Jumat, 14 Januari 2011

10 Program Berbahaya Freemasonry (Yahudi) Untuk Menguasai Dunia


Program Pertama dinamakan “Takkim”, yaitu:

1. Pada masa Isa ‘alayhis salam
Orang-orang Yahudi dengan segala tipu daya ingin membunuh Nabi Isa ‘alayhis salam diantaranya fitnahan keji “ingin menjadi Raja Yahudi” yang disampaikan pada penguasa Romawi. Tetapi Allah Subahanahu wa Ta’ala menyelamatkan Nabi Isa ‘alayhis salam dan sebagai gantinya Yudas tersalib di Golgota. Maka setelah tiadanya Nabi Isa ‘alayhis salam, Yahudi berusaha menghancurkan ajaran yang sudah disebarkan dengan “Takkim” yaitu: * Merusak ajarannya yang ada seperti menghalalkan yang haram dan sebaliknya (di Injil sekarang, yang sebelumnya hanya terdapat kata babi yang aslinya haram kemudian diubah menjadi babi hutan, di Islam, kaum liberalis, mengatakan jilbab hanya sebuah budaya, khomr (alkohol) halal bagi yang tinggal di suhu udara yang dingin dan masih banyak lainnya).
* Merusak akidah dengan doktrin Trinitas (untuk Kristen, adapun Islam adalah keyakinan Allah Ta’ala ada di mana-mana [termasuk pada sebuah patung/batu? Sehingga boleh disembah?], ada di hati, menyatu dengan hamba-Nya dan masih banyak lainnya)
* Merusak Injil yang ada dengan Injil palsu
* Saul (Paulus) dijadikan tandingan Nabi Isa ‘alayhis salam


2. Pada Masa Islam

* Pada masa Rasulullah orang-orang Yahudi memupuk Munafiqin dan Muhadin. Mereka diantaranya berusaha menfitnah istri Nabi, mengacaukan ajaran Islam, memecah belah kaum Anshor dan Muhajirin.
* Memecah belah Ali radhiyallahu ‘anhu dan Muawiyah radhiyallahu ‘anhu sehingga Ummul mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha turun tangan.
* Membuat ratusan hadist-hadist palsu, memasukkan dongeng Israiliyat merubah penafsiran Al-Quran dan sebagainya (salah satunya hadits yang berbunyi : “Hubbul wathan minal iiman” yang artinya cinta tanah air merupakan bagian dari iman)
* Mendangkalkan aqidah umat dengan filsafat Yunani sehingga timbul aliran kerahiban, tarikat sufi, mu’tazilah dan sebagainya. Maka datanglah filsuf-filsuf Islam yang menguraikan akidah Islam dengan jalan filsafat Yunani, menuruti pikiran Aflatun (Plato), Aristun (Aristoteles) dan lainnya.
* Membuat lembaga pendidikan Islam yang dipimpin seorang alim didikan Freemasonry yang menafsirkan Al-Quran dan Al-Hadist dengan alam pikiran Freemasonry
* Menghidupkan sunnah-sunnah jahiliah dengan alasan melestarikan adat istiadat nenek moyang (di Indonesia biasa diistilahkan dengan “kearifan lokal”).
* Menjadikan Islam supaya tasyabbuh (mencontoh) dengan Nasrani dan agama lain, diantaranya dengan memasukkan bentuk nyanyian Gereja ke Masjid, ulang tahun dan sebagainya

Program Kedua dinamakan “Shada” yaitu;

* Membentuk agama baru dan agama tandingan di seluruh dunia. Salah satunya yaitu di India ketika Islam bangkit untuk kembali ke Al-Quran dan Hadist dan mengobarkan Jihad fisabilillah, pihak penjajah Inggris bekerja sama dengan Freemasonry mendirikan gerakan anti Jihad. Antara lain yaitu dengan menggalakkan sufi dengan perantara ulama bayaran anggota Freemasonry. Ditunjuknya seorang Freemason “Mirza Ghulam Ahmad”, ia mendakwakan dirinya sebgai Nabi akhir zaman, Budha Awatara, Krisna, dan semacamnya. Rabithah Alam Islami yang bersidang di Makkah 14-18 Rabi’ul Awwal 1394 memutuskan bahwa Ahmadiyah itu bukan Islam dan berkaitan dengan Zionisme.
* Dan kasus-kasus “aliran sesat Islam” yang beredar di Indonesia seperti sholat dua bahasa, dan lainnya, kemungkinan besar berkaitan dengan program Freemasonry

Program Ketiga dinamakan “Parokim”, yaitu;

* Membuat gerakan yang bertentangan untuk satu tujuan (cermati LSM-LSM beraliran “kiri” yang bertentangan secara ideologis dengan LSM-LSM “kanan”, dari mana mereka mendapat dana gerakannya). Mengembangkan Freemasonry lokal dalam suatu negara dengan nama lokal, tetapi tiada lepas dari asas dan tujuan Freemasonry. (Pertimbangkan Opus Supremus, Rotary Club, Lions Club, JIL, Asia Foundation, Paramadina, Wahid Institute dan sebagainya.)
* Mendukung teori-teori bertentangan. (Cek kelahiran Komunisme dan Fascisme, teori linguistik Behaviourisme dan Transformative-Generative dan lain-lain)
* Membangkitkan khurafat dan menyiarkan teori Sigmund Freud (psikologi yang dikembangkan dari naluri sex) [lihat http://www.suara-islam.com/news/kajian-dan-dakwah/freemasonry/756-mengungkap-doktrin-yahudi-dalam-ilmu-psikologi], dan Charles Darwin (evolusionisme yang banyak dibantah oleh kalangan beragama, dari Islam misalnya Harun Yahya dengan berbagai bukunya, dari Kristen misalnya Caryl Matrisciana dan Roger Oakland dengan bukunya THE EVOLUTION CONSPIRACY: REVEALING THE HIDDEN AGENDA TO DECEIVE MANKIND) sehingga antara antara Ilmu pengetahuan dan agama bersaing, kalah mengalahkan. (cek misalnya dalam novel Dan Brown, ANGELS AND DEMONS)

Program Keempat dinamakan “Libarim”, yaitu;

* Melenyapkan etika klasik yang mengekang pergaulan muda-mudi, termasuk melalui penyebaran kebebasan seksual
* Menghapus hukum yang melarang nikah antar-agama untuk menurunkan generasi bebas agama (Salah satu program JIL, Jaringan Islam Liberal)
* Pengambangan pendidikan seks di sekolah-sekolah
* Persamaan hak antara laki-laki dan perempuan dalam hal “kedudukan waris” dan “pakaian” (salah satu program JIL)
* Menggembalakan pemuda-pemudi ke dunia khayali, dunia musik, dan narkoba. (Pertimbangkan dunia ketenaran dan keartisan.) Serta membuat bet (bait, dari asal bahasa Arab) satan (rumah setan) untuk menampung pemuda-pemudi kedalamnya. (cermati beberapa diskotik peredaran narkoba dan miras, diskotik tempat mencari mangsa untuk anggota Gereja Setan yang pernah menggegerkan Jakarta dan Manado.)
* Mengorganisir kaum lesbian, gay, (ingat lagi insiden yang dilakukan oleh unsur mahasiswa IAIN Semarang) Lutherian serta pengakuan hak mereka dalam hukum. (cermati komentar-komentar oleh aktivis LSM dan HAM yang membela mati-matian kepentingan mereka)

Program Kelima dinamakan “Babill’, yaitu;

* Yakni memupuk asas kebangsaan setiap bangsa dan menjaga kemurnian bangsa Yahudi. (Paham nasionalisme? Yang dilakukan apakah harus demi Negara/Bangsa? Di manakah ucapan “Lillahi”, demi Alloh atau demi Agama Islam untuk apa yang kita perjuangkan? Ada perbedaan mendasar, di mana niat untuk memperjuangkan lahan medan dakwah Islam di Negara yang ada itu, untuk Alloh ataukah untuk selain Alloh [thaghut])

Program Keenam dinamakan “Onan”, yaitu;

* Mengekang pertumbuhan bangsa Goyim (orang selain Yahudi) [pertimbangkan kembali program KB bagi anda umat Islam, dan ingatlah sebuah hadits yang menyuruh muslimin-muslimat untuk mempunyai keturunan yang banyak agar kelak bisa dibanggakan Nabi Muhammad diantara umat nabi-nabi yang lain. Baca sebuah buku kecil berjudul UPAYA MUSUH MENGHANCURKAN ISLAM MELALUI KELUARGA karya Sa’duddin as Sayyid Shalih untuk mengetahui busuknya program KB, termasuk hasil riset di Negara-negara barat.
* Menyuburkan perempuan-perempuan Yahudi menjadi “peridi” (istilah subur bagi wanita). (sungguh terbalik dengan Negara kita misalnya, yang begitu giat mendukung program KB.)

Program Ketujuh dinamakan “Protokol”, yaitu;

* Protokol khusus untuk program bangsa Yahudi dalam Suhyuniah (zionisme) yang dimulai dengan pengantar protokol.
* Isi protokol adalah tentang rencana Yahudi untuk menguasai dunia, diantaranya peghancuran ekonomi suatu negara, penghancuran moral suatu bangsa dan banyak lagi. Dengan program protokol bangsa Yahudi dapat menjadi penguasa ekonomi dunia, pengatur Politik dan penerangan dunia

Program Kedelapan dinamakan “Gorgah”, yaitu;

* Untuk merusak para pemimpin negara, ulama dan partai, mereka harus dijerumuskan dalam pasar seks dengan seribu satu jalan. Pepatah Yahudi mengatakan”jadikanlah perempuan cantik untuk alat suatu permainan siasat (politik).”
* Membuat jerat dan jala seks bagi seseorang yang terhormat. Jika namanya disiarkan sehingga kehormatannya jatuh.
* Menyebarkan agen Kasisah, yaitu intel Fremasonry untuk menghancurkan martabat lawan di tempat-tempat maksiat.
* Mendirikan gedung perjudian terbesar dan modern. (Las Vegas?)
* Melemahkan pasukan lawan dengan perempuan dan obat khusus. (Cek masalah vaksinasi yang tidak menyelesaikan masalah tapi justru mengakibatkan masalah kesehatan, atau fluoride yang tidak hanya membuat gigi kuat tapi juga membuat bodoh, menurut pakar-pakar kesehatan barat, MSG dan lainnya)

Program Kesembilan dinamakan “Plotisme”, yaitu;

* Mendidik alim ulama Plotis yang pahamnya terapung ambang. (Ustadz gaul yang ganteng, wangi, dan bersuara merdu, yang mengomentari secara positif tayangan khurafat bersampul “hidayah” apakah termasuk golongan ini?)
* Alim ulama plotis itu disebarkan sebagai tenaga pengajar di sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga Islam (sadar atau tidak sadar).
* Alim ulama Plotis harus diangkat menjadi anggota kehormatan Freemasonry

Program Kesepuluh dinamakan “Qornun”, yaitu;

* Orang-orang yang terpilih yang berbahaya bagi Freemasonry didukung agar menjadi kaya sehingga bergelimang harta, tetapi akhirnya diperas secara halus oleh suruhan Freemasonry
* Memberi dana pendidikan bagi pendidikan agama dalam hal berniaga, bertani, dan sebgainya sehingga mereka sibuk dalam keduniaan.
* Lawan-lawan Freemasonry agar terjerat riba dan bank Freemasonry
* Menghasut dan memberi jalan dengan berbagai cara agar para pejabat bank diluar bank Yahudi melakukan korupsi sehingga bank tersebut hancur dan kelak bank itu dibantu oleh bank Freemasonry dengan ikatan yang kuat. Bank itu akan bersiri kembalio dengan tujuh puluh lima persen modal Yahudi. Kemudian pemimpin bank dan karyawan tersebut diberi ajaran Freemasonry dan menjadi anggotanya

Diambil dari berbagai sumber

Artikel Terkait: