Kamis, 27 Januari 2011

BERAPA PESANGON SEORANG CEO GOOGLE?


KOMPAS.com — Mantan Chief Executive Officer (CEO) Google Inc Eric Schmidt baru saja diberi "pesangon" sebagai ucapan terima kasih atas jasanya mengurus Google Inc selama ini. Hal itu disampaikan pihak Google, Senin (24/1/2011) di sela-sela proses pengurusan dokumen legalnya.

Pesangon tersebut bukan uang tunai. Tambahan hak kekayaan yang akan diberikan kepada Eric Schmidt tanggal 2 Februari 2011 tersebut berupa stock option, tambahan hak kekayaan (equity) senilai 100 juta dollar AS.Sesuai dengan dokumen legal yang dilaporkan ke Security Exchange Comission, minggu lalu, Schmidt sesungguhnya telah mengantongi saham Google sekitar 9,2 juta dollar AS per 31 Desember 2010. Jumlah itu setara dengan 2,9 persen saham Google secara keseluruhan dengan hak suara 9,6 persen saja.

Sebelumnya, Schmidt berencana menjual 534,000 saham kelas A miliknya. Jika dia benar-benar akan melakukan itu, dia masih menyisakan sekitar 9,1 persen hak suara di Google. Harga saham Google Inc terakhir 613,15 dollar AS per lembar.

Dengan pemberian equity (stock option) baru ini Google sesungguhnya mengakui kinerja Schmidt dengan cara mengangkat nilai brand Google sekaligus menambah kekayaan pribadi Schmidt. Bisa dikatakan ini taktik yang bagus dari Larry Page, pendiri Google, yang kini mengambil alih posisi CEO Google.

Schmidt sendiri masih akan tetap di Google sebagai executive chairman. Selama 10 tahun di Google sejak menjadi CEO tahun 2001, Eric memang berperan sekaligus sebagai mentor bagi dua pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Kini muridnya mungkin siap beraksi sendiri.

Nah klo seperti ini kinerja SBY, ya wajar aja dia minta naik gaji, mau naik berapapun monggo. lah ini korupsi aja masih merajalela, markus ada dimana-mana, uang negara banyak lari keluar negeri, fungsi negara gak jalan, tidak ada keamanan investasi, harga bahan pokok naik semua, banyak rakyat mati kelaparan, ya dimana letak urat saraf malunya ya. Harusnya kenaikan gaji atau tunjangan acuannya adalah kinerja, klo kerjanya aja sama dengan nihil, ya ngapain ada presiden merengek minta naik gaji pula. Ini sebenernya SBY bener-bener mau naik gaji atau upaya pengalihan isu aja dari kasus si gayus. Aya-aya wae....

Artikel Terkait: