Amerika berusaha membajak perubahan Timur Tengah ke arah klaim demokratisasi, padahal Amerikalah yang selama ini mendukung para tiran kejam di Timur Tengah. Tentu semua itu menunjukkan kelicikan dari sebuah Negara Penjajah Amerika Serikat.
Baru-baru ini, Presiden Amerika, Barack Obama mengatakan bahwa pemberontakan di kawasan Timur Tengah itu sangat membantu Amerika. Sehingga Amerika memberinya kesempatan yang besar. Bahkan Obama yakin bahwa revolusi ini akan membuka cakrawala yang luas bagi generasi baru.
Obama menyebut revolusi ini sebagai “angin kebebasan” yang berhembus di kawasan Timur Tengah. Ia mengatakan bahwa kekuatan-kekuatan yang telah menggulingkan Presiden Hosni Mubarak harus bekerjasama dengan Amerika Serikat dan Israel.
Sungguh penggulingan Mubarak telah mewariskan kegelisahan bagi Israel, sebab Mesir terkait erat dengan perjanjian damai. Kegelisahan yang sama juga dirasakan oleh komunitas Yahudi di Amerika Serikat, yang merepresentasikan kekuatan di Miami, di mana Obama menyampaikan pernyataannya pada hari Jumat (4/3) ini.
Sebelumnya, Gedung Putih telah menyerukan agar Mesir menghormati perjanjian damai dengan Israel, terlepas siapa yang akan berkuasa di negeri ini.
Jurubicara Gedung Putih, Robert Gibbs mengatakan: “Siapapun pemerintah berikutnya di Mesir, maka kami berharap agar mematuhi perjanjian damai yang ditandatangani oleh pemerintah Mesir dengan Israel.”
Maksudnya adalah perjanjian Camp David yang telah ditandatangani oleh Mesir dan Israel tahun 1977 dengan mediator Amerika, yang telah membawa pada ratifikasi perjanjian damai antara Mesir dan Israel tahun 1979.
Gibbs menambahkan bahwa “Perjanjian itu tidak dengan pribadi presiden, melainkan dengan Mesir, yaitu pemerintah, negara dan rakyatnya.” (aljazeera.net, 5/3/2011).
Demikianlah kebusukan Amerika Serikat. Umat Islam harus menolak arahan Amerika terhadap perubahan di Timur Tengah. Tidak ada cara bagi kaum Muslim kecuali bersegera mendirikan negara Khilafah yang bangkit dan merdeka dari campur tangan Barat yang rakus. [m/aljazeera/htipress/syabab.com]
Minggu, 13 Maret 2011
Amerika Berusaha Bajak Perubahan di Timur Tengah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri yang Diunggulkan
MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN
Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...
Popular Post
-
Siapakah Gajahmada? Ada masalah apa yang bergelayut dalam kepribadiannya selama ini? Sekelompok orang telah membuat waswas para pembesar da...
-
Masihkah anak anda Mengindolakan Teletubbies? BACA JUGA: PROPAGANDA DIBALIK FILM "LORD OF THE RINGS" Walaupun kelihatan se...
-
Ketika ALLAH, melalui Al-Quran mengisyaratkan kepada manusia dan jin untuk bisa menembus langit dan bumi. Banyak orang percaya, tantangan i...
-
“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidilharam sesudah tahun ...
-
Ada berapa banyak perusahaan milik Yahudi yang ada di Indonesia? mungkin anda adalah salah satu penggemar beratnya dan mungkin juga ta...
-
"Apabila bumi digoncangkan dengan sekeras-kerasnya, dan gunung-gunung dihancurkan selumat-lumatnya, maka jadilah ia debu yang beterbang...
-
(pz) Indonesia tidak akan menoleransi tindakan negara lain yang mengancam kedaulatan, termasuk menggeser tapal batas. ”Tidak ada kompromi s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar