Rabu, 03 Juni 2015

KAPAL PESIAR TENGELAM DITENGAH SUNGAI YANGTZE CHINA, 446 KORBAN TENGGELAM

Sebuah Tragedi lagi terjadi di wilayah china, kapal pesiar bernama 'Eastern Star' yang mengangkut 458 turis yang sedang pelesir menyusuri Sungai Yangtze di China tenggelam pada waktu setempat (1/6) sore. Kapal yang diberi nama Dongfangzhixing, atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘Bintang Timur’, ialah kapal pesiar bertingkat empat. Kapal itu mengangkut 405 penumpang asal Cina, lima karyawan biro perjalanan, dan 47 awak. Para penumpang sebagian besar turis berusia 50 tahun hingga 80 tahun. Hingga berita ini dilansir baru 12 orang berhasil diselamatkan, atau dengan kata lain ada 446 orang tidak diketahui keberadaannya.

Channel News Asia melaporkan, pemerintah setempat langsung mengirim tim pencari. Sudah ditemukan lokasi pasti tenggelamnya kapal itu. Namun belum ada indikasi korban selamat lain. Kapal rencananya menyusuri sungai terpanjang di China, dari sisi hulu di Kota Nanjing menuju Chongqing. Tempat kejadian ada di wilayah Damazhou, Provinsi Hubei. Kapal tersebut bertolak dari Kota Nanjing di bagian timur Cina menuju Kota Chongqing di bagian barat daya Cina yang berjarak 1.500 kilometer. Namun, baru separuh perjalanan, tepatnya di Distrik Jianli, kapal itu karam.


Salah satu nahkoda dikabarkan selamat, ia mengaku kesulitan mengendalikan kapal setelah di tengah jalan kapalnya dihantam angin puyuh. Menurut pengakuannya, kapal terbalik hanya dalam dua menit. Nahkoda mengaku kapal tersebut terjebak di tengah badai angin puyuh dan tenggelam dengan cepat.

Presiden China Xi Jinping memerintahkan digelar operasi penyelamatan besar-besaran. Pemda Hubei mengirim 50 kapal bersama 3 ribu tim pencari ke wilayah sekitar hilangnya. Ada apa gerangan?

Review Berita:

Hal sederhana yang mengejutkan kita semua adalah bagaimana mungkin di sebuah aliran sungai yang tenang bisa ada badai besar yang bisa menelan sebuah kapal dalam waktu dua menit? padahal disana tidak ada ombak layaknya lautan lepas dan kedalaman sungaipun hanya berkisar 15 meter. Ini adalah peristiwa alam yang sekali lagi tidak bisa dicerna dengan mudah. Peristiwa alam yang tidak masuk akal sehat manusia? seharusnya jika perairan itu adalah sungai, maka perairan itu adalah jenis perairan mengalir, air yang ada disana sifatnya mengikuti aliran sungai yang menuju lautan lepas, bukan berkonsentrasi di pusat lalu membentuk pusaran air dan mengakibatkan badai. Dan kalaupun ada badai besar dengan angin puyuh harusnya kapal ini terhempas ke pingir sungai, bukannya malah terbalik. Dan juga harusnya tidak ada badai besar yang bisa menggulung kapal dengan kapastitas besar dan jumlah penumpang ratusan orang dalam sekejap. Sekali lagi ini adalah tragedi misteri, yang mana kita harus mencari tahu apa maksud dan tujuan peristiwa ini.


PENJELASAN AHLI TENTANG DEFINISI ANGIN TOPAN DAN ANGIN PUTING BELIUNG

ANGIN TOPAN
Angin topan adalah pusaran angin kencang dengan kecepatan angin 120 km/jam atau lebih. Angin topan sering terjadi di wilayah tropis di antara garis balik Utara dan Selatan, kecuali di daerah-daerah yang sangat berdekatan dengan khatulistiwa. Angin topan terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara yang sangat besar. Kekuatan dan kecepatan angin tergantung pada perbedaan tekanan antara dua daerah, dan jarak antara kedua daerah tersebut. Jika pusat yang bertekanan tinggi dekat dengan pusat yang bertekanan rendah, perbedaan tekanan antara dua daerah akan lebih besar dan udara bergerak lebih cepat. Semakin besar perbedaan tekanan, semakin cepat udara akan bergerak dan semakin kuat angin yang berembus. Demikian juga semakin dekat dua daerah yang mempunyai tekanan berbeda, semakin cepat angin bertiup di antara daerah-daerah itu. Angin topan yang berembus dengan kecepatan sangat tinggi dapat mengakibatkan kerusakan. Kerusakan yang ditimbulkan angin topan diantaranya adalah dapat merobohkan bangunan, merusak sarana dan prasarana, menumbangkan pohon atau dapat menerbangkan benda- benda yang dilaluinya.

Angin Puting Beliung
Angin puting beliung merupakan angin yang sangat kencang dan bergerak memutar. Puting beliung biasanya terjadi pada saat hujan deras yang disertai angin kencang. Kecepatan angin puting beliung bisa mencapai 175 km/jam. Angin puting beliung dapat menerbangkan segala macam benda yang dilaluinya. Penyebab terjadinya angin puting beliung adalah karena adanya pergerakan udara yang sangat kencang. Tiupan angin topan mampu merobohkan berbagai bangunan dan merobohkan pohon.


Dan untuk diketahui bersama bahwa saat ini China sedang menjadi sorotan dunia internasional terkait upayanya mendirikan pangkalan militer di laut china selatan dengan mendirikan pulau buatan dan menjadikannya salah satu landasan pacu bahkan mampu didarati pesawat pembom jarak jauh.
Pakar di "Centre for International and Strategic Studies" di Washington dan Asia Maritime Transparency Initiative meyakini, negeri tirai bambu itu tengah membangun pangkalan udara sepanjang tiga kilometer. Landasan sepanjang itu mampu menampung pesawat pembom jarak jauh tipe H-6 milik Cina. Hal ini sangat mengkhawatirkan dunia, karena seandainya misi ini terwujud, kemungkinan pecahnya perang dunia ke tiga akan terbuka lebar.



Kesimpulan:

Mana diantara dua jenis angin ini yang menurut anda sesuai dengan rangkaian peristiwa tragedi tersebut diatas? karena besarnya jumlah korban dan satu-satunya saksi yang bisa bicara adalah sang nahkoda, yang mana dalam hal ini ia pun punya tanggung jawab yang besar terkait keteledorannya dalam mengendalikan kapal dan sebagainya. Dan dalam kaitannya dengan usaha china membangun pangkalan militer skala besar, adakah ini sebuah peringatan agar china tidak melaksanakan niatannya itu untuk menghindari konflik internasional. Kali ini penulis tidak akan menyimpulkannya untuk anda, tetapi anda bisa menebak sendiri tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa dan moment diatas. Semua itu pastilah bisa ditarik benang merahnya, jika anda bersungguh-sungguh memikirkannya. Semoga anda mendapatkan jawabannya.


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar