Hadits Nabi saw tentang kondisi manusia; "Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang masa mudanya, digunakan untuk apa, tentang hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dihabiskan, dan tentang ilmunya, apa yang dilakukan dengan ilmunya itu." (HR. Tirmidzi).

Rabu, 24 Juli 2013

Hindari Musibah, Indonesia Butuh Pemimpin Berjiwa Dai

Hidayatullah.com– Agar bangsa Indonesia terhindar dari segala bentuk musibah kehidupan, diperlukan pemimpin yang dai.Demikian diungkapkan tokoh majelis taklim kharismatik, Ustadzah Hj Suryani Thahir saat memberikan tausiyah sebelum berbuka puasa di kediaman Ketua FPKS DPR RI Dr HM Hidayat Nur Wahid.

“Pertama, banyak yang tidak mensyukuri nikmat Allah. Kedua, banyak yang tidak menjalankan amanah. Ketiga, banyak yang maksiat kepada Allah. Karena itu, dibutuhkan pemimpin yang juga sekaligus dai untuk membawa bangsa Indonesia keluar dari musibah,” tandasnya dalam acara buka bersama dihadiri ratusan ibu anggota majelis taklim dan tokoh masyarakat Jakarta Selatan Senin (22/07/2013).

Menurut Suryani Thahir, beragam musibah kehidupan kini melanda bangsa Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah karena para pemimpinnya tidak memenuhi syarat dalam Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Hidayat mengingatkan hadirin tentang perbedaan makna silaturahim dan silaturahmi.

Menurutnya, silaturahim berasal dari kata shilah dan rahiim yang bermakna “menyambung kasih sayang”. Sedang shilah dan rahmi bermakna “menyambungkan rasa sakit yang diderita ibu ketika melahirkan.”

“Sayangnya, kita lebih suka menggunakan istilah silaturahmi. Mungkin itu sebabnya kita tetap menyimpan kebencian dan kedengkian. Sebab yang kita sambungkan adalah rasa sakit,” tuturnya.*

Entri yang Diunggulkan

MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN

Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...

Popular Post