Kamis, 25 Desember 2014

PENDUDUK NERAKA LAKATULLAH ADALAH GOLONGAN KAYA DAN HARTAWAN

Mari kita beriman kepada hari akhir, selagi masih ada waktu dan kesempatan maka cepatlah bertobat dan kembali pada-Nya. Bagaimanapun usaha kita menghindarinya maka ia akan datang pada kita cepat ataupun lambat. Suatu hari yang tidak ada satupun orang dapat mencari pertolongan dan tidak ada satu orangpun yang bisa lolos dari azab-Nya. Tidak ada seorang pun yang bisa bersembunyi apalagi melarikan diri darinya, bahkan malaikatpun tidak luput dari kematian. Semua mahluk kala itu terlempar dan berduyun-duyun berterbangan di angkasa. Semua mahluk berlutut menghadap Sang Pencipta dalam keadaan sebenar-benarnya tanpa penutup sehelaipun.

GAMBARAN FISIK NERAKA

Diriwayatkan oleh Imam Muslim, sesungguhnya nabi saw bersabda: “Pada hari kiamat akan didatangkan neraka Jahanam, neraka Jahanam memiliki 70.000 kendali dan pada setip kendali akan ditarik oleh 70.000 malaikat.

Pintu neraka dibuat dari besi yang diciptakan dengan laknat-Nya. Dibagian luar terbuat dari tembaga dan bagian dalam terbuat dari timah, sementara apinya menyala di atas dan dibawah mereka, juga di sebalah kanan dan kirinya. Susunannya bertingkat-tingkat. Jarak satu pintu ke pintu lain sejauh perjalanan 70 tahun. Dan kadar panas satu pintu dengan pintu lainnya lebih panas dari pintu di bawahnya dengan ukuran 70 kali lipat.

Hadist Riwayat Imam Thabrani: “Sesungguhnya tebal tembok neraka adalah sejauh 40 tahun perjalanan di bumi. Dan belenggunya terbuat dari besi”
Ada yang bertanya kepada Ibnu Abbas ra. Mengenai luasnya neraka Jahanam. Dia berkata ; “Demi Allah, Aku tidak mengetahui berapa luasnya, namun ada berita kepada Kami ; “Sesungguhnya satu cuping telinga malaikat Zabaniah (Penjaga Neraka) dan pundaknya berjarak perjalanan selama 70 tahun di bumi.”

Sementara mengenai para pengawas neraka (bawahan malaikat Zabaniah) yang melakukan siksaan kepada para penghuni neraka sebuah hadist menjelaskan: “Setiap pundaknya sejauh jarak perjalanan setahun. Masing-masing mempunyai kekuatan, bila dipukulkan pada sebuah gunung pasti akan hancur. Dan kekuatan itu akan memukulkan ke dasar jahanam sekali pukul sebanyak kekuatan 70.000 malaikat.

Adapun sifat-sifat neraka jahanam (semoga Allah menjaga kita dari siksa-Nya) telah diriwayatkan dalam hadist: “Sesungguhnya neraka Jahanam amat gelap, tidak bercahaya dan hanya kobaran api yang menerangi. Dia memiliki tujuh pintu; tiap pintu ada 70.000 gunung, tiap gunungnya ada 70.000 lereng yang terbuat dari api, dan setiap belahannya ada 70.000 lembah dari api. Setiap lembahnya ada 70.000 gedung dari api. Dan setiap gedungnya ada 70.000 kamar dari api, setiap kamarnya ada 70.000 ekor ular dan 70.000 kalajengking. Tiap-tiap kalajengking mempunyai 70.000 ekor, setiap ekor ada 70.000 ruas dan setiap ruasnya ada 70.000 entup berbisa.

Diriwayatkan Imam Muslim Nabi saw bersabda:”Sesunguhnya Apimu (api di dunia) adalah 1 : 70 api neraka Jahanam. Mereka berkata : “Ya Rasul, kalau memang demikian, hal itu sudah cukup. “sabda Nabi saw ;”Sesungguhnya lebih panas dari apimu dengan berbanding 69 bagian, semua seperti panasnya apimu.

Ada hadist yang menjelaskan: “Sesungguhnya Jibril mendatangi Nabi Muhammad saw, lalu Nabi Saw bersabda: “Terangkan padaku mengenai sifat panasnya api neraka.” Jibril menjawab, “Sesungguhnya Allah menciptakan neraka, kemudian menyalakan apinya selama 1000 tahun sampai menjadi merah kemudian menyalakannya lagi 1000 tahun sampai menjadi hitam. Dan sekarnag jadilah hitam kelam.

PENGHUNI NERAKA

Bila sudah datang hari kiamat maka pintu neraka akan dibuka, kemudian asap menyembur keluar mengepul di sebalah kanan jin dan manusia ; mengepul disebelah kiri, di wajah, di atas, dan dibelakang mereka. Manakala jin dan manusia memandang kepulan asap mereka lalu berkata sambil berlutut; “Ya Tuhan, selamatkanlah kami……!”
Nabi saw bersabda: “Aku ditunjukan kepada surga, dan aku melihat penghuni terbanyak berasal dari golongan fakir. Kemudian ditunjukkan neraka padaku, dan penduduk terbanyak berasal dari golongan orang-orang kaya dan para wanita.”

Dalam hadist lain disebutkan;”Aku melihat penduduk terbanyak di neraka adalah dari golongan para wanita.”Ada yang bertanya;”Bagaimana mungkin terjadi!” Sabda Nabi saw;”Mereka selalu sibuk dengan perhiasan dan wangi-wangian.”

“Dan kepada orang kafirpun kami berikan kesenangan sementara (didunia), kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruknya tempat kembali.”
Quran surat Al Baqarah : 126.

Dalam sebuah hadist diterangkan: “Pada Golongan Nabi, yang terakhir kali masuk surge adalah Nabi Sulaiman bin Daud as, sebab dia adalah seorang nabi yang memiliki kerajaan. Dan Sahabat Nabi saw yang terakhir kali masuk surge adalah Abdurrahman bin Auf, sebab dia dikaruniai kekayaan dan harta berlimpah. Dalam Hadist lain diterangkan bahwa mereka memasuki surge dengan merangkak.

Kata Nabi Isa Al Masih :”Orang yang paling sengsaran masuk surge adalah para orang kaya.”
Sudah cukup jelaskah ini bagi kita tentang gambaran kondisi neraka, masih adakah keraguan dalam diri kita bahwasanya Allah tidak main-main dengan semua firman-Nya. Neraka memang sudah diciptakan jauh sebelum manusia ada, jadi wajarlah jika sekarang keadaan neraka itu sudah sangat panas dan gelap.

Nabi besar kita Muhammad saw saja ketika diceritakan tentang neraka oleh malaikat jibril yang menjelaskan tentang 7 pintu neraka dan penghuninya, Nabi saw langsung pingsan dan menangis tak henti-henti. Bagaimana dengan kita yang saat ini sudah berada di penghujung jaman, masihkah kita mempertanyakan kebenaran firman-Nya tentang Surga dan Neraka.

ISI TIAP PINTU NERAKA

Yazid Ar-Raqqsyi meriwayatkan dari Anas bin Malik…

Malaikat Jibril datang kpd Rosulullahpada waktu yang tidak biasa dengan raut muka yg berbeda dari biasanya.
Rosulullah bertanya: “Wahai Jibril,kenapa kumelihat raut mukamu berbeda?”

Jibril menjawab:
“Wahai Muhammad, aku datang kepadamu pada saat Allah memerintahkan supaya api neraka dinyalakan. Tidak pantas jika orang yang mengetahui bahwa neraka, siksa kubur dan siksa Allah itu sangat dasyat untuk bersenang sebelum dirinya merasa aman dari ancaman-ancaman itu.”

Rosulullah menjawab: Wahai Jibril..lukiskanlah keadaan neraka itu kepadaku.

Jibril berkata:
“Baik..Ketika Allah swt menciptakan neraka, apinya dinyalakan seribu tahun hingga berwarna hitam pekat, nyala dan baranya tidak pernah padam.”

Rosulullah bertanya;
“Apakah pintu-pintu itu seperti pintu kami?”

Jibril menjawab;
“Tidak. Pintu itu selalu terbuka dan pintu yang satu berada dibawah pintu yang lain. Jarak pintu yang satu dengan pintu yang lain sejauh perjalanan 70 tahun di bumi. Pintu yang dibawahnya lebih panas 70 x lipat dari pintu yg diatasnya. Musuh-musuh Allah diseret ke sana dan jika mereka sampai di pintu itu malaikat Zabaniyah menyambut mereka dengan membawa rantai dan belenggu.

Rantai itu dimasukkan ke dalam mulutnya dan keluar dari duburnya, sedangkan tangan kirinya dibelenggu dengan lehernya, dan tangan kanannya dimasukkan ke dalam dada hingga tembus ke bahu. Setiap orang yang durhaka itu dirantai bersama setan dalam belenggu yang sama, lantas diseret wajahnya tersungkur dan dipukul oleh malaikat dengan palu. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalam neraka."

Rosulullah bertanya, "Siapakah penghuni masing-masing pintu itu?"

Jibril menjawab,

"Pintu yang paling bawah namanya Hawiyah.”

Pintu neraka Hawiyyah ini adalah pintu neraka yang paling bawah (dasar), yang merupakan neraka yang paling mengerikan. Pintu neraka ini ditempati oleh orang-orang munafik, orang kafir termasuk juga keluarga Fir'aun dan penasehatnya. Dalam mitologi Yunani dan Roma neraka ini bernama Tartalus. Nama Tartarus ini juga muncul dalam banyak literatur dan media yang dideksipsikan sebagai penjara gelap yang penuh dengan penderitaan dan siksaan, penuh dengan teriakan kesengsaraan, bunyi cambuk, dan bunyi rantai yang diseret.
Dalam kepercayaan Roma, Tartarus dikelilingi oleh 3 tembok dan sungai bernama Phlegethon. Dijaga oleh monster berkepala 9 Hydra, bersama dengan Tisiphone, seorang Dewi Pembalasan yang akan secara konstan menyiksa orang-orang yang dijaganya. Di tingkatan terdalam Tartarus adalah kurungan untuk para Titan, musuh raksasa dari para Dewa. Teriakan marah mereka akan selamanya terdengar ke seluruh Tartarus.

Sedangkan dalam kepercayaan Yunani, Tartarus digambarkan sebagai neraka yang merupakan kurungan untuk mereka yang berusaha mengancam para dewa. Namun kemudian dijadikan tempat untuk menghukum para pendosa. Sebagai contoh adalah siksaan untuk Tantalus, yakni seorang figur mitologi Yunani ternama yang terkenal karena dihukum atas tindakan mengerikannya memotong anakanya sendiri untuk dikurbankan ke para Dewa. Di Tartarus, ia harus mengalami kelaparan dan kehausan abadi walaupun ia dikelilingi oleh air dan buah-buahan.
Hal ini sebagaimana arti dari firman Allah ;"Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyyah" (QS.Al-Qari'ah :9).

Pintu kedua
namanya Jahim.


Yakni pintu neraka tingkatan ke 6. Di dalamnya ditempati oleh orang-orang musyrik yang menyekutukan Allah.
Hal ini sebagaimana arti firman Allah ini :"Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat" (QS.Asy-Syu'araa :91).

Pintu ketiga
namanya Saqar tempat arang-orang shabi'in.


Merupakan pintu neraka tingkatan ke 5. Di dalam pintu itu ditempati oleh orang-orang yang menyembah berhala atau menyembah patung-patung yang dibuat bangsanya sendiri. Dalam beberapa referensi, neraka ini merujuk pada para pemeluk agama Budha, Hindu, Jaina, Sikhi, Shinto dan kepercayaan menyembah para dewa lainnya. Naraka atau Niraya adalah salah satu gambaran neraka yang didapatkan dari kepercayaan ini. Walaupun gambarannya berbeda-beda tergantung atas kepercayaannya, tapi seperti kebanyakan neraka lainnya, ia adalah tempat paling mengerikan.
Terbagi atas beberapa tingkatan tergantung atas dosa dalam kehidupan, seperti contohnya adalah Maharaurava, yakni sebuah tempat di neraka dimana para roh berdosa dimakan oleh ular iblis bernama Ruru. Kemudian ada juga Kumbhipaka, yakni rumah bagi para roh berdosa yang terus membunuh binatang untuk dimakan. Mereka dihukum dalam minyak panas mendidih sesuai dengan jumlah bulu binatang yang jadi korban mereka.
Tentang neraka ini, Allah telah berfirman yang artinya :"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)" (QS. Al-Mudatstsir : 42)

Pintu keempat
namanya Ladza



Neraka berisi iblis dan orang-orang yang mengikutinya, serta orang Majusi.
Merupakan pintu neraka pada tingkatan nomor 4.
Di dalamnya ditempati Iblis laknatullah beserta orang-orang yang mengikutinya dan orang-orang yang terbujuk rayuannya. Majusi adalah suatu agama atau kepercayaan yang mengagungkan api sebagai sesembahan atau Tuhan mereka. Kemudian orang-orang Majusi pun ikut serta menempati neraka Ladza ini. Mereka kekal bersama Iblis di dalamnya.

Dalam hal ini Allah telah berfirman :
Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak". (QS. Al-Ma'arij : 15).

Pintu kelima
namanya Huthamah tempat orang-orang Yahudi.


Merupakan pintu neraka pada neraka tingkatan ke 3. Di dalamnya ditempati oleh orang-orang Yahudi dan para pengikutnya. Pintu neraka Huthamah ini, tingkatannya di atas pintu neraka Ladza yang dihuni para Iblis.
Tentang neraka Huthamah ini, Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an :
"Dan tahukah kamu, apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan". (QS. Al-Humazah : 5-6).

Pintu keenam

 namanya Sa'ir

Di dalamnya ditempati oleh orang-orang Nashrani dan para pengikutnya. Dalam kepercayaan umat kristiani neraka ini bernama Dante. Sumber literatur didasarkan beradasarkan Syair oleh Dante Alighieri, seorang penyair Italia ternama di Abad Pertengahan. Ia mendeskripsikan neraka Dante memiliki 9 lubang siksaan yang dikelilingi sebuah sungai bernama Acheron.
1. Lubang pertama adalah Limbo, yakni rumah bagi mereka yang tidak beagama dan tidak berdosa.
2. Lubang kedua adalah tempat dimana para roh yang berdosa karena nafsu (lust) ditiup oleh angin kencang.
3. Lubang ketiga bagi mereka yang rakus dan serakah untuk selamanya hidup dalam bentuk lendir menjijikkan (slime).
4. Lubang keempat berisikan 2 grup pendosa, yaitu mereka yang menimbun uang dan mereka yang berfoya-foya, di sana mereka harus bertarung satu sama lainnya.
5. Kemudian mereka yang selalu marah dalam hidupnya akan berada di lubang kelima dan bertarung di sungai Styx, tidak pernah lagi merasakan kebahagiaan.
6. Lubang keenam adalah untuk mereka orang sesat yang dikunci dalam makam api.
7. Lubang ketujuh untuk mereka yang suka kekerasan. Di lubang ketujuh ini, ada berbagai siksaan yang harus dialami dimulai dari para roh dikutuk untuk selamanya dikejar anjing gila, disambar petir, hidup dalam gurun api, dan banyak lainnya.
8. Lubang kedelapan adalah untuk mereka para penipu dimana kepala mereka akan diputar ke belakang, disiksa cambuk, ditimbun dalam kotoran, dibakar dengan timah panas, diceburkan ke sungai mendidih, digigit ular, dipotong-potong, atau menderita penyakit
9. Lubang terakhir adalah rumah bagi mereka yang para pengkhianat untuk mengalami siksaan terdingin dan kesendirian, dalam lubang ini dapat ditemukan berbagai tokoh ternama dalam Alkitab seperti Cain, Cassius, Brutus, dan Judas. Di tengah-tengah nereka, Satan akan terlihat sedang memakan mereka.
Mengenai neraka ini, Allah Ta'ala telah berfirman :"Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)".(QS. Al-Insyigaq : 12).

Jibril kemudian terdiam karena merasa segan kepada Rasulullah Saw.
kemudian Rosulullah bertanya,
"Kenapa engkau tidak memberitahukan penghuni pintu yang ketujuh?"

Pintu Neraka ketujuh
Jibril menjawab, "Namanya pintu neraka Jahanam. Merupakan pintu neraka yang paling atas (pertama).
Di dalamnya berisi umatmu yang melakukan dosa-dosa besar dan tidak tobat sampai mereka meninggal dunia."

Rosulullah pingsan mendengar penjelasan Jibril tsb.
Jibril meletakan kepala Rosulullah di pangkuannya sampai Beliau sadar kembali.
Rosulullah bersabda:
"Betapa besar cobaan yang menimpaku dan aku merasa sangat sedih.
Jadi, ada di antara umatku yang akan masuk neraka?"

Jibril menjawab,
"benar, yaitu umatmu yang mengerjakan dosa-dosa besar.

Kemudian Rasulullah saw. menangis, dan Jibril pun juga ikut menangis. Rasulullah Saw. lantas masuk ke rumahnya dan menyendiri. Beliau hanya keluar rumah jika hendak mengerjakan shalat dan tidak berbicara dengan siapa pun. Dalam shalat beliau menangis dan sangat merendahkan diri kepada Allah Ta’ala.

Dalam Al-Qur'an, Allah telah mensifati neraka Jahannam sebagai berikut :"Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi gunung".(QS. Al-Mursilat : 32)

"Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya.
(QS. Al-Hijr : 43)

Dari Hadits Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari Ku.

Lalu dalam kehidupan nyata, siapakah orang-orang ini? Apa cirri-ciri pada diri mereka dan apa saja dosa besar yang mereka lakukan sehingga mereka menerima siksa api nereka Jahanam. Janganlah sampai kita menjadi salah satu dari mereka karena kesalahan dan kelalaian kita selama di dunia.

Dalam beberapa firman-Nya Allah swt sering menyebut-nyebut segelintir orang yang akan di masukkan ke dalam neraka Jahanam.
1. Orang yang mendapat petunjuk tapi ia berbuat sesat

“Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesat maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahannam. Tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya."
surat 17:97

Orang ini selama di dunia telah menerima petunjuk/hidayah dari Allah melalui mata bathinnya, mereka memiliki kelebihan yang tidak dimiliki manusia pada umumnya. Ilmu dan pemahaman mereka sangat tinggi tentang ilmu agama, tetapi sayangnya mereka menggunakannya bukan untuk berjalan dijalan kebenaran, sebaliknya mereka menggunakannya dengan bersekutu dengan bangsa syaitan untuk mendapatkan kesenangan dunia. Beberapa diantara mereka adalah para tukang tenun, tukang sihir, dukun, paranormal, pembaca nasib dan peruntungan. Mereka bekerjasama dengan syaitan untuk mengelabui manusia lain yang berusaha mencari jalan kebenaran, justru diselewengkan pada jalan kesesatan. Itulah imbalan Jahanam yang seimbang dengan kejahatan yang mereka lakukan.

2. Orang yang tidak menggunakan mata, telinga dan hatinya untuk berjalan di jalan Allah swt

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari bangsa jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakan untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi ) tidak dipergunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu bagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS. Al A’raf:179)

Orang ini adalah yang selama hidupnya di dunia pernah menjadi memeluk agama islam dengan erat, ia shalat dan berpuasa di bulan Ramadhan, namun ditengah perjalanan mereka tersesat atau mereka berbalik arah lalu berubah menjadi murtad. Kesenangan dunia membuat mereka lalai dan berbalik menyembah sekutu allah swt, ma

Ini barulah satu contoh siksaan terberat bagi orang yang menyia-nyiakan rahmat dari Allah swt, karena ini adalah termasuk golongan dosa besar yang tidak diampuni. Masih ada banyak lagi siksaan bagi kaumnya nabi Muhammad saw kelak, karena dalam neraka Jahanam masih ada 70.000 tempat lagi yang memiliki karakteristik sifat berbeda seperti tukang fitnah, penzina, penipu, perampok, pemakan harta anak yatim, pembunuh, pencuri dan diantara yang paling banyak diantaranya adalah berasal dari golongan orang kaya kikir dan perempuan pendosa. Berapa lama mereka akan menerima siksaan adalah tergantung banyaknya dosa yang dilakukan selama di dunia. Jika sudah seimbang jumlah dosa dengan siksaan di neraka barulah mereka dimasukan ke dalam surge dalam keadaan hina dan susah payah.

Kesimpulan:

Maka di dalam neraka kelak akan terdapat banyak manusia dan jin yang dimasukkan ke dalam pintu sesuai kelompok dosa yang mereka kerjakan. Tidak hanya mencakup neraka-nya orang islam yaitu Jahanam tetapi juga semua golongan umat manusia yang memeluk agama dan kepercayaan lain. Karena sesungguhnya sangat luas dan besarnya neraka itu mampu menampung berapapun manusia yang ada di bumi ini sejak dari jaman nabi hingga sekarang. Mampukah nalar dan akal manusia mencapai luasnya nereka? Hanya Allah swt yang tahu persisnya luas nereka tersebut.
Inilah yang menjadi penyebab mengapa bangsa syaitan berjuang sekuat tenaga menyesatkan umat islam dari agama islam, sesungguhnya agar kelak mereka menjadi orang musyik yang akan ditempatkan di pintu neraka lantai 2, yaitu yang panas apinya jauh lebih panas dari api di lantai 4, pintu nereka yang mereka tempati. Dan ini juga sebabnya mereka membiarkan para pemeluk agama penyembah patung berada dalam kesesatannya, karena posisi neraka kaum ini juga masih lebih panas daripada api dilantai 4. Subhanallah.
Lalu adakah dalam ajaran agama lain yang bisa memberikan penjelasan rinci mengenai neraka sebagaimana Al quran dan hadist di atas.

Source:Nuurislami.blogspot.com

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar