Hadits Nabi saw tentang kondisi manusia; "Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya, tentang masa mudanya, digunakan untuk apa, tentang hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dihabiskan, dan tentang ilmunya, apa yang dilakukan dengan ilmunya itu." (HR. Tirmidzi).

Sabtu, 30 Oktober 2010

SABAR PADA KETENTUAN ALLAH

Kata-kata hikmah terkenal: "Barangsiapa yang sabar atas cobaan, ia bisa mencapai kesempurnaan."

Penyair menuliskan; "Kuatkan kesabaran ketika ada musibah, sekali-kali jangan gusar atau gelisah. Manakala dunia menampakkan diri dengan keindahannya, maka sikap bersabar adalah yang terbaik. Perangilah hawa nafsu dengan membiasakan diri dalam kebajikan, pasti tercapai harapanmu tanpa ada yang menyimpang."

Yang lain berkata: "Sabar merupakan kunci dari yang diharapkan, dia tidak henti-hentinya menolong. Bersabarlah sekalipun melewati malam-malam panjang. Sabar kadangkala membantu yang kesusahan, kadang memperoleh apa yang selama ini tidak mungkin tercapai.

Penyair lain berkata: "Sabar merupakan tali kekuatan iman dan benteng bagi syetan yang menyesatkan. Dalam kesabaran ada akhir yang amat terpuji. Kalau suatu hari terjadi bencana, memang demikianlah kebiasaan waktu, maka bersabarlah pada Ketentuan-Nya.

Sabda Nabo saw;
“Barangsiapa yang terkena bencana, lalu sabar dan ridho kepada Allah Ta’ala, maka dosa-dosanya bersih laksana baru dilahirkan."

Melalui Mu’adz bin Jabal ra. Rasulullah bersabda:
“Ketika seorang hamba mukmin memperoleh bencana, maka Dia berfirman kepada Malaikat sebelah kiri-Nya; ‘Ambilkan alat tulis untuknya.’ Kemudian Dia berfirman kepada malaikat sebelah kanan-Nya; ‘Tuliskan untuk hambaku ini suatu kebajikan yang ia lakukan.”

Ada Hadist nabi Muhammad saw:
“Bilamana hamba Allah sakit, Dia mengutus dua malaikat dan berfirman: ‘Lihatlah apa yang diucapkan hamba-Ku.’ Malaikat berkata; “Dia mengucapkan Alhamdulillah…., dan ucapan itu dilaporkan kepada Allah Ta’ala.”
Dia adalah Dzat yang lebih mengetahui, Dia berfirman:

“Seandainya Aku mematikan hamba-Ku ini, niscaya Aku akan masukkan ke surge. Dan andai Aku menyembuhkannya, maka Aku akan mengganti daging yang lebih baik melalui darah yang lebih baik daripada darah yang dulu, serta aku melebur semua kejahatannya.”

Dan Allah juga berfirman:

"Mereka orang-orang yang memperoleh Keberkahan Sempurna dan memperoleh Rahmat dari Tuhan-Nya, dan mereka inilah orang-orang yang memperoleh petunjuk." (QS. Al Baqarah :157)

Keutamaan Sabar: Keutamaan sabar telah diterangkan dalam Al Quran lebih dari 9 kali. Lantaran sabar akan membuahkan beberapa derajat dan kebajikan. Allah akan mengumplkan orang-orang sabar, yang tidak diberikan kecuali hanya kepada mereka.

Maksudnya; petunjuk, Rahmat dan Keberkahan akan dikumpulkan buat orang-orang yang sabar. Sabda Nabi saw; "Diantara sesuatu yang paling sedikit diberikan kepada kalian adalah keyakinan dan kekuatan sabar. Barangsiapa yang dianugerahi dua hal itu, maka dia tidak akan peduli pada apa yang tidak mampu ia lakukan; yakni berdiri shalat di tengah malam dan berpuasa di siang hari. Dan sesungguhnya kalian bisa sabar dengan apa yang sedang kalian hadapi. Hal ini lebih aku cintai daripada tiap-tiap orang memenuhi aku dengan semua amalan.
Namun aku sangat khawatir jika sepeninggalku kelak kamu dibukakan pintu keindahan dunia, lantas kamu mengingkari satu sama lain dan mengingkari seluruh penghuni langit. Maka barang siapa yang bersabar dan tetap mencari pahala, maka dia akan memperoleh kesempurnaan pahalanya.

"Apa yang ada di sisimu akan lenyap dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal. Dan Sungguh kami akan memberikan balasan buat orang-orang yang sabar dengan pahala mereka." (QS. An Nahl: 96)

Nabi saw bersabda: "Andaikan sabar berupa mahluk lelaki, tentu dia manusia yang mulia. Allah amat mencintai orang-orang yang sabar. Karena utama-utamanya amal ialah kemu memaksakan hawa nafsu dengan mengekannya."

Nabi saw bersabda: "Sabar adalah simpanan kekayaan dari semua kekayaan surga. Kemuliaan berawal dari sifat qona'ah (menerima) dan kehinaan berawal dari sifat tamak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Entri yang Diunggulkan

MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN

Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...

Popular Post