Rabu, 13 Oktober 2010

HARAMNYA BERZINA???

Sungguh Allah telah memerintahkan kaum laki-laki dan wanita untuk menahan pandangan dan kemalauan dari sesuatu yang haram. Dan Allah sudah menjelaskan haramnya zina diberbagai ayat, Firman-Nya :

"Dan barangsiapa yang melakukan perbuatan itu (zina) akan memperoleh dosa." (QS. 25 Al Furqon : 68)

Sebagian sahabat meriwayatkan : "Takutlah pada perbuatan zina, sebab di sana ada 6 hal ; 3 di dunia dan 3-nya di akherat.
Tiga balasan di dunia ialah (1) kurangnya rezeki, (2) putusnya ajal, (3) muram wajahnya.
Tiga balasan di akherat adalah (1) murka Allah, (2) siksa dahsyat (3) masuk neraka.

Adapun perbuatan zina yang dimaksud, zina kecil misalnya berciuman, meraba, dan memandang penuh nafsu.

Diriwayatkan : "Sesungguhnya Musa as. berkata ; "Ya Tuhan, apa balasan bagi ahli zina!" Allah Ta'ala berfirman: "Ialah Aku akan memakaikannya rompi dari api, yang apabila rompi itu diletakkan di gunung yang tinggi, maka gunung itu akan meletus dan menjadi abu."

Diriwayatkan : "Sesungguhnya satu wanita bejat lebih dicintai iblis daripada 1000 lelaki bejat."

Dalam Kitab Masholibih ada sabda Nabi saw : "Ketika hamba melakukan zina, imannya keluar dan melayang-layang diatas kepalanya seperti mega. Bila ia habis melakukan perbuatan itu, imannya kembali." Dalam Kitab Iqna' ada sabda Nabi saw :"Tiada dosa yang paling besar menurut Allah, yaitu dari tetesan air yang dijatuhkan lelaki ke rahim wanita yang tidak halal baginya."

Al Qadli Al Imam rh berkata : "Aku pernah mendengar seorang masyayik berkata : " Setiap wanita ada satu setan, dan setan setiap anak remaja terdapat 18 setan." Ada riwayat ; "Barang siapa yang mencium anak remaja dengan syahwat, Allah Ta'ala akan menyiksa di neraka 500 tahun. Dan barang siapa mencium wanita dengan syahwat, seolah-olah dia berzina dengan 70 remaja perawan. Dan barang siapa yang berzina dengan perawan, maka ibaratnya dia sudah berzina dengan 70.000 janda."

LIWATH

Sementara liwath/oral seks (lewat dubur) siksanya lebih berat lagi. Sebagaimana diriwayatkan melaui Annas bin Malik ra. bahwa Nabi saw bersabda:

"Barangsiapa yang melakukan liwath takkan pernah mencium bau surga, padahal bau surga bisa tercium dalam radius 500 tahun tahun perjalanan."


Imam Al Kalbi berkata : " Mahluk pertama yang mengerjakan liwath (seperti kaum Luth) adalah iblis. Dia menjelma menjadi amrod (anak tampan) di zaman kaum Luth as. Ia memanggil mereka dan mengawininya, yang akhirnya menjadi kebiasaan kaum Luth setiap melihat pemuda asing. Kemudian Nabi Luth as. diutus untuk mencegah perbuatan keji itu, kemudian diajak menyembah Allah Ta'Ala. Namun kaum Luth menjawab, "Kalau kamu orang yang benar, maka turunkanlah siksa Allah Tuhanmu sekarang juga."

Lalu Nabi Luth as memohon kepada Allah, "Ya Allah, tolonglah aku dalam mengurusi kaum yang rusak ini."

Kemuadian Allah mengutus langit agar menurunkan hujan batu, disetiap batu tertulis nama calon orang yang akan dilempari, sesuai firman Allah Ta'Ala;

".....yang memberi tanda dari Tuhanmu. (QS. Hud :83)

Artikel Terkait: