Rabu, 01 September 2010

FAKTA DIBALIK IKLAN MINYAK GORENG NON-KOLESTEROL


Barangkali anda sering membaca label non kolesterol di minyak-minyak goreng yang dijual. Mungkin anda berpikir minyak goreng itu tidak mengandung kolesterol. Mungkin anda membaca semua minyak goreng yang dijual selalu dicantumkan non kolesterol.
Wah, kalau begitu hebat ya, semua minyak goreng – yang notabene berasal dari tumbuhan seperti kelapa, kelapa sawit dll – sudah bebas kolesterol. Andapun tidak ragu lagi membelinya. FAKTANYA

Pada dasarnya, semua minyak yang berasal dari tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Lho? Ya, hanya minyak/lemak yang berasal dari hewanlah yang mengandung kolesterol seperti mentega, minyak ikan, lemak hewan dan yang sejenis. Kalau begitu, iklan itu bohong dong. Tidak sepenuhnya bohong.

Beberapa minyak dari tumbuhan ada yang banyak mengandung asam lemak jenuh, dan beberapa yang lainnya banyak mengandung asam lemak tak jenuh. Nah, asam lemak jenuh jika dikonsumsi oleh manusia atau hewan akan merangsang sintesis kolesterol tubuh, sementara asam lemak tak jenuh jika dikonsumsi justru akan menurunkan kolesterol tubuh. Nah, minyak goreng non kolesterol adalah minyak yang lebih banyak mengandung asam lemak tak jenuhnya daripada asam lemak jenuhnya. Jika minyak jenis ini dikonsumsi diharapkan sintesis kolesterol dalam tubuh tidak akan meningkat sehingga kadar kolesterol darah diharapkan tidak meningkat pula.


KESIMPULANNYA

Jadi minyak goreng memang tidak ada yang mengandung kolesterol, soalnya dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang tidak mengandung kolesterol. Sementara itu, jenis minyak gorengg yang baik adalah yang mengandung kadar asam lemak tak jenuh karena jika dikonsumsi justru akan menurunkan kolesterol tubuh.

Artikel Terkait: