Kamis, 14 Juni 2012

Proyek Pegasus, Misi Rahasia Perjalanan Waktu

Kebanyakan ilmuwan mengatakan bahwa perjalanan waktu tidak mungkin dilakukan, sementara seorang pengacara di Washington mengklaim dirinya sebagai penjelajah waktu dan melakukannya puluhan kali sebagai bagian dari proyek rahasia Perang Dingin. Kali ini, saya akan membawa Anda sedikit berhayal walaupun kedengarannya berita ini seperti benar-benar terjadi. Saya sendiri masih mengkategorikan Sain Fiksi, yang mungkin pada saatnya nanti (berharap) akan berubah menjadi sains nyata. Seperti yang akan diungkapkan Andy dalam buku terbarunya nanti, dimana mereka mengaku sebagai salah satu dari 140 orang anak pertama dunia yang melakukan perjalanan waktu. Di artikel lalu saya juga sudah menyinggung soal konspirasi teleport Obama, yang dikabarkan sudah dua kali memasuki pintu ruang waktu. Kali ini kesaksian Andrew D.Basiago muncul lagi ke publik yang diberitakan acara TV “Fringe” melalui KomoNews 29 September 2012. 

 Perjalanan Waktu Dibawah Kendali Proyek Pegasus

 Pencarian kebenaran Proyek Pegasus dimulai pada tahun 1968 oleh Andrew D. Basiago ketika dia menjadi peserta dalam program eksplorasi ruang waktu milik pemerintah Amerika, yang disebut Proyek Pegasus. Perjalanan waktu Perjalanan waktu / Credit: saretta1.deviantart.com Proyek Pegasus adalah proyek rahasia yang berhubungan dengan program pertahanan, penelitian dan pengembangan di bawah Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), di mana departemen pertahanan ini secara teknis mencapai perjalanan waktu dalam eksperimen Philadelphia. Proyek Pegasus diluncurkan pemerintah AS untuk melakukan penginderaan jauh dalam perjalanan waktu, sehingga informasi yang dapat dipercaya tentang peristiwa masa lalu dan masa depan dapat diberikan kepada Presiden Amerika Serikat, termasuk komunitas intelijen dan militer. Jadi sifatnya hanya penginderaan, tidak bisa mengubah sejarah yang ada. Pada saat itu, dinyatakan adanya 140 orang anak sekolah di Amerika yang secara diam-diam terdaftar di Proyek Pegasus, dan akan terus terlibat dalam perjalanan waktu ketika mereka tumbuh dewasa dan tetap melanjutkan untuk melayani negara sebagai generasi pertama dari Chrononauts (istilah yang digunakan untuk menyebutkan penjelajah waktu dengan misi rahasia dan identitas berbeda). 

Andy, Penjelajah Waktu Pertama 

Andy adalah anak pertama yang memasuki mesin teleportasi dan salah satu dari penjelajah waktu yang pertama, nantinya diceritakan dalam buku yang akan segera dirilis ‘Once Upon a Time in the Time Stream: My Adventures in Project Pegasus at the Dawn of the Time-Space Age‘. Tapi sampai sekarang kabarnya buku ini masih belum rilis. Pada tahun 1968, dia memutuskan bahwa suatu hari nanti akan menceritakan kisah nyata tentang pengalaman perjalanan waktu yang dilakukan pada Proyek Pegasus, dan mengungkapkan kepada dunia bahwa pemerintah Amerika telah membuat teknologi teleportasi yang jika dipublikasikan akan merevolusi transportasi di seluruh planet. Saat ini, Andy yang menjabat sebagai Ketua Tim Proyek Pegasus sedang melobi pemerintah Amerika untuk mengumumkan tentang adanya perjalanan waktu. 

Di bawah kepemimpinan Andy, misi Proyek Pegasus untuk memimpin kampanye terhadap hukum, politik, dan budaya agar mendesak pemerintah Amerika untuk segera mengungkapkan kemampuan teleportasi, sehingga teknologi revolusioner ini dapat digunakan untuk kemanusiaan pada abad ke-21. Andy membayangkan sebuah dunia di mana teleportasi akan menggantikan bandara, transit ‘Real Time’ antara penghubung teleportasi utama di seluruh dunia sehingga membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih cepat, lebih mudah, lebih aman, dan lebih murah. Klasifikasi dan penggunaan teleportasi milik pemerintah AS juga dapat mengubah lingkungan, mencegah miliaran ton polusi yang disebabkan transportasi konvensional yang merusak atmosfer setiap tahun. Proyek Pegasus yang baru mengundang banyak orang untuk bergabung dengan Andy dalam pencarian yang mengantarkan manusia memasuki Zaman Ruang Waktu.

 Andrew D. Basiago Lakukan Perjalanan Waktu Puluhan Kali Dalam berita yang dimuat Komonews 29 September 2012, sekali lagi…

 Andrew Basiago (seorang pengacara di Vancouver Washington) mengaku telah bepergian secara fisik dalam perjalanan waktu. Hal itu sudah dilakukannya selama lebih dari 40 tahun yang lalu. Saat ini Basiago berada dalam misi untuk mengungkapkan Proyek Pegasus yang ditutupi pemerintah Amerika Serikat selama 40 tahun. Dalam misi ini, Basiago mengatakan dirinya memasuki ruang teleportasi puluhan kali. Dia memiliki seluruh cerita, ratusan fakta, dia bisa memberitahu personel yang sedang berada di lokasi dan yang perangkat perjalanan waktu yang sedang mereka digunakan. Dia mengatakan bahwa Proyek Pegasus adalah nyata. Perjalanan waktu sudah dimulai ketika dia masih kecil, ketika dirinya memasuki program resmi pada musim gugur 1969 saat duduk di kelas tiga (berusia 7 tahun). Dia mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu dari 140 anak-anak dan 60 orang dewasa (termasuk ayahnya) yang tergabung dalam misi penjelajahan waktu, orang-orang yang pertama memasuki ruang waktu. 

Ketika itu, Basiago dan ayahnya melompat melalui bidang energi, dan tampaknya bergerak sangat cepat tapi ada juga sebuah paradoks. Dalam acara TV “Fringe” pernah ditayangkan adegan yang sama sekitar dua tahun lalu. Apakah ini kebetulan? Paradoks, klaim ilmiah, cerita luar biasa dan pertemuan di Bumi dan Mars, termasuk pertemuan Barack Obama saat dia masih kecil. Basiago juga mengatakan bahwa dia sudah enam kali melakukan perjalanan waktu ke Teater Ford pada hari Presiden Lincoln ditembak, tapi dia tidak melihat hal itu terjadi. Bahkan dia juga melihat Presiden Lincoln pada kesempatan yang lain. Salah satu bukti, dia berpakaian seperti anak laki-laki yang memegang trompet di di Gettysburg Address. Sebuah foto terkenal yang diambil hari itu membuktikan bahwa hal itu benar, ini satu-satunya bukti visual yang tersedia, tidak ada yang lain. Pengalaman perjalanan waktu yang diungkapkan Basiago sangat berbeda dengan teleportasi Protrayed seri “Star Trek”, dia menganggap bahwa semua itu salah. Jika seseorang tiba melalui teleportasi kuantum seperti pada metode Star Trek, maka dia bisa langsung mati. Terowongan yang digunakan Basiago membuka ruang waktu seperti gelembung sabun yang ditiup anak-anak. Ketika gelembung itu ditutup, penjelajah waktu kemudian berpindah ke tempat lain di muka bumi. Beberapa orang mengatakan bahwa Basiago masih mengikuti misi perjalanan waktu, tapi yang lain berpendapat bahwa dia menempatkan reputasi yang beresiko tinggi dengan mengklaim bahwa perjalanan waktu bukan fiksi ilmiah, dia telah membuktikannya. 

Mungkinkah Kita Memasuki Zaman Ruang Waktu?
 Menurut saya, jikalau cerita Andy dan Basiago benar, akan sangat sulit sekali diungkapkan. Ini seperti keputusan berat dan bisa menjadi serangan balik bagi bisnis dan pemerintah. Anda bisa bayangkan, berapa banyak industri transportasi, termasuk aerospace akan mengalami kebangkrutan. Belum lagi bisnis bahan bakar bumi yang dikatakan paling besar menggarap keuntungan, dari mana pengganti pemasukan negara-negara kaya? Semua itu belum termasuk ancaman pertahanan, jika teleportasi benar-benar terbuka, negara-negara musuh akan sangat mudah menyerang Amerika melalui teleportasi. Rudal anti udara tidak akan ada artinya jika musuh sudah langsung memasuki wilayah kota melalui teleportasi, jelas sangat mengancam industri militer AS yang dikabarkan membawa keuntungan besar dari hasil penjualan senjata. Teleportasi seperti yang disebutkan diatas tidak akan mengubah sejarah, hanya berupa pencitraan. Ini sama seperti seorang spritualis yang menerawang ke waktu sebelumnya, bedanya hanya tidak membawa fisik hanya pandangan dan fikiran mereka yang melihat. Dan akhirnya proyek rahasia Pegasus akan tetap menjadi misteri, benarkah teknologi perjalanan waktu sudah ditemukan? http://cutpen.com/

Artikel Terkait: