil dari runtuhnya gunung es pun diakui tidak akan mempengaruhi permukaan air laut dalam jangka pendek.

Satelit NASA dan European Space Agency telah memantau gambar-gambar dramatis dari hancurnya gunung es tersebut. Proses tersebut terakhir kali tertangkap oleh gambar inframerah termal dari instrumen satelit Aqua MODIS NASA.

Para ilmuwan dari proyek Antartika yang berbasis di Inggris, MIDAS, telah memantau keretakan di Larsen C selama bertahun-tahun. Monitoring menyusul penelitian sebelumnya mengenai runtuhnya Larsen A tahun 1995 dan perpecahan dari rak Larsen B pada 2002.

Proyek tersebut menyelidiki dampak iklim pemanasan melalui kombinasi kerja lapangan, pengamatan satelit dan simulasi komputer, menggambarkan gunung es sebagai salah satu yang terbesar yang pernah tercatat. Peneliti menyarankan gunung es kemungkinan akan pecah menjadi fragmen dan beberapa es dapat tinggal di dekatnya selama beberapa dekade,

Namun periset mengatakan masih banyak penelitian perlu dilakukan untuk menentukan penyebabnya. "Pada titik ini, terlalu dini untuk mengatakan ini disebabkan oleh pemanasan global," kata Pusat Pengamatan Polar dan Pemodelan di Universitas Leeds Anna Hogg.

Read More..

WARNING, ESOK EKONOMI MAKIN SURAM

Berikut ini kami sampaikan sebuah makalah tentang pembahasan efek perlambatan ekonomi global yang ditulis di tahun 2015 oleh seorang pakar ekonomi Prof Firmanzah PhD Guru Besar FEB UI dan dampaknya bagi ekonomi Indonesia ke depan. Dalam paparannya dua tahun yang lalu itu (kala itu pemerintahan Jokowi baru terbentuk), ia menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu ke depan Indonesia akan terkena dampak perlambatan ekonomi global (yaitu yang sedang terjadi saat ini 2017), dan ia menunjukkan apa saja yang menjadi faktor pendorongnya serta tindakan yang harus segera dilakukan untuk menghindari efek buruknya. Ada banyak penyebab, dan masih bisa diantisipasi selama pemerintah mau dan berusaha keras.

Tapi sayangnya, semua itu tidak terjadi, apa yang kita alami saat ini adalah sebuah fakta dan kenyataan pahit dan sudah mulai bergulir, karena ternyata keadaan ekonomi kita semakin memburuk dan parah menahun, angka pertumbuhan menunjukkan tren menurun. Semakin banyak PHK dimana-mana, daya beli melemah, pemangkasan subsidi besar-besaran, penerapan pajak gila-gilaan, pembangunan infrstruktur yang berjalan lambat, dan pemberdayaan UMKM yang justru banyak mematikan ekonomi lemah akibat semakin membanjirnya pasar ritel dan eceran di sentra-sentra produksi. Ekonomi mulai terdegradasi oleh arus perlambatan ekonomi global, akibat terjadinya Brexit (Britisht Exit dari Uni Eropa), dan kondisi ekonomi ke depan juga akan kembali memburuk karena terjadinya Qarxit (Qatar Exit dari Uni Emirat). Yaitu dimana para negara pemegang modal terbesar dunia memisahkan diri dari perkumpulan negara maju bisa membawa dampak besar bagi perekonomian global. Indonesia yang ekonominya belum mandiri, bisa terpengaruh kondisi ini secara perlahan. Dimana arus perpurataran uang akan berubah dan beralih ke negara-negara maju yang stabil ekonominya. Jika negara kita tidak pandai memanfaatkan moment ini, maka celakalah kita semua.

Jadi sekali lagi, ini adalah sebuah peringatan, bahwa beberapa tahun ke depan ekonomi kita akan makin memburuk, pertumbuhan juga makin lemah, sebuah peringatan untuk memberi petunjuk kepada kita agar lebih berhati-hati dan tidak bertindak gegabah dalam berinvestasi atau mengelola keuangan. Kondisi ini bukan sekedar akibat tim ekonomi pemerintahan Jokowi yang tidak bisa mengantisipasi pelemahan ekonomi global yang sedang berlangsung dan tidak bersikap hati-hati dalam menerapkan kebijakan ekonominya, tetapi lebih dari pada itu, pelemahan ekonomi ini diakibatkan seluruh negara juga sedang mengalami hal yang sama, mengalami penurunan dan pelemahan berbagai bidang, ekonomi dunia sedang bergejolak. Dunia sedang mengalami eliminasi massal/proses seleksi alam memilih kelompok mana yang mampu bertahan mana yang tidak mampu harus disingkirkan dari percaturan dunia. Tidak ada yang menyadari bahwa kondisi saat ini dunia sedang mengalami krisis, krisis global, perlambatan pertumbuhan yang penuh ketidakpastian sedang menggerogoti setiap negara tanpa kecuali, tetapi tidak ada yang sadar dengan hal itu.

Menganggap ini adalah fenomena biasa, kondisi krisis saat ini dianggap lebih baik daripada krisis moneter tahun 1998 tetapi sesungguhnya tidak. Krisis tahun 1998, ibarat lemparan bola, walau terjadi penurunan tajam tetapi bisa memantul kembali dengan cepat, artinya bisa langsung terjadi pertumbuhan dengan cepat kembali ke posisi normal. Kondisi krisis yang terjadi saat ini, trend penurunannya stabil sama sekali tidak ada daya dorong ke atas, bahkan cenderung menukik ke bawah. inilah kondisi yang sesungguhnya terjadi, krisis kali ini memang tidak menunjukkan keterpurukan ekonomi secara drastis, tetapi pelemahan ekonomi yang terus menerus secara perlahan melemahkan kekuatan ekonomi global secara masif, sampai dengan saat ini sudah banyak negara yang jadi korban dan berguguran tak mampu bertahan. Dan yang paling terguncang adalah negara-negara timur tengah, disamping mereka ditekan oleh jatuhnya harga minyak dunia, mereka juga di teror dengan gerakan ISIS, bibit-bibit perpecahan pun mulai tumbuh. Jadi Ini adalah situasi yang sengaja diciptakan untuk menyingkirkan negara-negara yang tidak sejalan dengan visi negara neolib kebanyakan (lihat hasil konferensi KTT G-20 belakangan ini).

Maka dari itu, Ekonomi di hari esok akan semakin suram, Kenapa ekonomi Indonesia tahun depan akan suram? Tahun 2018 sudah jatuh tempo pembayaran utang luar negeri US$ 800 milliar, dan target penerimaan pajak dalam RAPBN 2018 pun sudah dinaikkan dari rencana semua, pemerintah juga berencana memindahkan ibukota ke daerah lain yang dananya diambil dari swatsa alias pemerintah akan menambah hutang negara lagi. Ini artinya apa? ini artinya indonesia akan berada dalam situasi paling buruk karena ekonomi akan benar-benar berhenti alias stagnan.

Kenapa kita harus waspada? Jika anda baca beberapa jurnal ekonomi dari beberapa pakar ekonomi, kondisi ekonomi negara kita diprediski akan memburuk, karena tim ekonomi Jokowi dianggap gagal mempertahankan pertumbuhan, dimana sang ketua tim ekonomi yang diketuai oleh Menteri keuangan Ibu Sri Mulyani dikenal beraliran Neoloberal, sementara negara-negara eropa yang sudah menganut faham neoliberalisme selama bertahun-tahun kini dalam keadaan kolaps alias ambruk ekonominya dan mereka tidak bisa bangkit dari keterpurukan. Negara kita yang selama ini beraliran ekonomi kerakyatan sedang digiring dalam arus neoloberalisme, semua aset dijaminkan kepada penghutang. Negara ini benar-benar dalam keadaan sakit dan lumpuh.

Pertumbuhan hanya terjadi di negara-negara maju, sementara negara yang tidak bisa mengatasi akan masuk dalam neraka kehancuran. Maka dari itu siapkan banyak perbekalan dan terapkan gaya hidup sederhana dan hemat, pandai-pandai membaca situasi keadaan, jika tidak anda akan masuk dalam pusaran arus kesulitan/resesi ekonomi mematikan. Selamat membaca...

Antisipasi Efek Perlambatan Ekonomi Global
Koran SINDO
Senin, 20 April 2015 - 09:18 WIB

Baru-baru ini Dana Moneter Internasional (IMF) mengeluarkan laporan tentang World Economic Outlook yang menyatakan tren perlambatan ekonomi global masih akan terjadi hingga 2020.

Menurut Olivier Blanchard, Direktur Riset IMF, terdapat beragam faktor sangat kompleks yang membentuk arah perekonomian global. Mulai dari ancaman suku bunga di Amerika Serikat (AS) sampai ketegangan di Timur Tengah. Dari pelemahan harga komoditas dunia sampai volatilitas nilai tukar mata uang.

Pemulihan ekonomi global yang tadinya diperkirakan terjadi pascakrisis subprime-mortgage dan krisis utang Eropa ternyata memberikan bentuk yang berbeda antara negara maju dan negara emerging. Dalam laporannya, IMF memperkirakan rata-rata potensi pertumbuhan ekonomi negara maju untuk periode 2015-2020 sebesar 1,6%.

Proyeksi ini naik sedikit dari rata-rata pertumbuhan ekonomi kelompok negara ini sepanjang tahun 2008-2014 sebesar 1,3%. Proyeksi rata-rata pertumbuhan 2015-2020 masih di bawah ratarata pertumbuhan ekonomi negara maju sebelum krisis 2001-2007, yaitu sebesar 2,25%. Sementara untuk kelompok negara emerging, IMF memproyeksikan rata-rata potensi pertumbuhan 2015- 2020 sebesar 5,2%.

Proyeksi ini jauh lebih rendah dari rata-rata realisasi pertumbuhan ekonomi negara emerging sepanjang tahun 2008-2014 yang sebesar 6,5%. Sementara untuk tahun 2015, IMF memperkirakan ratarata pertumbuhan ekonomi negara maju akan sedikit membaik menjadi 2,4%, dibandingkan dengan realisasi tahun lalu, 1,8%. Sementara kelompok negara emerging, kecuali India, justru menunjukkan arah berlawanan.

Apabila pada tahun lalu rata-rata per-tumbuhan ekonomi kelompok negara emerging tercatat 4,6%, tahun ini diperkirakan hanya sebesar 4,3%. Melemahnya pertumbuhan ekonomi negara berkembang sangat dipengaruhi sejumlah faktor seperti melemahnya harga dan permintaan komoditas dunia, melemahnya pertumbuhan ekonomi China, menguatnya mata uang dolar AS, dan melemahnya konsumsi domestik.

Risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi global akan semakin meningkat apabila penyesuaian suku bunga oleh The Fed benar-benar dilakukan pada tahun ini. Tanpa adanya penyesuaian suku bunga The Fed, dampak pelemahan perekonomian global mulai kita rasakan di dalam negeri. Baru-baru ini Bank Dunia juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 5,2% dan di bawah target APBN-P sebesar 5,6%.

Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan kredit kuartal I 2015 hanya sebesar 11% dan jauh di bawah target awal 15-17%. Salah satu penyebab yang membuat target penyerapan kredit rendah adalah pelemahan konsumsi domestik. Indikator lain juga menarik kita cermati bersama di mana data dari Gaikindo yang menyebutkan realisasi penjualan kendaraan roda empat pada kuartal I 2015 turun sebesar 14- 15% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Melemahnya daya beli masyarakat menjadi faktor yang memicu penurunan realisasi penjualan automotif. Sejumlah laporan dan analisis juga menunjukkan perlambatan di sejumlah sektor lain seperti properti dan ritel seiring dengan perlambatan dunia usaha dan daya beli masyarakat akibat melemahnya daya beli, terbatasnya ruang ekspansi usaha di sektor mineral dan tambang, serta pelemahan harga komoditas ekspor Indonesia.

Pemerintah perlu secara komprehensif menyusun kebijakan untuk memitigasi dampak perlambatan perekonomian global. Menjaga daya beli masyarakat dan bergairahnya iklim dunia usaha perlu terus dijaga dan bahkan ditingkatkan. Upaya untuk meningkatkan target pajak sebesar 40,3% dari Rp1.058 triliun menjadi Rp1.484,6 triliun perlu tetap memperhatikan kondisi perekonomian dunia dan domestik saat ini.

Pada saat ini dunia usaha di dalam negeri justru sangat membutuhkan stimulus fiskal untuk terus berkembang dan terselamatkan dari dampak perlambatan ekonomi global dan regional. Tren perlambatan perekonomian global justru perlu direspons dengan kebijakan fiskal yang produnia usaha agar lapangan pekerjaan terus tersedia, pemanfaatan potensi ekonomi menjadi optimal, total output dan produksi nasional meningkat.

Pemerintah juga diharapkan dapat segera merealisasi rencana pembangunan infrastruktur yang dalam APBN-P 2015 mendapatkan porsi anggaran yang sangat besar. Pembangunan infrastruktur juga akan dapat mendorong bergairahnya dunia usaha baik yang terkait langsung maupun tidak langsung.

Kecepatan dan ketepatan (governance) penyerapan anggaran ABPN-P 2015 akan membantu perekonomian nasional untuk tetap berdaya tahan (resilience) dari perlambatan perekonomian global dan regional. Sektorsektor mulai dari jasa konstruksi, konsultan, besi dan baja, semen, produk-produk petrokimia sampai ke sektor pembiayaan dan jasa asuransi akan terdorong dengan adanya pengerjaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur di dalam negeri.
Sebaliknya, keterlambatan penyerapan anggaran dan pengerjaan proyek infrastruktur berarti akan mengurangi golden opportunity kita dalam menguatkan perekonomian nasional di tengah perlambatan ekonomi global. Mengingat pembentukan produk domestik bruto (PDB) kita mayoritas dikontribusi oleh konsumsi domestik, menjaga daya beli masyarakat perlu menjadi prioritas nasional di tengah perlambatan perekonomian dunia.

Daya beli masyarakat sangat dipengaruhi ketersediaan lapangan kerja, selain juga oleh harga kebutuhan pokok. Tidak kurang terdapat 56 juta unit usaha atau 99% bentuk usaha nasional adalah sektor UMKM yang 55 juta di antaranya adalah sektor mikro. Oleh karenanya menjadi semakin penting bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk terus meningkatkan aksesibilitas keuangan, peningkatan kemampuan produksi, dan akses pasar bagi sektor UMKM.

Data BPS, Januari 2014, menyebutkan bahwa sektor ini menyerap tidak kurang 107 juta orang yang terlibat secara produktif di sektor ini. Menjaga sektor ini terus berkembang akan berdampak sangat besar terhadap daya tahan perekonomian domestik di tengah turbulensi perekonomian global.

Kita tentu optimistis, pengalaman melalui turbulensi perekonomian global akibat krisis subprime-mortgage di AS pada 2008 merupakan modal berharga menghadapi situasi perekonomianduniasaat ini. Meskipun sempat melemah pada 2009 sebesar 4,5%, pada 2010 ekonomi Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,1% dan meningkat lagi menjadi 6,5% pada 2011.

Saat ini dengan percepatan pembangunan infrastruktur, jika diimbangi dengan kebijakan yang produnia usaha dan menjaga daya beli masyarakat, pertumbuhan ekonomi nasional ke depannya tidak hanya lebih berkelanjutan, tetapi juga akan lebih berkualitas. Dengan demikian perlambatan perekonomian global akan termitigasi secara baik.

Prof Firmanzah PhD
Rektor Universitas Paramadina, Guru Besar FEB Universitas Indonesia

Read More..

Kamis, 13 Juli 2017

ILMUWAN BERHASIL LAKUKAN TELEPORTASI DARI BUMI KE LUAR ANGKASA



REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Misteri teleportasi akhirnya terpecahkan. Para ilmuwan berhasil melakukan teleportasi sebuah objek dari bumi ke luar angkasa untuk pertama kalinya.

Tim peneliti dari Cina mengirimkan sebuah foton ke satelit yang sedang mengorbit dengan jarak lebih dari 300 mil melalui sebuah proses yang disebut dengan teknologi quantum. Dilansir Time, teleportasi ini merupakan yang terjauh dari semua percobaan yang pernah dilakukan.

Selama satu bulan, para ilmuwan mengirimkan jutaan foton dari Tibet ke satelit dengan orbit terendah. Dari sekian banyak pengiriman, mereka baru berhasil setelah mencoba sebanyak 900 kali.

"Ini merupakan langkah penting menuju teknologi quantum dalam skala global," ujar tim ilmuwan dalam sebuah pernyataan.

Dijelaskan, keterlibatan teori kuantum dalam proses teleportasi ini merupakan fenomena unik yang terjadi ketika dua objek kuantum memiliki ukuran yang sama seperti foton di bumi serta partikel lain dengan ukuran yang sama di luar angkasa.

Read More..

Senin, 10 Juli 2017

USTAD AKHIR ZAMAN TELAH HADIR

Profesi ustad tidak pernah ada yang menyematkan, tidak pernah ada yang menobatkan, mereka lahir dari sebuah semangat ingin menyelamatkan umat yang sudah terlanjur rusak dan hancur. Kebutuhan masyarakat tentang keberadaan ustad dimulai ketika masyarakat mulai gelisah dan khawatir dengan kehidupannya yang penuh ketidakpastian. Peran ustad dianggap sangat penting, dianggap mampu memberikan kesejukan dan ketenangan, sehingga kita kadang menganggap ustad adalah para penyelamat akidah umat. Tapi sayangnya ada juga sebagian orang yang memanfaatkan keadaan ini untuk mencari pamor atau bahkan mencari keuntungan materi. Mereka tidak malu menunjukkan diri di hadapan khalayak, dengan berbagai simbol dan statement keagamaan tetapi dibelakang mereka menggelar kenduri berkedok agama.

Masyarakat yang ada saat ini sudah mulai faham dengan fenomena ini, kini mereka juga sudah mulai pandai memilih siap yang harusnya bisa dijadikan panutan; bukan sekedar tausiah, ceramah, dan pidato panjang lebar, kini masyarakat juga mencari pendakwah yang cerdas dan ikhlas. Kenapa mencari ustad yang ikhlas? karena zaman sekarang, siapa yang tidak suka dengan uang dan ketenaran? mungkin hanya orang yang sedikit sinting saja yang tidak suka dengan dua nikmat dunia itu, sisanya sangat amat tergila-gila. Masyarakat tidak membutuhkan penceramah yang hidupnya glamor, bertabur kemewahan, kehidupannya penuh kontroversi dan isi tausiahnya hanya sekedar drama, saat ini masyarakat membutuhkan penceramah yang mampu menunjukkan hitam adalah hitam, dan putih adalah putih.

Nah untuk menjawab kebutuhan umat yang semakin lama semakin sulit mencari pendakwah tulen, baru-baru ini tersiar kabar bahwa ada seorang penceramah berasal dari Sumatera, Riau, yang isi tausiahnya telah mengusik ketenangan para netizen karena isi dan kajiannya sangat berani, tajam dan suaranya lantang meneriakkan Allahu Akbar. Sikap dan pandangannya jelas, garis batas hitam dan putihnya sangat jelas, referensi dan rujukan sumber materinya terstruktur dan bisa dipertanggung jawabkan. Ia adalah Ustadz Abdul Somad, Lc. MA adalah seorang pendakwah lulusan S1 Al Azhar, Mesir, S2 Darul Hadits, Maroko - Dosen UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Biodata Ustadz Abdul Somad :

Nama Lengkap : H. Abdul Somad, Lc., MA.
Kelahiran : Rabu petang tanggal 30 Jamada al-Ula 1314 Hijrah atau 18 Mei 1977 M.
FP Facebook: @UstadzAbdulSomad
Akun Instagram: @ustadzabdulsomad
Website: http://somadmorocco.blogspot.co.id/

Pendidikan :


SD al-Washliyah, tamat 1990
Mts Mu'allimin al-Washliyah Medan, tamat 1993
Madrasah Aliyah Nurul Falah, Air Molek, In-hu, tamat 1996
S1 Al-Azhar, Mesir.
S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko

Kecerdasannya dalam menyampaikan materi sangat memukau banyak orang, karena ia juga menyertakan nara sumber dan referensi rujukan yang dikutipnya, siapa penulisnya dan tahun berapa buku itu diterbitkan bisa ditunjukkannya. Ustad somad juga dikenal dengan kemampuannya menghafal banyak hadist shahih, sehingga setiap tausiahnya tidak perlu diragukan lagi kebenarannya. Dalam setiap tausiahnya ia selalu penuh semangat, tatapan matanya tajam, diselingi juga dengan senda gurau berlogat melayu, sehingga orang yang mendengarpun tidak mengantuk dan sedikit terhibur. Ustad ini berpostur kurus, kulit sawo matang, wajah mirip presiden Joko Widodo dan suara menggelegar. Tipe-tipe orang sederhana masa kini, terlihat bersahaja dengan tampilan ala kadar dan terlihat seperti masyarakat biasa. Tapi ilmunya sangat luas dan bisa dipercaya, beberapa ustad sudah terkenal seperti Ustad Arifin Ilham pun berkawan baik dengan beliau. Ustad Somad dikenal ustad yang disegani dikalangan para pendakwah lainnya, karena dianggap memiliki ilmu yang tinggi dan tidak bisa didebat dengan mudah. Bukan hanya tausiah, Ustad Somad juga kerap mengadakan sesi tanya jawab dalam setiap kesempatan, dan ia bisa menjawab pertanyaan sulit sekalipun dengan mudah.

Bahkan pada beberapa kesempatan, beliau pernah dianggap meresahkan masyarakat, karena ada beberapa isi dakwahnya meneriakkan semangat jihad, atau semangat menentang pemerintah atau dianggap pendakwah yang anti NKRI. Beliau pernah dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan menjelaskan maksudnya, karena dianggap bisa menggerakkan semangat melawan pemerintahan, maka akhirnya sang ustad sedikit melonggarkan semangat dakwahnya menjadi lebih lunak dan lembut. Jika boleh kita menyebutnya, maka semangat beliau bisa dianggap memiliki kesamaan dengan pendakwah dari India, yaitu DR. Zakir Naik, seorang dokter yang berprofesi sebagai pendakwah bidang perbandingan agama, tapi ustad Somad adalah ahli pakar hadist. Keduanya sama-sama memiliki kekuatan dalam ilmu dan semangat juang tanpa pamrih, mau menyebarkan agama Allah tanpa mengharap imbalan dan pujian. Inilah profil sang pejuang akhir jaman sejati.

Kenapa beliau disebut Ustad sang pembela Akhir zaman? Inilah jaman yang paling berat bagi peradaban manusia, berbagai fitnah datang silih berganti, siapa lagi yang akan dijadikan rujukan umat selain para ulama istiqomah dan tawadhu. Bukan sekedar pandai menyampaikan kalimat, tetapi juga harus pandai meyakinkan dan menujukkan batas hitam putih sebuah masalah. ustad jenis ini sudah ditempa dengan berbagai tekanan, hinaan, ketakutan, dan berbagai cobaan, sehingga dalam dirinya pun bisa merasakan kesulitan ummat. Ia bisa menjadi jembatan dan pendorong semangat umat dalam menegakkan kebenaran. Ustad jenis ini yang akan menjaga akidah umat tetap berada direl nya dan mereka akan mengawal kebenaran itu tetap tegak berdiri di bawah bendera Islamiah, hingga berbagai cobaan dunia paling berat dan paling keras sekalipun tidak akan mampu mengguncang nilai-nilai islam. Inilah harapan terbesar umat muslim, tetap berpegang teguh pada AL Quran dan Hadist.

Berikut link video ceramahnya yang mengguncang para netizen;







Read More..

Kamis, 06 Juli 2017

BUYA SYAFI'I MAARIF: 80% TANAH INDONESIA DIKUASI ASING

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Mantan ketua umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif mengaku prihatin karena keadaan ekonomi di Indonesia yang sebagian besar asetnya dikuasai oleh asing.

"Yang cukup mengharukan adalah tanah kita ternyata 80 persen dikuasai oleh asing, 13 persen dikuasai konglomerat, sisanya tujuh dibagi untuk 250 juta jiwa," kata Syafii Maarif dalam tulisannya yang dibacakan takmir masjid setempat saat menerima silaturahim Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sleman di Nogotirto, Gamping Sleman, Rabu (5/7).

Syafii menyampaikan hal tersebut dalam tulisannya yang dibacakan oleh takmir masjid setempat di hadapan Forkompimda yang dipimpin langsung Bupati Sleman Sri Purnomo. Benarkah kondisi itu, bahwa rakyat hanya disisakan 7% lahan untuk diperebutkan oleh 250 juta penduduk?

KONDISI LAPANGAN

Terkait hal itu, Peneliti dan pengamat ekonomi dari The Institute For Global Justice (IGJ) Salamudin Daeng, mengungkapkan, kepemilikan lahan secara besar-besaran ini dilindungi Undang-Undang No 25 Tahun 2007. Menurutnya, sejak 2007 para pemilik modal diperbolehkan menguasai lahan paling lama 95 tahun. Ditambahkannya, hingga kini 175 juta hektar atau setara 93 persen luas daratan di Indonesia dimiliki para pemodal swasta/asing.

Salamudin melanjutkan, ketimpangan peruntukan dan penggunaan tanah meliputi masalah perubahan fungsi tanah yang berkembang dengan sangat cepat, sebagai akibat dari pembangunan yang bersifat sektoral. Masalah alih fungsi tanah pertanian ke non-pertanian berlangsung cepat. Modernisasi yang hampir selalu ditandai dengan pembangunan infrastruktur pendukungnya, menyebabkan semakin tergusurnya area-area persawahan di Indonesia. Tanah sudah menjadi barang komoditas yang menguntungkan para pemilik modal.

"Berarti ada segelintir elite, yaitu 0,2 persen penduduk, menguasai 56 persen aset nasional dalam bentuk kepemilikan tanah," katanya di Jakarta, Minggu (8/3/2015).

Pengelolaan Timpang

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Idham Arsyad, menunjukkan data mengenai ketimpangan agraria di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian KPA, sekitar 35 persen daratan Indonesia dikuasai 1.194 pemegang kuasa pertambangan, 341 kontrak karya pertambangan, dan 257 kontrak pertambangan batubara.

Tak heran, jika persoalan ketimpangan penguasaan dalam pengelolaan dan pemanfaatan tanah ataupun sumber daya alam selalu menjadi pemicu konflik. "Pemerintah membabi buta dalam memberikan izin dan hak eksploitasi hutan, lahan tambang, perkebunan besar, dan pembukaan tambak tanpa mempertimbangkan nasib warga yang hidup dari lahan tersebut," ungkapnya.

Jadi memang benar adanya apa yang diungkapkan buya Syafii, bahwa secara data agraria, tanah kita sudah dikuasai oleh asing dan memang benar adanya hal tersebut terjadi karena kesalahan pemerintah dalam pemberian izin dan eksploitasi berlebihan kepada pihak asing. Tapi di masa kepemimpinan Jokowi hal itu kini sudah mulai dibenahi dan diperbaiki, berbagai regulasi tumpang tindih dan dianggap banyak merugikan masyarakat mulai direvisi. Sebagai contoh, Presiden Joko Widodo baru-baru ini sudah membagikan 10.055 sertifikat tanah Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) untuk warga di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, pada Jumat petang, 21 April 2017 lalu.

“Ada hak hukum atas hak tanah yang lama tidak diberikan. Tahun ini, dari Sabang sampai Merauke, sertifikat harus dibagi. Tahun depan saya menargetkan tujuh juta sertifikat harus dibagi. Saya tidak tahu bagaimana caranya. Memang berat kerja dengan saya, harus siap kerja siang-malam,” kata Jokowi disambut riuh tepuk tangan warga yang rela menunggu sejak pagi.

Jokowi mengatakan sertifikat adalah hak hukum, tanda bukti hak atas kepemilikan tanah. Tanpa sertifikat, pemilik lahan akan rentan terlibat konflik dengan sesama warga, perusahaan, dan instansi. “Ada 126 juta (bidang tanah di seluruh Indonesia) yang harus disertifikatkan, baru selesai 46 juta. Ini kecil sekali, belum ada separuhnya,” katanya.

Pembagian 10.055 sertifikat tanah oleh Jokowi itu dilakukan secara simbolis. Sebanyak 16 perwakilan warga dari sejumlah kabupaten diminta naik ke panggung. Yang menarik, setelah pembagian secara simbolis itu selesai, Jokowi meminta semua warga yang memadati Alun-alun Boyolali berdiri dan mengacungkan sertifikat yang telah dibagikan sejak siang.

“Saya hitung dulu,” kata Jokowi sambil menghitung dengan jari dan menyebutkan urutan angka dari satu sampai sepuluh. “Ya benar, ada 10.055 sertifikat. Kalau tidak dihitung nanti cuma seremonial. Katanya yang dibagikan 10 ribu, ternyata yang diberikan cuma sepuluh. Hal seperti itu sudah kita tinggalkan,” ucapnya.

Ya semoga saja apa yang dikhawatirkan Buya Syafii mengenai penguasaan tanah bisa makin mempercepat proses sertifikasi tanah dan lahan yang memang susah seharusnya menjadi hak warga negara. Tidak ada lagi polemik dan kekisruhan di masyarakat bahwa pemerintah terkesan memberi angin segar kepada pihak asing untuk mempermaikan hak penguasaan tanah dan lahan. Dan segala permasalahan peruntukan lahan bisa diselesaikan sesuai prosedur yang benar.

Read More..

Rabu, 05 Juli 2017

INI MOTIF PENYERANGAN ISIS TERHADAP APARAT POLISI

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul menjelaskan dugaan sementara motif peletak bendera ISIS dan ancaman di Kepolisian Sektor Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia menjelaskan ada kemungkinan pelaku ingin melakukan provokasi.

"Kemungkinan pertama adalah mereka sendiri yang memang ingin melakukan provokasi," kata Martinus saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, menjelaskan motif peletak bendera ISIS, Rabu 5 Juli 2017.
Selain itu, Martinus menduga aksi teror tersebut dilakukan oleh orang-orang yang iseng. Terakhir, mencoba memanfaatkan situasi pasca-serangan dua anggota Brimob di Masjid Fatahelan, Jakarta. "Tiga hal ini tentu yang harus kita waspadai," ujarnya.

Benarkah motifnya hanya tiga point diatas; provokasi, iseng dan memanfaatkan situasi? Atau mungkinkah ada motif tersembunyi lain?

Melihat kondisi ini, dapatkah kita melihat bagaimana reaksi masyarakat, seakan menganggap hal itu adalah sesuatu yang lumrah, tetapi jika serangan anggota ISIS itu ditujukan pada kelompok masyarakat tertentu, maka sekonyong-konyong masyarakat akan menyalahkan polisis sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas berbagai insiden yang ditimbulkan. Apakah saat ini masyarakat menjadi kurang peka, ataukah mereka menganggap polisi memang layak menjadi sasaran teroris.

Jika demikian, maka amat sangat disayangkan sekali, harusnya warga negara yang baik harus turut ikut prihatin dengan kondisi ini, karena bagaimanapun polisi adalah para petugas penjaga keamanan warga yang berdiri paling depan, jika polisi mendapat serangan lalu warga masyarakatnya bersikap masa bodoh dan cuek, itu justru akan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan. Dimana seharusnya masyarakat memberikan dukungan dan support kepada kerja aparat yang sudah bekerja keras menjaga keamanan warga bahkan rela mengorbankan nyawa mereka demi keamanan seluruh masyarakat. Harusnya warga masyarakat memberikan apresiasi yang besar kepada aparat penegak hukum, karena kini mereka yang menjadi sasaran tembak para pengirim teror. Masyarakat harus memberikan dukungan dan semangat untuk jangan pernah lelah dan menyerah pada tekanan dan keadaan.

Kondisi lemahkan sikap masyarakat memberikan dukungan kepada polisi ini bisa memberikan gambaran kepada para teroris bahwa ternyata masyarakat tidak peduli dengan insiden yang menimpa para aparat penegak hukumnya, dan ini menunjukkan masyarakat bisa disusupi dengan berbagai pemahaman dan motif; bahwa polisi adalah lembaga yang tidak bisa menjaga keamanan negara, sementara menjaga keamanan diri mereka sendiri saja mereka tidak mampu.
Bahwa polisi ternyata tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat, dalam berbagai serangan cenderung diabaikan dan ini menunjukkan polisi berdiri sendirian.

Bahwa semakin banyak yang melakukan serangan kepada polisi, lama kelamaan orang akan membentuk opini bahwa polisi memang sudah sepatutnya dijadikan sasaran tembak. Dan jika opini ini berhasil dikembangkan, maka langkah berikutnya teoriris akan mewacanakan penggantian pucuk pimpinan Polri yaitu Jenderal Tito Karnavian. Demikian juga tujuan sasaran berikutnya, di sektor militer, jika militer berhasil digembosi, maka sasaran utamanya jenderal Gatot Nurmantyo harus di copot dari jabatannya karena dianggap gagal menjaga keamanan, untuk kemudian digantikan dengan orang yang lebih lunak dan memihak kepentingan mereka.

Lalu apa saja motif utama para terosris ini selain tiga point yang sudah disebutkan diatas;
1. untuk membangung distrust di masyarakat terhadap eksistensi kerja aparat terutama kepolisian dan miliet sebagai garda terdepan di pemerintahan dan kemasyarakatan.

2. untuk menunjukkan kepada dunia bahwa saat ini ISIS sudah berhasil menyusup/merambah ke wilayah pusat pemerintahan ibu kota(ditunjukkan dengan simbol berkibarnya bendera), pemberitaan ini akan bersifat global dan berdampak besar bagi pengikut isis lainnya yaitu dalam rangka memberi semangat/spirit jihad

3. dengan menuliskan secara eksplisit tujuan ingin menjadikan jakarta seperti marawi, mereka sedang ingin melihat seberapa besar kekuatan pertahanan (polisi, militer, Banser, Ansor) dan lain-lain yang siap menghadang aksi mereka.

4. ingin memancing seberapa besar kemarahan warga dan penolakan masyarakat terhadap ancaman ini, jika masyarakat terlihat marah, maka mereka akan mengatur strategi baru, tetapi jika masyarakat terlihat cuek, maka mereka juga sudah siap dengan strategi lain.

Mungkin masih ada banyak motif lain, dan itu hanya sang teroris yang tahu, silahkan saja anda tanyakan kepada yang bersangkutan, karena blog ini tidak terafiliasi dengan kelompok teroris.

Read More..