Jumat, 12 November 2010

API KELUAR DARI ARAH YAMAN


Api yang Keluar dari Arah Yaman. Artikel terkait:
Munculnya Imam Mahdi
Turunnya Nabis Isa Ke Bumi
Matahari Terbit dari Barat

Hanya Allah yang Lebih Mengetahui apa penyebab terbakarnya semburan minyak dan gas dari arah Yaman, atau dari arah lembah ‘And, atau dari arah Hadramaut, yang semuaanya juga dari wilayah Yaman.

Api ini tidak ada artinya dibanding "Api Penggiring" nanti, bahkan dengan api neraka.

Beberapa riwayat hadits:
• Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hudzaifah bin Asid ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Dan yang terakhir adalah api yang keluar dari Yaman, yang menggiring manusia ke tempat berkumpul mereka (mahsyar mereka).” Dalam riwayat lain: “Dan api yang keluar dari lembah ‘And yang menggiring manusia.”

• Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Turmudzi dari Ibnu Umar ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Akan keluar api dari Hadramaut atau dari laut Hadramaaut sebelum datangnya hari kiamat yang mengumpulkan manusia.”

• Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Manusia akan dikumpulkan menjadi tiga kelompok: yaitu kelompok yang merasa berharap dan takut; ada pula yang dua orang menaiki seekor onta, tiga orang naik seekor onta, empat orang naik seekor onta, dan sepuluh orang naik seekor onta; dan sisanya dikumpulkan oleh api, yang api itu pada siang hari menyertai mereka ketika mereka tidur malam, pada pagi hari pun menyertai mereka, dan pada sore hari juga menyertai mereka.”

• Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Hudzaifah bin Usaid ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya manusia itu akan dikumpulkan pada tiga kelompok: satu kelompok yang berkendaraan dan penuh, mereka makan dan berpakaaian; satu kelompok lagi berjalaan dan berlari, dan satu kelompok diseret mukanya oleh Malaikat dan digiring ke neraka. Lalu salah seorang dari mereka bertanya: dua kelompok ini sudah kami kenal, maka bagaimana halnya orang-orang yang berjalan kaki dan berlari? Beliau menjawab: Alloh akan menimpakan penyakit pada binatang-binatang tunggangan hingga tidak ada yang tersisa, sehingga ada orang yang memiliki kebun yang bagus ditukarkan dengan onta yang dipekerjakan, namun orang itu akhirnya tidak dapat memilikinya.”

Artikel Terkait: