Senin, 23 Mei 2011

Obama: Upaya Palestina Merdeka Tak Akan Dapatkan Suara di PBB

Amerika Serikat kembali menegaskan komitmennya untuk negara Israel. Presidan AS Barack Obama menyatakan ia akan berdiri menentang setiap upaya PBB untuk menciptakan sebuah negara Palestina yang merdeka.

“Tidak ada suara di PBB yang akan menciptakan sebuah negara Palestina yang merdeka,” dikutip kantor berita Xinhua atas pernyataan Obama yang mengatakan pada pertemuan tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) pada hari Minggu kemarin (22/5).

Dia melanjutkan dengan menegaskan kembali komitemen Washington bagi keamanan Israel dan menekankan bahwa “AS akan berdiri melawan upaya untuk mengeluarkan Israel di PBB atau dalam forum internasional, karena legitimasi Israel bukanlah masalah untuk diperdebatkan.”

Hampir dua hari setelah perdana menteri Israel mengecam pidato Obama untuk Timur Tengah, Presiden AS itu langsung berjanji untuk mempertahankan superioritas militer Israel atas negara tetangganya.

“Kami (AS) akan mempertahankan keunggulan kualitatif militer Israel,” kata Obama. “Kami telah meningkatkan pendanaan militer ke tingkat tertinggi bagi Israel.”

Presiden AS tersebut memperbarui komitmen pemerintahannya untuk keamanan Israel sebagai tanah air bagi bangsa Yahudi dan mengatakan Amerika mendukung solusi dua-negara dengan “pertukaran yang disepakati bersama.”

Obama sebelumnya mengatakan bahwa pemecahan masalah tersebut hanya membutuhkan Israel untuk kembali ke perbatasan yang ditarik sebelum perang 1967.

Namun pada hari Jumat lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara blak-blakan di Gedung Putih mengatakan ke Obama bahwa dirinya menolak setiap gagasan bahwa Israel harus mempertimbangkan penarikan dari wilayah yang dirampas pada tahun 1967.

Netanyahu mengatakan kepada Obama pada pertemuan puncak di Gedung Putih pada hari Jumat bahwa perbatasan tahun 1967 tidak bisa diganggu gugat. (eramuslim)

Artikel Terkait: