Jumat, 20 Mei 2011

Sejarah Hubungan Politik Ikhwanul Muslimin-Qibthy

Hidayatullah.com-- Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa partai Al Hurriyah wa Al Adalah (Kebebasan dan Keadilan) telah menyerahkan berkas-berkas persyaratan kepada Lajnah Syu’un Al Ahzab (Komite Urusan Partai) Mesir.

Partai Al Hurriyah wa Al Adalah sendiri merupakan partai yang lahir dari gerakan Al Ikhwan Al Muslimun. Diantara para pendiri tercatat 93 penganut Qibthy (baca: Koptik). Dr. Rafiq Habib, tokoh Qibthy, juga disebut-sebut sebagai wakil ketua partai ini.

Sejarah Hubungan Politik dengan Qibthy

Di masa Husni Mubarak berkuasa, gerakan Al Ikhwan dalam perpolitikan masih terbatasi. Pada tahun 1984 Al Ikhwan hanya diperbolehkan mengajukan dua calon dalam partai Al Wafd. Demikian pula pada tahun 1987, mereka ganti bergabung dengan Hizb Al Ahrar. Namun, di mana Al Ikhwan gabung, maka jumlah pemilih partai tersebut meningkat drastis dibanding partai oposisi lainnya. Penguasa tidak mendiamkan hal ini, pada tahun 1992 lebih dari 1000 aktivis mereka ditangkap dengan tuduhan bahwa mereka adalah anggota organisasi illegal.

Pada tahun 1996, beberapa tokoh Al Ikhwan mencari solusi dengan cara keluar dari Al Ikhwan dan bekerja sama dengan para tokoh Qibthy untuk mendirikan partai baru dengan nama Hizb Al Wasth. Para tokoh Al Ikhwan mendominasi partai baru ini, hingga pada pemilu tahun 2000, mereka mengusung 76 calon, dan mereka memperoleh 17 kursi di parlemen, sebagaimana ditulis dalam situs ikhwanwiki.com.

Namun, tidak selamanya hubungan politik Kristen Qibthy dengan Al Ikhwan mulus. Pada tahun 2008, pihak gereja Qibthy menolak untuk mendukung Al Ikhwan dalam pemilu lokal, dan menghimbau agar para pengikut mereka melakukan hal yang sama. Pihak gereja malah memilih partai Al Wathany, yang mereka nilai lebih baik dalam mengelolah pemerintah dibanding lainnya, seperti dilansir Al Mashry Al Yaum (13/3).

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan di media ini, Partai Al Hurriyah wa Al Adalah telah menyatakan, partainya adalah partai sipil yang berasaskan syariat Islam. Al Hurriyah juga telah menyerahkan berkas-berkas persyaratan kepada Komite Urusan Partai Mesir, sejak Rabu kemarin. Partai ini sendiri mengantongi dukungan dari 8821 pendiri, di 27 propinsi Mesir. Termasuk 93 penganut Koptik. Dr. Rafiq Habib, tokoh Koptik, juga disebut-sebut sebagai wakil ketua partai ini.*

Artikel Terkait: