Sabtu, 21 Mei 2011

"Tentara Islam" Gaza Masuk dalam Daftar Teroris Internasional

Pasca kematian Osama Bin Laden ternyata tidak mambuat Amerika menghentikan aksinya memerangi dunia islam. Amerika Serikat mengumumkan hari Kamis (19/5) bahwa Tentara Islam (Jaisyul Islam), sebuah kelompok perlawanan Salafi Jihadi yang berbasis di Jalur Gaza, telah ditambahkan ke dalam daftar teroris internasional.

Tentara Islam menjadi terkenal pada tahun 2006 ketika bekerja sama dengan Hamas untuk menangkap prajurit IDF Gilad Shalit, dan juga terlibat dalam penculikan tahun 2007 terhadap wartawan BBC Alan Johnston. Namun kedua kelompok pejuang Palestina asal Gaza ini sekarang saling bersaing.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan Tentara Islam, yang berhubungan erat dengan Salafi Jihadi di Gaza, juga bertanggung jawab atas sejumlah serangan roket terhadap Israel dan serangan terhadap warga sipil Mesir tahun 2009 yang mengakibatkan korban dan kematian.

"Tentara Islam sebelumnya bekerja dengan Hamas dan mencoba untuk mengembangkan kontak yang lebih dekat dengan al-Qaidah," kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, mencatat bahwa kelompok itu telah merilis sebuah pidato penghormatan untuk pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin setelah ia dibunuh di Pakistan oleh pasukan AS pada tanggal 2 Mei lalu.(fq/ynet)

Artikel Terkait: