Senin, 25 November 2013

INTI AJARAN DAN FAHAM SANG DAJJAL

Anda mungkin pernah bertanya-tanya seperti apa sosok dajjal yang akan muncul menjelang datangnya hari kiamat? Seperti apakah rupa dan sifatnya? Hal ini membuat penasaran sebagian orang yang belum mendapatkan gambaran jelas tentang sosok misterius yang satu ini, walaupun rasulullah sudah menjelaskannya dalam salah satu hadist mengenai ciri-ciri fisik dajjal. Namun dikalangan masyarakat umum sosok ini kadang muncul dengan ciri-ciri yang menyerupai dajjal yang sudah dijelaskan tersebut. Banyak bermunculan spekulasi ketika ada seeorang yang memiliki kemampuan mirip sang dajjal. Jadi bagaimanakah caranya agar kita mengetahui dengan jelas seperti apa sosok yang dimaksud. Maka dengan ini artikel ini akan menjelaskan dengan sederhana sosok dajjal.

Dilihat dari definisinya sendiri, Dajjal yang berarti ‘yang menutupi” sesuatu di balik fakta-fakta menunjukkan bahwa sosok ini tidaklah ingin diketahui oleh banyak orang. Karena manusia dengan jenis sebutan dajjal ini dapat dijelaskan dengan deskripsi “Para pembohong”. Diakhir jaman akan ada banyak pembohong berkeliaran namun kita tidak menyadarinya, karena mereka sangatlah tertutup. Apakah itu benar? Berikut akan dijelaskan siapa itu dajjal dan bagaimana cara kerja mereka saat ini, jika memang seperti ini karakteristik tertutup yang mereka sandangkan.
Dajjal merupakan pemimpin Yahudi yang dijanjikan akan muncul di akhir zaman. Dia termasuk makhluk Allah yang ditangguhkan usianya hingga waktu tertentu. Umur Dajjal sampai saat ini telah mencapai belasan abad atau sekitar seribu empat ratusan tahun. Selama masa persembunyiaan, Dajjal terus menyusun rencana, strategi dan makar di hari kemunculannya. Nabi SAW bersabda: “Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya”. Dan, satu Dajjal konon dianggap telah muncul ke bumi ini. Dia berwujud manusia bernama Sai Baba.

Eksistensi Dajjal

Sosok Dajjal, begitu keluar dari persembunyiannya, dia akan langsung dipertuhankan oleh kebanyakan manusia. Walau masa hidup Dajjal di dunia yang hanya 40 hari, dengan tiba-tiba-dia langsung menjadi pemimpin yang sangat ditaati, ditakuti dan dipuja banyak manusia kala itu. Manusia pada saat itu akan tunduk dan takluk seketika dengan sepenuh hati dan jiwanya. Meski dalam definisi terminologi Dajjal, sosok itu identik dengan keburukan, kejahatan, kebusukan dan lambang kerusakan, namun sosok ini tetaplah menjadi yang paling dinanti kehadirannya.

Hakikat Dajjal yang sesungguhnya (jahat, kotor, busuk, licik dan durjana). Di akhir zaman kelak banyak manusia bercita-cita untuk bergabung dengan Dajjal? Mengapa kaum wanita akan berbondong-bondong untuk menjadi pengikut setianya? Bahkan orang-orang munafik termasuk yang fasik dari penduduk Madinah juga akan ikut bergabung dengan Dajjal? Mengapa orang mukmin yang memiliki iman terkuat sekalipun disarankan untuk tidak mendekatinya?

Fenomena di atas jelas-jelas menggambarkan bahwa Dajjal telah melakukan strategi yang kuat selama berabad-abad dari tempat persembunyiannya. Kaki tangan Dajjal terus bekerja selama ribuan tahun dengan gaya dan strategi yang memungkinkan manusia tidak lagi mampu menolak kehadiran Dajjal sebagai sosok pemimpin akhir zaman. Kaki tangan Dajjal terus menebar jaring-jaring fitnahnya. Tokoh-tokoh pemimpin dunia terus dimunculkan Dajjal untuk menggiring opini agar dunia tunduk di bawah pengaruhnya. Berbagai kebijakan internasional, sistem pengendalian dunia, dan tatanan negara dimanapun selalu dibawa untuk mendukung kebijakan sistem Dajjal ini (Tatanan Dunia Baru). Mengapa ia begitu dinanti oleh banyak orang? Mereka begitu dipuja beberapa kelompok orang dan dianggap sebagai dewa penyelamat. Alas annya adalah karena dajjal sudah berhasil melakukan banyak kebohongan dan fitnah mengenai dirinya dan ajarannya, bahwa ia adalah sang messiah yang akan menyelamatkan seluruh umat dari kehancuran. Dari perbuatan bohong nya itu dia telah mendapatkan simpati, kepercayaan dan memberikan harapan palsu kepada sebagian orang tidak beriman. Sesungguhnya semua orang yang akan menjadi pengikutnya kelak adalah orang-orang yang tertipu. Orang-orang ini mempercayai bahwa ia adalah pemimpin yang paling kuat dan mampu membawa perdamaian dan kehidupan abadi.
Nah, seperti sudah disebutkan sebelumnya bahwa hari kiamat tidak akan dating hingga 30 Dajal (pendusta) muncul. Kata-kata ini menunjukkan bahwa selama kurun waktu datangnya hari kiamat, aka nada 30 orang yang mengatasnamakan dirinya dajjal membawa fitnah yang seburuk-buruknya kepada sekalian umat. Fitnah terbuRuk yang ada dimuka bumi yaitu mengatasnamakan dirinya tuhan dan tidak mempercayai tuhan yang satu.

Salah satu dajjal yang dipercaya telah muncul dalam wujud manusia saat ini adadalah sang pemuka agama dari India Sathya Sai Baba. Dia menjadi salah satu sosok yang mendekati kemiripan dengan Dajjal (pendusta), atau salah satu dari dajjal-dajjal pendusta yang dijanjikan. Ajaran Sai Baba dianggap sangat berbahaya. Meski Sai Baba sudah wafat (jasadnya) pada 24 April 2011 karena komplikasi berbagai penyakit, tetapi apa yang ditawarkan Sai Baba dari berbagai ritual dan ajarannya, itulah yang saat ini sedang mengepung umat Islam. Inti ajaran Sai Baba yang utama adalah menganggap bahwa setiap orang adalah tuhan bagi dirinya masing-masing, setiap orang bisa menjadi tuhan bagi dirinya sendiri. Ajarannya ini sangat berbahaya karena mengakibatkan sebagian pengikutnya ikut mengkultuskan diri mereka sebagai tuhan. Disamping sangat kentalnya warna teologi Yahudi didalamnya, ia juga menjadi perpanjangan tangan dari Zionisme Internasional dalam menancapkan pemahaman kabbalah, yang mana ia tidak mempercayai adanya Tuhan yang satu.

Sai Baba juga mengajak manusia menuju kesesatan disamping juga mengajak seluruh manusia bersedia untuk menyambut Sang Dajjal di hari yang dijanjikan. Bahkan bisa dikatakan bahwa segenap fitnah yang pernah pernah disampaikannya adalah terkait dan hadir dalam rangka mengkondisikan dunia menghadapi fitnah Dajjal.

Jika mengacu pada kondisi ini, maka sebenarnya ini hanya permulaan, karena menurut pengakuan Sai Baba sendiri, ia mengaku sebagai reinkarnasi Shidri Baba, seorang filsuf dan mahayogi yang meninggal pada tahun 1918. Dari sinilah awal Sai Baba mendaulat dirinya sebagai reinkarnasi manusia suci. Shidri Baba sendiri pernah berkata kepada para pengikutnya, bahwa setelah supreme-being (tuhan) meninggalkan jasadnya, suprime-being itu akan menjelma kembali, delapan tahun setelah kematiannya. Maka ketika Shidri-Baba meninggal pada tahun 1918, delapan tahun kemudian atau tepatnya pada tahun 1926 lahirlah Sathya Sai Baba yang dianggap sebagai avatar kedua. Lalu siapakah avatar ketiga, keempat dan seterusnya?

Ciri-ciri dajjal yang dimaksud
Lalu apa yang membuat manusia dajjal ini harus ditakuti dan dihindari yaitu karena apa yang diajarkannya sangatlah bertenatangan dengan konsep hidup beragama pada umumnya. Mereka biasanya membuat fitnah terntang keberadaan Tuhan Yang Maha Esa, mereka tidak mempercayai adanya Tuhan, mereka menyebut diri mereka sendiri adalah tuhan yang satu. Mereka mengklaim diri mereka adalah Tuhan lalu mengajak setiap orang melakukan hal yang sama. hal ini sejalan dengan faham teologi yahudi yang dibungkus dengan kampanye kebebasan (freedom of..) yaitu bahwa setiap orang diarahkan untuk bebas menentukan pilihannya sendiri, memilih keyakinan, memilih gaya hidup individualistis, dengan demikian orang itu secara perlahan akan menyembah dirinya sendiri. Faham ini sangat berbahaya karena pada akhirnya ia akan mengesampingkan keesaan Tuhan dan menafikan adanya Tuhan.

Seperti yang sudah disebutkan diatas bahwa sang dajjal kecil akan keluar delapan tahun setelah avatar sebelumnya wafat, jika sudah ada 30 dajal (pendusta) muncul maka hari kiamat akan muncul.jika saat ini kita sudah mengenal setidaknya 2 dajjal kecil yang menampakkan diri, lalu bagaimana dengan sisa 28 orang lainnya, apakah anda sudah menemukan jejak dajal serupa dengan Sai Baba, jika memang ada lagi orang yang seperti Sai Baba maka anda harus memastikannya dengan jelas.

Salah satu ciri yang harus paling anda perhatikan adalah bahwa ketika mereka datang maka mereka membawa misi menyebarkan faham ‘tidak pernah ada Tuhan di alam semesta ini’, bahwa manusia itu sendiri adalah Tuhan bagi diri mereka sendiri. Bahwa alam ini ada dan terbentuk dengan sendirinya dan bahwa manusialah satu-satunya mahluk yang paling berkuasa dimuka bumi ini. Itulah seburuk-buruknya faham dan fitnah yang paling berbahaya di muka bumi ini. Jika anda menemukan perkumpulan orang yang menyatakan diri mereka seperti itu, berarti anda sudah menemukan sang dajjal kecil seperti yang sudah dijanjikan rasulullah. Bahwa mereka akan berdusta dan berbohong tentang Allah dan seluruh ciptaannya. Para pembohong ini tidak segang-segan menyatakan dirinya Tuhan dan menyarankan orang lain untuk mengikuti jejaknya, itulah yang sudah dilakukan Sai Baba kepada para pengikutnya.

Mengapa ajaran seperti ini sangat berbahaya? Ya karena ia akan menjadi bibit mula pemurtadan kepada Allah swt. Semakin banyak orang yang murtad, maka semakin banyak orang yang tidak beragama, semakin banyak yang tidak percaya adanya Allah, lalu semakin terbuka pintu kiamat. Dengan kondisi seperti inilah kiamat akan dimunculkan, Allah akan menghancurkan kehidupan manusia yang sebagian besar sudah dengan sadar murtad. Anda mungkin pernah mendengar ada sebagian orang yang menyatakan diri mereka Atheis (tidak percaya Tuhan), ya itulah salah satu bentuk nyata keberadaan faham sesat dajjal ini. Dajjal berhasil membelokkan keyakinan orang tersebut menjadi tidak bertuhan karena mereka melakukan itu dengan sadar walaupun sebernarnya mereka sudah mempelajari banyak ajaran agama yang sudah ada, namun mereka tetap memutuskan untuk tidak bertuhan. Biasanya ini terjadi pada pemeluk agama Kristen, karena mereka banyak menemukan kebingungan dalam ajarannya yang membuat mereka kehilangan control atas diri mereka sendiri. Sementara yang sedang berkembang saat ini di Indonesia dan mengepung akidah umat islam adalah JIL (jaringan islam liberal), sebuah komunitas yang dipimpin oleh Ulil Absyar yang mengusung faham kebebasan beragama, mereka beranggapan bahwa semua agama baik yang mati maupun yang hidup, yang kuno maupun modern, yang teistik maupun non-teistik, lahir dan hadir lengkap dengan klaim kebenaran. Terlepas apakah klaim ini valid atau tidak, rasional atau irasional. Kita hendaknya mulai waspada dan berhati-hati melihat perkembangan dunia belakangan ini, ada banyak motif manusia dibalik kebaikan yang mereka tawarkan.

Kita juga mungkin pernah secara tidak sadar melakukan hal yang sama, karena memang pola dan gaya hidup sekarang ini sudah diarahkan untuk menganut faham kebebasan dan individualistis. Tanpa sadar kita pun sudah menerapkan pola hidup sendiri-sendiri dan tidak mempedulikan orang lain atau lingkungan sekitar. Padahal disitulah sebenarnya awal mula datangnya berkah Allah, rasulullah menyarankan kepada kita untuk sering-sering berkumpul di majelis-majelis dan saling menasihati. Dengan hidup saling tolong menolong dan bermasyarakat maka akan makin mengokohkan iman dan keyakinan kita kepada Sang Maha Kuasa. amin

Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar