Minggu, 10 Oktober 2010

POSISI IBLIS DALAM DIRI MANUSIA


DALAM DIRI MANUSIA

Diriwayatkan ; sesungguhnya iblis memiliki nama-nama di tujuh tingkatan langit; di langit dunia bernama 'Abid (ahli ibadah), di langit kedua bernama Zahid (Ahli Zuhud), langit ketiga bernama Al 'Arif (yang ma'rifat), langit keempat bernama Al Waali (kekasih), langit kelima namanya At Taqoo (ahli Taqwa), langit ke enam bernama Al Khoozin (bendahara), di langit ketujuh bernama Azaaziil, dan di Luhmahfudz namanya "Iblis", akibat kelalaiannya dari perintah Allah menyembah Nabi Adam as.

Iblis dalam Tubuh Manusia berada di?
Sesungguhnya iblis berdiri di depanmu, jiwa di sebelah kananmu, nafsu di sebelah kirimu, dunia di sebelah belakangmu dan semua anggota tubuhmu berada di sekitar tubuhmu. Sedangkan Allah di atasmu.

Sementara iblis terkutuk mengajakmu meninggalkan agama, jiwa mengajakmu ke arah maksiat, nafsu mengajakmu memenuhi syahwat, dunia mengajakmu supaya memilihnya dari akhirat dan anggota tubuh menagajakmu melakukan dosa. Dan Tuhan mengajakmu masuk Surga serta mendapat keampunan-Nya, sebagaimana firmannya yang berbunyi, "....Dan Allah mengajak ke Syurga serta menuju keampunan-Nya..." Siapa yang memenuhi ajakan iblis, maka hilang agama dari dirinya.

siapa yang memenuhi ajakan jiwa, maka hilang darinya nilai nyawanya. siapa yang memenuhi ajakan nafsunya, maka hilanglah akal dari dirinya. Siapa yang memenuhi ajakan dunia, maka hilang akhirat dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan anggota tubuhnya, maka hilang syurga dari dirinya. Dan siapa yang memenuhi ajakan Allah S.W.T., maka hilang dari dirinya semua kejahatan dan ia memperolehi semua kebaikan. Iblis adalah musuh manusia, sementara manusia adalah sasaran iblis. Oleh karena itu, manusia hendaklah senantiasa waspada sebab iblis selalu melihat tepat pada sasarannya.

Iblis dapat merusak, terutama jika kita terus mendengarkan mereka. Kawan-kawan Iblis Menurut seorang ahli hikmah, iblis mempunyai sahabat di kalangan manusia ; terdiri dari sepuluh jenis. Yaitu : pemimpin yang menyeleweng, orang yang sombong, orang kaya yang tidak mempedulikan asal-usul kekayaannya serta tidak peduli dalam membelanjakannya, ulama yang mendukung penyelewengan penguasa, pedagang yang curang, penimbun makanan pokok, pezina, pemakan riba, orang kikir dan peminum alkohol.

Diriwayatkan melalui Umar bin Abdul Aziz, ia berkata: "Ada sebagian ulama yang minta petunjuk Allah agar ditunjukkan tempatnya syetan di hati ketika menggoda anak cucu Adam.

Lalu diperlihatkan dalam mimpi tubuh lelaki yang menyerupai kristal, dimana bagian dalam tubuhnya dapat dilihat dari luar. Disana mereka melihat setan seperti katak bertengger di bahu kiri antara baru dan telinga. Setan tersebut punya belalai panjang dan kecil untuk dimasukkan melalui bahu kiri, masuk ke dalam hati menyusupi perasaan was-was. Dan ketika dzikir kepada Allah, syetan itu mundur. Itulah sebabnya kita kerap kali merasa gelisah tanpa sebab jika sesaat saja lengah, karena setan sudah menyusup ke dalam hati kita.

Artikel Terkait: