Rabu, 06 Maret 2013

Ke Manakah Media Islam?

SEKEDAR Maklumat, pada hari Ahad 30 Des 2012, bertenpat di Radio Dakta, Jalan H Agus Salim Bekasi, jam 09.00-12.00, akan diselenggarakan acara Tasyakkur dan Dialog 10 TAHUN CATATAN AKHIR PEKAN ADIAN HUSAINI. Acara akan dihadiri oleh Dr. Adian Husaini.

Seperti diketahui, Catatan Akhir Pekan (CAP) Adian Husaini, dimulai pada Januari 2003, saat Adian Husaini mulai menimba ilmu di program S3 ISTAC-IIUM, Kuala Lumpur. HIngga kini CAP sudah memasuki seri ke-350.

Selain disiarkan di Radio Dakta, CAP Adian Husaini juga disiarkan oleh situs www.hidayatullah.com.

Menurut GM Institute for the Study of the Islamic and Civilization (INSISTS), Indra L. Supono, CAP Adian Husaini telah memberikan warna pemikiran yang khas bagi banyak pendengar Dakta dan juga pembaca hidayatullah.com.

Kisahnya bermula, ketika saat itu, Indra masih aktif di Radio Dakta. Ia sengaja mendorong agar Adian terus menulis dan memberikan analisisnya terhadap situasi dakwah dan pemikiran Islam di Indonesia, meskipun sudah berada di Kualalumpur.

''Alhamdulillah, sampai sekarang, CAP itu masih berlangsung.''

Sebagian isi kumpulan CAP sudah pernah ditebitkan oleh penerbit al-Kausar dengan judul ''MEMBENDUNG ARUS LIBERALISME di INDONESIA.'' Tapi, itu baru kira-kira sepertiganya. Karena itulah, Adian berharap, suatu ketika dapat menerbitkan CAP-nya dalam bentuk yang lengkap.

''Saya bersyukur, tanpa terasa sudah 10 tahun CAP ini berjalan, dengan segala macam hambatan dan rintangannya,'' kata Adian.

Tentang suka-duka menulis CAP, Adian menuturkan, banyak pujian, ada juga cacian, dan juga kesalahpahaman.

''Itu resiko dakwah. Ada yang suka, ada yang tidak suka, terutama jika menyangkut masalah nahi munkar.''

Apapun, kata Adian, semua itu semoga dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan kritik yang membangun.

''Mudah-mudahan, ke depan kualitas CAP makin baik dan terimakasih kepada semuanya, termasuk yang sangat membenci dan a priori terhadap CAP,'' kata Adian.*

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar