Jumat, 27 Februari 2015

Ribuan Tahun Piramida Bosnia Pancarkan Energi Misterius

Berbicara tentang piramida, orang akan langsung teringat piramida besar Mesir atau Piramida Chichen Itza budaya Maya. Namun sebuah piramida di Benua Eropa, yaitu piramida di Bosnia, mungkin juga merupakan salah satu piramida terbesar dunia, dan dan disebut pula sebuah proyek arkeologi yang paling misterius dan paling menarik di dunia. Karena piramida tersebut senantiasa memancarkan energi yang sulit dibayangkan, membuat para ilmuwan kebingungan.


Seluruh unsur piramida tersimpan dalam piramida Bosnia. Penyesuaian titik koordinat 3 bidang piramida segi tiga, strukturnya terdapat jalan tembus internal dan kamar, dihubungkan dengan terowongan bawah tanah, terdapat pula parencanaan matang geometrik tempat ritual agama dan lain-lain. Sebelum ditemukan, piramida Bosnia telah tertutup oleh tanah dan tersembunyi di bawah pohon-pohon dalam hutan belantara.

Dengan ditemukannya piramida Bosnia, masa peradaban manusia telah dimulai lebih awal puluhan ribu tahun. Sejarah Sumeria kuno, Babilonia, Kekaisaran Akadia dan Asyur (Sargon), Mesir kuno, India kuno dam lain-lain adalah 8.000 tahun, sedangkan usia piramida Bosnia seluruhnya adalah 12.000 tahun, maka asal mula masa peradaban dimajukan, bahkan mungkin sejarah perlu ditulis ulang.

Piramida Matahari dan Piramida Bulan mempunyai hubungan astronomi


Ngarai piramida Bosnia memiliki 5 buah piramida, kira-kira bersejarah 12.000-26.000 tahun, mereka adalah: Piramida Matahari (Pyramid of Sun), Piramida Bulan(Pyramid of Moon), Piramida Naga (Pyramid of the Dragon), Piramida Bumi (Pyramid of Earth), dan Piramida Cinta (Piramid of Love).

Panggung datar raksasa yang menuju Piramida Matahari panjang 410 meter, lebar 27 meter, lantainya terbuat dari batu yang dicari sendiri, bukan buatan setempat, jelas diambil dari daerah lain. Setiap batu tebalnya 10-12 cm, permukaanya dipoles halus dan rata.

Piramida Khufu Mesir tingginya 147,5 meter, sedangkan Piramida Matahari Bosnia tingginya kurang lebih 220 meter, 1/3 lebih tinggi dari piramida besar Mesir tersebut, volumenya juga 3 kali lipat lebih besar.

Piramida Bulan merupakan piramida terbesar kedua dari piramida Bosnia, setinggi 190 meter. Tanah yang menutupi piramida setelah dilakukan analisa oleh tim peneliti, diketahui berusia 12.000 tahun.

Kelompok piramida Bosnia sangat mirip dengan piramida di Meksiko yang dibangun pada tahun 200: panggung datar, kemiringan lereng, dan panggung datar berkutnya, dibangun sepasang-sepasang, sehingga orang akan teringat “Sepasang Piramida” di Amerika Latin, satu simbul Matahari satunya simbul Bulan, dua piramida membentuk tempat masuk pada lokasi masuk ngarai.

Antara Piramida Matahari dan Bulan Bosnia sangat jelas memiliki hubungan astronomi.


Ketika menjelang Matahari terbenam, bayangan Piramida Matahari berpindah ke dalam ngarai, menutupi Piramida Bulan, pertanda tersebut menunjukkan, peran Matahari pada siang hari telah selesai, dimulailah peran Bulan pada malam hari. Piramida yang memiliki hubungan astronomi yang sedemikian jelas itu satu satunya hanya dapat ditemukan pada piramida Bosnia.


Para ilmuwan dari Rusia, Kroasia, dan Inggris melalui pengujian menemukan, puncak Piramida Matahari memancarkan gelombang energi atau gelombang ultrasonik yang berfrekuensi 28 kHz. Frekuensi-frekuensi ultrasonik tersebut tidak dapat didengar dan dilihat, yang paling misterius adalah sorotan energi masih terus dipancarkan ke atas hingga kini.


Penyelidikan ilmuwan Apleby Leo dan Eva Clain dari Trinity Southern University menemukan, radius gelombang tersebut seluas 4-5 meter.

Fisikawan Zagreb dari Kroasia telah mengukur kekuatan gelombang pada permukaan piramida adalah lebih kurang 3 meter. Mereka menemukan, kekuatan energi dari pusat piramida bergerak naik ke atas akan semakin kuat, fenomena tersebut telah berlawanan dengan prinsip teknik dan ilmu fisika yang telah kita ketahui, ini juga merupakan bukti pertama teknologi non radio Bumi.

University of Trieste dan Politeknik Milan, Italia, melakukan percobaan dengan menggunakan sejenis instrumen mengubah gelombang ultrasonik menjadi suara yang dapat terdengar, di puncak piramida Matahari. Getaran suara ultrasonik terdengar seperti suara “peluit”.

Pada 2011 lalu, para ilmuwan melanjutkan pengujian dengan menggunakan elektromagnetik, dan terbukti dalam trowongan piramida tidak ditemukan adanya radiasi yang disebabkan oleh saluran listrik dan teknologi lainya, juga tidak ada radiasi kosmik.

Jika energi gelombang yang dipancarkan oleh piramida makin jauh semakin kuat, maka sorotan energi tersebut mungkin dapat melitasi alam semesta. Orang zaman dahulu mungkin mengetahui bagaimana menggunakan frekuensi yang tidak sama guna melaksanakan tugas yang berbeda. Sepertinya pada dahulu kala pembuat piramida telah menciptakan sebuah mesin gerak abadi yang hingga kini masih terus bekerja.

Yang mengherankan adalah ketika orang masuk ke dalam Piramida Matahari, akan merasakan sangat tenang dan damai.

Dari lingkup ilmu pengetahuan modern, masih belum dapat dipahami fenomena misterius piramida Bosnia tersebut, lebih –lebih tidak dapat diketahui kegunaan sebenarnya dari Piramida Matahari dari zaman kuno ini.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar