Minggu, 06 Maret 2011

FREEMASON

Nama freemason sebagai organisasi modern, diduga secara resmi mulai
dipakai pada tahun 1673 dengan jumlah anggota rahasianya 27 orang. Sejak
itu, mereka mengkaitkan nama lodge --yang dapat diartikan sebagai tempat
pertemuan para anggota atau penginapan untuk pembicaraan yang sangat
rahasia. Dokumen rahasia yang ditemukan dan dapat dipercaya tentang
eksistensi gerakan rahasia freemason adalah "The Grand Lodge of the Modern",
baru diperoleh secara pasti pada tanggal 24 Juni 1717 di Inggris. Sejak itu,
gerakannya semakin pesat setelah Duke of Sussex menjadi anggota pada
tingkatan "grand master" dan melepaskan segala atribut keterkaitannya dengan
gereja Kristen, sekaligus memberikan aspirasi tentang paham freemason yang
bersifat universalis.

Sebagaimana tingkatan Iluminasi, keanggotaan freemason dibagi dalam
tiga tingkatan, yaitu: Apprentice, Fellowcraft, dan Master Mason --atau
disebut juga "grand master atau grand lodge". Setiap tingkatan harus
mengikuti berbagai program, yaitu: indoktrinasi, sumpah keanggotaan, dan
ritus tertentu yang biasanya memakan waktu dua tahun.

Keanggotaannya sangat selektif dan hanya orang-orang yang dianggap
sebagai the good men (orang hebat) yang paling pantas untuk menjadi anggota
rahasia mereka.
Pada saat ini, perkembangan freemason sudah merambah ke seluruh
pelosok dunia. Pusat kegiatannya, di samping beberapa kota besar di Amerika,
misalnya New York, juga di Eropa yang berpusat di Jenewa, Paris, dan London.
Tahun 1968, cendekiawan dan industriwan dari Italia, Dr. Aurelio Peccei
(1908-1984) dan Alexander King mendirikan The Club of Rome (Perkumpulan
Roma) yang merupakan salah satu organisasi terkemuka dan bergengsi dari
konspirasi pemikiran Iluminasi, sebagaimana dikatakan oleh William Coper:

"Kelompok Roma merupakan barisan terdepan Iluminasi (The Club of Rome
is a front for the Illuminati)."

"Para anggotanya terdiri dari kelompok ilmuwan, pakar ekonomi,
pengusaha, tokoh pemerintahan yang masih aktif, maupun pensiunan yang
mewakili lima benua yang benar-benar mempunyai perhatian terhadap masa depan
dunia global."

(With a group of scientist, economist, businessmen, international
civil servant, heads of state, and former of state from five continents but
with similar concerns for the global future --Trevor W. Mc Keown).

Tanggal 28 Februari 1997, Presiden Soka Gakkai International telah
diangkat sebagai anggota kehormatan (honorary member) Perkumpulan Roma, yang
saat itu diketuai Dr Diez Hochleitner

Hal ini membuktikan kepercayaan para anggota mason terhadap Jepang
walaupun bukan orang Yahudi (goyim), mengingat Jepang mempunyai jaringan
ekonomi dan industri yang mendunia. Soka Gakkai itu sendiri merupakan
yayasan agama Budha yang mempunyai paham yang sama dengan Iluminasi, yaitu
menciptakan nilai-nilai kemanusiaan yang baru, bersifat universal dan
berlandaskan kasih sayang. SokaGakkai artinya kelompok kreatif penuh
inovasi.

Artikel Terkait: