Seorang mantan ilmuwan pemerintah Amerika Serikat hari Rabu (07/9) mengaku baersalah, karena berusaha menjual informasi rahasia kepada seorang agen FBI yang sedang menyamar menjadi agen Israel.
Atas pengakuan Stewart Nozette, 54, warga Chevy Chase, Maryland, itu ia dituntut 13 tahun penjara. Dia bisa saja dikenai hukuman mati atas empat dakwaan melakukan aksi spionase untuk Israel.
Nozette mengaku bahwa pada tahun 2009 ia membocorkan informasi tentang satelit-satelit Amerika Serikat, sistem peringatan dini, sistem pertahanan atau pembalasan atas serangan besar, sistem komunikasi intelijen dan elemen-elemen pertahanan strategis.
Menurut dakwaan, Nozette sengaja melakukan hal itu untuk membahayakan Amerika dan menbantu Israel. Sebagai bagian dari kesepakatan, ia bersedia mengaku bersalah atas satu dakwaan, dengan imbalan tiga dakwaan lain akan digugurkan.
"Stewart Nozette mengkhianati kepercayaan Amerika dengan berusaha menjual sebagian rahasia negara yang paling dijaga demi mendapatkan keuntungan," kata Lisa Monaco, asisten jaksa umum yang bertugas di divisi keamanan negara pada Departemen Kehakiman.
Nozette pernah bekerja di berbagai lembaga milik pemerintah, termasuk Departemen Energi dan NASA.
Dia bekerja di Gedung Putih di Dewan Antariksa Nasional pada tahun 1989 dan 1990. Di sana Nozette membuat radar percobaan yang membantu menemukan air di kutub selatan bulan.
Nozette juga pernah menjabat sebagai presiden dari Alliance for Competitive Technology, sebuah lembaga nirlaba di mana ia bisa mengakses aneka informasi rahasia.
Nozette mendekam dalam tahanan selama hampir dua tahun, sejak ia ditangkap karena melakukan spionase. Oleh karena bersedia mengakui kesalahannya, Nozette akan menerima potongan hukuman dari masa tahanan yang telah dijalaninya, demikian kata hakim.
Hukuman atas dakwaan spionase akan dijalani Nozette bersamaan dengan hukuman dalam kasus pemalsuan pajak.
Menurut jaksa penuntut Anthony Asuncion di dalam persidangan, kata-kata yang diucapkan Nozette saat bertemu dengan agen FBI yang menyamar menjadi agen Israel pada 3 September 2009 adalah "senang dapat membantu."
Dalam pertemuan keesokan harinya dengan agen tersebut, Nozette mengatakan, "Ada di kepala saya." Maksudnya adalah informasi penting yang ia miliki disimpan dalam ingatannya, kata Asuncion.
Kemudia di akhir bulan itu, Nozette menyerahkan informasi rahasia yang dimilikinya dan menrima uang USD 11.000 dari agen yang menyamar tersebut.
Pada pertemuan tanggal 19 Oktober 2009, Nozette mengatakan kepada agen FBI itu bahwa uang sejumlah USD 50.000 yamg ia minta itu terlalu sedikit, kata Asuncion. Nozette bilang, total anggaran yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat untuk menluncurkan satelit saja hampir USD 1 milyar, untuk itu ia seharusnya paling tidak mendapat 1 persennya.
Dalam sidang Nozette mengki semua dakwaan yang dituduhkan jaksa. Hakim Paul Fridman akan melanjutkan sidangnya pada tangga 15 Nopember mendatang.*
Hidayatullah.com
Kamis, 08 September 2011
Ilmuwan AS Mengaku Jadi Mata-Mata Israel
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri yang Diunggulkan
MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN
Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...
Popular Post
-
Kelapa adalah anugerah untuk penduduk di negeri tropis. Manfaatnya untuk kesehatan telah dirasakan nenek moyang kita selama berabad-abad. Sa...
-
BONI DODORI (Berita SuaraMedia) - Seekor mamalia berbulu dengan hidung mirip belalai muncul di hutan terpencil Afrika. Tikus agak besar in...
-
Para fuqoha telah bersepakat bahwa membaca Al Qur’an lebih utama daripada dzikir-dzikir maupun wirid-wirid lain yang dikhususkan pada suatu...
-
Sekumpulan besar ganggang di Laut Kuning seluas 410-km persegi, mengambang dan mengikuti arus menuju kota Qingdao dan diperkirakan akan samp...
-
Jika dalam waktu hampir bersamaan otak manusia menerima banyak informasi atau perintah sekaligus, sangat mungkin salah satunya akan terlupak...
-
Oleh: Ali Mustofa Akbar MENARIK untuk menanggapi tulisan saudara Asrir Sutanmaradjo (AS) pada kolom tsaqafah hidayatullah.com (01/07/11), be...
-
INI bukan kisah ulama yang menyebut dirinya pejuang, namun takut akan aroma kematian. Ini bukan penggalan cerita tentang pembela kebenaran y...
-
Tokoh tertinggi Freemasonry dari Lodge of London sebelum menandatangani dekrasi kemerdekaan Amerika pada tahun 1776, George Washington, pern...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar