Senin, 19 November 2012

Protes Serangan Gaza, Anonymous Serang Ribuan Website Israel

YERUSALEM (Berita SuaraMedia) - Kelompok Para hacker internasional Anonymous merilis sebuah pernyataan melalui video pada Sabtu (17/11/2012) yang di tampikan di Youtube bahwa Anonymous mengatakan bahwa serangan terhadap situs Zionis Israel mencapai 10.000, sebagai balasan atas agresinya ke Gaza yang melanggar hak asasi manusia. "Salam kepada warga dunia, ini adalah Anonymous. Telah menjadi perhatian kami bahwa pemerintah Zionis Israel berulang kali telah mengabaikan peringatan tentang pelanggaran hak asasi manusia, mematikan internet di Israel dan menganiaya warganya sendiri dan mereka yang berada di negara-negara tetangganya. November 2012 akan menjadi bulan untuk dikenang bagi pasukan pertahanan Israel dan pasukan keamanan internet," kata Anonymous. 

"Kami akan menyerang setiap dan seluruh situs-situs yang kami anggap berada di Cyberspace Israel sebagai pembalasan atas penganiayaan terhadap orang-orang di Gaza dan area lainnya." Anonymous mengungkapkan bahwa jumlah situs-situs Israel yang diserang diperkirakan 10.000 pada pukul 09:00 pagi waktu pasifik. Situs-situs yang telah diserang di antaranya adalah situs milik Kementrian Luar Negeri Israel, www.mfa.gov.il, dan Bank Jerusalem, www.bankjerusalem.co.il, dan perusahaan-perusahaan swasta milik Zionis. "Serangan lebih jauh terhadap rakyat Gaza, rakyat Palestina atau kelompok lainnya akan dianggap sebagai pelanggaran," kata Anonymous. Anonymous dalam pernyataannya juga mengajak para anggota Anonymous untuk melakukan protes serupa terhadap pemerintah Israel. "Saudara dan saudari Anonymous, kami mendesak kalian untuk memprotes pemerintah Israel dan segala yang berhubungan dengan kekuatan musuh," katanya. Anonymous tidak mendukung kekerasan oleh IDF atau Palestinian Resistance/Hamas. Perhatian kami ialah anak-anak Israel dan wilayah Palestina, serta hak-hak orang-orang di Gaza untuk tetap bisa mendapatkan jalur komunikasi terbuka dengan dunia luar," tulis anonymous, seperti dilansir dari NBC News, Namun serangan anonymous terhadap situs yang lebih besar, seperti Pemerintah Israel dan situs militer yang menjadi target sasaran ternyata kurang berhasil. Meski situs resmi pemerintah Tel Aviv tidak bisa loading, tapi situs Presiden Israel masih bisa diakses, namun responnya lambat. (oz/ah)

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar