Minggu, 17 Mei 2015

GEGER, WASHINGTON KEKERINGAN

Sebuah berita menggemparkan datang dari negeri adikuasa sana, sebuah negara maju yang diklaim tidak akan pernah mengalami kelumpuhan, maka kali ini mereka harus menanggung derita sama halnya yang terjadi di negeri-negeri berkembang, kekeringan atau kekurangan pasokan air bersih. Sungguh sebuah ironi, jika kekeringan sudah menjadi hal biasa di negeri kita, bagi mereka ini adalah bencana besar. Sebuah fakta menunjukkan bahwa di Washington, tempat Obama saat ini menetap hanya mengandalkan salju sebagai sumber air bersihnya, negara ini tidak punya sumber air tanah? Berikut cuplikannya.

REPUBLIKA.CO.ID, SEATTLE -- Gubernur negara bagian Washington Jay Inslee menetapkan status darurat kekeringan. Dalam pernyataan yang disampaikan di Olympia, Ibu Kota Provinsi tersebut, Inslee mengatakan bahwa kekeringan semakin parah dalam beberapa pekan belakangan.

"Diperkirakan akan semakin memburuk pada musim panas yang akan tiba," katanya.

Pernyataan darurat itu akan diikuti oleh pencairan dana serta penyaluran air ke tempat-tempat yang membutuhkan.

Ia menjelaskan penyebab utama kekeringan di Washington karena timbunan salju di musim dingin tak terlalu banyak. Biasanya, sisa timbunan salju akan mencair dan mengaliri sungai dan danau. Air itu pada akhirnya akan menjadi bahan baku air bersih. Namun, untuk tahun ini timbunan hanya 16 persen dari jumlah rata-rata timbunan salju.

"Kita kekurangan salju. Kami menyebutnya kekeringan salju," katanya.

Washington, yang dikenal sebagai negara Lestari karena hutan-hutan yang terjaga karena hujan salju yang lebat, adalah salah satu negara bagian di barat yang berjuang melawan kekeringan.

California juga mengalami kekeringan terburuk karena timbunan salju di gunung yang biasanya memasok sepertiga kebutuhan air setempat, saat ini berada di titik paling rendah. Darurat kekeringan juga dinyatakan di beberapa bagian Oregon dan Nevada.

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar