Senin, 18 Oktober 2010

KEADAAN HARI KEBANGKITAN


Pada hari kiamat, keadaan hari kebangkitan seluruh umat manusia adalah kebangkitan dari dalam kubur dan alam baka, seluruh mahluk dibangunkan dan dikumpulkan di padang Ma'syar dalam keadaan berdesak-desakan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di dunia.

"Dan Allah, Dialah Yang mengirimkan angin; lalu angin itu menggerakkan awan, maka Kami halau awan itu kesuatu negeri yang mati lalu Kami hidupkan bumi setelah matinya (kubur) dengan hujan itu. Demikianlah kebangkitan itu." (QS. Faathir 9)

Dalam sebuah Hadist : "Kelak pada hari kiamat semua pandangan terangkat ke atas menatap langit, dan keringat mereka sampai-sampai menenggelamkan mereka karena terlalu besarnya rasa kesusahan (panas dan padat)."

Kata ibnu Umar ra. bahwa nabi saw bersabda : "Kelak pada hari kiamat semua manusia berdiri dan menghadap pada Tuhan-Nya yang menguasai semua mahluk. Mereka akan tenggelam sampai dengan setengah telinganya."

Kata Abu Hurairah ra. bahwa Nabi saw bersabda : "Pada hari kimamat semua manusia akan berkeringat sampai semua keringat di bumi hilang selama 70 tahun." Sebagaimana ada hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Shahehnya.

Muqatil bin Sulaiman berkata ; "Pada hari kiamat, para mahluk berdiam diri selama 100tahun tanpa bicara, 100 tahun dalam kebingunan, 100 tahun dalam berdesakan dan kegelapan menghadap Tuhan SWT.

Sabda nabi saw : "Kelak pada hari kiamat, matahari akan didekatkan di kepala, semua manusia berkeringat; keringatnya ada yang sampai ke leher, ada yang sampai lutut, ada yang sampai paha, ada yang sampai terminum, ada yang sampai tenggelam, ada yang sampai ke lambung, dan tangannya hanya bisa menggapai-gapai, ada yang tenggelam sangat dalam dan dua tangannya hanya bisa memukul-mukul kepalanya."

Diantara mereka ada yang menjerit-jerit ; "Hentikanlah wahai Tuhan, hentikanlah siksaan ini, dan putuskanlah kami sekalipun kami akan masuk neraka."

Keadaan ini bukanlah setelah proses penghisab-an (jadi semua orang akan merasakan) tanpa kecuali, ini bukan merupakan suatu siksaan.

Ketahuilah, kesengsaraan keringat di awal hari kebangkitan manusia dari alam kuburnya tidak akan dirasakan bagi orang-orang yang berjuang di jalan Allah ; shalat, puasa, haji, memelihara anak yatim dan orang-orang yang sering kesusahan dalam urusan membela kebenaran dan mencegah kemungkaran. Bagi mereka dihilangkan kesusahan di hari menjelang kiamat, dan akan dikelurkan suatu kehidupan baru...(dst)

Artikel Terkait: