Minggu, 12 Juni 2016

ORANG DENGAN GANGGUAN JIN/SYETAN TIDAK BISA MELAKSANAKAN IBADAH PUASA DGN SEMPURNA

Sadarkah kita bahwa setiap orang bisa terkena gangguan jin tanpa disadari. Dan setiap orang yang terkena gangguan jin tidak dapat mendeteksi keberadaan jin dalam dirinya, karena jin ini bersembunyi dalam hati dan ia berusaha menghasut dan menggoyahkan hati orang yang berpuasa. Tapi tidak usah khawatir, di bulan ramadhan ini kita bisa mengetahui apakah diri kita terkena gangguan jin atau tidak, yaitu ketika kita menjalankan ibadah puasa. Seberapa kuat niat ibadah kita tidak diganggu oleh mahluk ghaib, kita bisa mengetahuinya seketika.

CARA MUDAH MENGETAHUI ADANYA GANGGUNG JIN SAAT IBADAH PUASA:

1. Pancing indera penglihatan (mata) anda dengan berbagai makanan dan minuman kesukan diatas meja, jika anda tergoda untuk membatalkan puasa, karena tak kuasa melihat makanan lezat menggoda selera, ini menunjukkan ada gangguan jin dalam diri anda. Mata adalah salah satu pedang syetan yang paling ampuh dalam melemahkan iman seseorang terutama yang sedang berpuasa. Jika memang niat puasa anda sepenuhnya karena Allah, makanan selezat apapun didepan mata tidak mampu menggoyahkan iman seseorang.

2. Pancing indera penciuman (hidung) anda dengan berbagai bau masakan menggoda selera, jika anda mendengar bisikan halus dalam diri anda yang menyarankan anda untuk segera membatalkan puasa, karena rangsangan bau makanan membuat perut anda jadi keroncongan, maka anda juga terkena gangguan jin. Karena mahluk ini merasa tersiksa di dalam tubuh orang yang berpuasa, makanya mereka menggunakan kelemahan indera penciuman untuk melemahkan niat orang berpuasa agar membatalkan puasanya. Penciuman juga merupakan indera yang peka terhadap rangsangan terutama makanan, dan mestinya seharum apapun hidangan tercium tidak akan mampu menggoyahkan iman seseorang.

3. Perhatian kondisi indera pencernaan anda, jika anda kerap merasakan sakit magh yang menyiksa dan tanpa sebab yang jelas ketika anda sedang berpuasa, tiba-tiba perut terasa begah dan perih meski sudah memakan obat anti nyeri lambung, maka sesungguhnya anda sedang mengalami gangguan jin. Mahluk ini berwujud gas/uap yang terjebak didalam saluran cerna dan tidak bisa keluar karena ia tidak menginginkan si pemilik badannya mensucikan diri dengan berpuasa. Jin ini memaksa ingin keluar, namun dengan cara mengaduk-aduk perut sehingga si fulan merasakan sakit dan akhirnya menghentikan puasanya. jika anda kerap merasakan sakit magh yang menyiksa dan tanpa sebab yang jelas ketika anda sedang berpuasa, tiba-tiba perut terasa begah dan perih meski sudah memakan obat anti nyeri lambung, maka sesungguhnya anda sedang mengalami gangguan jin. Mahluk ini berwujud gas/uap yang terjebak didalam saluran cerna dan tidak bisa keluar karena ia tidak menginginkan si pemilik badannya mensucikan diri dengan berpuasa. Jin ini memaksa ingin keluar, namun dengan cara mengaduk-aduk perut sehingga si fulan merasakan sakit dan akhirnya menghentikan puasanya.

Mungkin masih ada banyak lagi gangguan yang disebabkan oleh aktivitas jin dalam diri manusia selama berpuasa, namun yang paling banyak merusak iman kita adalah ketiga hal ini. Di bulan puasa ini kita diminta untuk berperang secara terang-terangan terhadap hawa nafsu ragawi kita, perseteruan sengit antara ruh suci kepunyaan Allah dengan jisim ghaib penghuni hawa nafsu yang digerakkan oleh jin/syetan dan bangsanya sedang berlangsung didalam tubuh kita. Dalam hal ini kita diminta untuk berusaha sekuat tenaga mengalahkan bisikan hawa nafsu dan memohon perlindungan-Nya.

Bukan sekedar hal-hal yang dapat membatalkan puasa saja syetan bekerja menggoda manusia, bahkan mereka dapat membuat kita tetap menjalankan puasa, namun hanya mendapat lapar dan haus karena pikiran anda disibukkan dengan berbagai hal tidak berguna, misalnya seharian hanya bermalas-malasan, bergunjing, membayangkan makanan dan minuman, menghayalkan hal-hal kotor dan sebagainya.

Jika anda sudah merasakan adanya suatu bentuk gangguan jin seperti ini maka segeralah ambil wudhu lalu istigfar dan membaca surat An-Naas (1-6) berulang-ulang kali, karena surat ini memang diturunkan Allah untuk menjaga hati manusia dari berbagai bisikan syetan yang bersembunyi.

Berikut ini adalah surat annas yang di tulis beserta terjemahanya:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

Terjemahan Surat An Naas

1. Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2. raja manusia.
3. sembahan manusia.
4. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia.

Baca terus hingga gangguan itu mereda dan hati kita menjadi tenang. Insya Allah jin itu akan kabur dan lari terbirit-birit dan kita bisa melanjutkan ibadah puasa tanpa gangguan.



Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar