Senin, 22 November 2010

SUJUD MENGOPTIMALKAN KERJA OTAK


Allah menganugerahkan otak. Sungguh ini karunia yang luar biasa. Otak harus digunakan untuk kebaikan. Inilah yang membedakan manusia dengan hewan

"Dengan memahami al-Quran diharapkan siapapun dapat menumbuhkan keyakinannya tentang kebesaran Allah melalui segala ciptaan-Nya,” ujar Tazkia Fatimah kepada Deffy Ruspiyandy dari Cybersabili di sela-sela acara Medis Exhibition (9/3) di gedung Wahana Bakti Pos, Bandung. Acara diselenggarakan DKM ASy-Syifaa Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. Selain Tazkia, hadir Ikhsanun KP Mahasiswa Kedokteran sebagai pembicara.

Di dalam al-Qur’an, orang yang mau berpikir disebut ulil albab.

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan Ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa neraka.
(QS ali-Imran : 190-191)

Islam memerintahkan umatnya untuk menggunakan kekuatan akal secara baik. Secara anatomi, otak memiliki sel-sel saraf. Hubungan sel saraf ini dinamakan sinaps.

Semakin banyak sinaps maka kerja otak akan semakin besar. Maka akan menghasilkan sesuatu yang disebut, kecerdasan. Berarti bila kondisi ini terjadi sel saraf yang ada banyak sekali. 1 sel saraf bisa berisi 10 sinaps.

"Jumlah sel saraf bisa ada triliunan dan semakin sel saraf banyak akan menciptakan yang dinamakan kepandaian," terang Ikhsanun KP.

Agar sel saraf dapat bekerja secara baik maka harus ada stimulus.

Albert Eisntein menggunakan otaknya hanya 7 % dari jumlah sel saraf yang ada. Agar otak itu berfungsi baik maka harus cukup nutrisi. Fungsi Otak dapat dioptimalkan dengan sujud saat melakukan Shalat. tambah Ikhsan.

Sebaliknya Tazkia menambahkan dengan memahami al-Quran berarti kita berpikir sistematis dan berpikir analisis. Maka dalam hal ini kerja otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang.

Jadi, di dalam memahami al-Quran tidak saja menggunakan kerja intelektual namun menggunakan kerja spiritual. Sehingga akan memiliki keyakinan kokoh akan kebesaran Allah melalui ciptaan-Nya.
sumber:http://sabili.co.id/index.php/200903151275/Indonesia-Kita/Sujud-Mengoptimalkan-Kerja-Otak.htm

Ditulis oleh: Deffy Ruspiyandy

Artikel Terkait: