Jumat, 22 Februari 2013

Ngeri, Lebih dari 100juta Warga AS Kena Penyakit Kelamin Menular

AS sebagai negara yang terkenal dengan pergaulan bebasnya akhirnya menuai hasil. Dilansir dari Huffington Post pekan ini, dari laporan CDC (pusat Pengendalian Penyakit) AS menunjukan saat ini total ada 110.197.000 kasus penyakit menular seksual di AS, baik yang sudah lama atau baru terjangkit. Dan yang mengerikan lagi, setengah dari mereka yang terjangkit berusia antara 15 hingga 24 tahun. Puluhan juta kasus baru penyakit kelamin menular muncul setiap tahun.


Penyakit human papillomavirus atau HPV, virus yang bisa memicu kanker, mencakup 71 persen dari jumlah penderita. Sisanya adalah penyakit HIV, syphilis, gonorrhea, hepatitis B, chlamydia, trichomoniasis dan herpes.

Ahli di CDC yang melakukan penelitian ini, Catherine Lindsey Satterwhite, mengatakan bahwa epidemi penyakit menular seksual di AS sangat parah. Penemuan ini, ujarnya, didasarkan pada dua studi baru yang dipublikasikan oleh jurnal “Penyakit Menular Seksual”.

Dalam studi itu ditemukan bahwa kasus terbanyak terjadi tahun 2008, sebanyak 19,7 juta kasus baru. Terbanyak kedua adalah tahun 2000, sebanyak 18,8 juta kasus baru. Studi ini juga menunjukkan kerugian masyarakat untuk pengobatan penyakit ini yang mencapai hampir US$16 miliar atau sekitar Rp 154 triliun.

Penyakit yang paling mahal untuk diobati adalah Chlamydia yang mengharuskan para pasien merogoh kocek sekitar US$742 miliar per tahun. Gonorrhea yang semakin kebal obat juga menjadi ancaman nyata di AS saat ini. Selain itu, AS tengah mengalami kekurangan antibiotik dan ahli di bidang ini.

Satterwhite mengatakan, saat ini yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ini adalah dengan menahan diri. Jika ada gejala penyakit seksual, ujarnya, segeralah melakukan pengujian agar bisa diatasi secepatnya. (sumber berita=voa-islam)

Read more: Mengerikan Lebih dari 100juta Warga AS Kena Penyakit Kelamin Menular - IslamWiki | Tentang Islam http://islamwiki.blogspot.com/2013/02/mengerikan-lebih-dari-100juta-warga-as.html#ixzz2Ls9AviRI
Under Creative Commons License: Attribution

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar