Senin, 04 Oktober 2010

Organisasi Rahasia Bilderberg Group

Organisasi rahasia Bilderberg Group adalah salah satu pemeran dari organisasi-organisasi rahasia yang mengendalikan dunia. Kebanyakan masyarakat hanya menyepelekan mereka, tapi tahukan anda jika nasib anda, keluarga anda, bahkan semua orang di dunia sering diperhitungkan ketika mereka bertemu dalam acara pertemuan tahunan Bilderberg Group?
Bilderberg Group telah turut mengendalikan dunia dengan cara mereka sendiri, sama seperti organisasi-organisasi rahasia lainnya yang ikut mengendalikan dunia dalam cara yang tidak wajar. Bilderberg Group tidak begitu berbeda jauh, anggota-anggota mereka terdiri dari orang-orang yang mempunyai pengaruh untuk setidaknya mampu melakukan lobi-lobi ke petinggi-petinggi negara di dunia ketiga. Lebih menakutkannya lagi, beberapa sumber telah mengatakan jika CIA, MI6, KGB dan beberapa dinas intelejen rahasia negara-negara di seluruh dunia telah dikepalai oleh anggota-anggota dari Bilderberg Group yang berarti mereka mempunyai akses ke hampir semua database negara-negara maju di dunia.

Awal Organisasi Bilderberg Group

Hotel Bilderberg yang menjadi tempat pertemuan pertama Bilderberg Group


Józef Retinger


Pada awalnya, organisasi ini tidak ada unsur untuk mengendalikan dunia sama sekali. Setidaknya itulah yang terjadi pada konferensi pertama di hotel Bilderberg Group awal yang merupakan titik awal dari terbentuknya organisasi rahasia ini. Konferensi pertama mereka berlangsung di Hotel de Bilderberg di Oosterbeek, Belanda pada tanggal 29 sampai 31 Mei 1954. Konferensi awal ini bukanlah merupakan suatu konferensi tingkat tinggi yang resmi, tapi justru jauh sekali dari unsur tidak resmi. Pertemuan itu hanya dihadiri oleh sekitar 130 undangan yang merupakan wakil dari negara-negara maju Eropa dan Amerika, saat itu 1 negara diwakili oleh 2 orang delegasi dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang berpengaruh di bidang politik, perbankan, bisnis, militer, maupun media publik. Konferensi awal ini diselenggarakan di bawah pengawasan keamanan yang sangat ketat, sehingga kesan ‘tidak resmi’-nya terlihat begitu samar.

Pertemuan pertama ini diprakarsai oleh beberapa tokoh termasuk Józef Retinger, yang prihatin dengan perkembangan kelompok anti-Amerika di Eropa Barat. Retinger kemudian me-lobi Pangeran Bernhard dari Belanda yang setuju dengan pendapat Retinger yang dianggap brilian, selanjutnya para tokoh lainnya yang ikut terlibat antara lain adalah perdana menteri Belgia, Paul Van Zeeland, juga direktur utama Unilever Belanda saat itu, Paul Rijkens. Selanjutnya, Pangeran Bernhard menghubungi Walter Bedell Smith yang merupakan direktur CIA saat itu, untuk kemudian meminta keterlibatan Charles Douglas Jackson sebagai penasehat Eisonhower pada saat itu. Pertemuan pertama ini akhirnya mampu mempertemukan 50 delegasi dari 11 negara-negara Eropa, dan 11 negara-negara Amerika.

Pertemuan mereka selanjutnya telah menghasilkan beberapa kekuatan baru dalam tubuh organisasi ini sendiri. Pada tahun 1957, dimana konferensi ini pertama kali diadakan di Amerika, organisasi ini mampu membuat Ford Foundation menyumbangkan $ 30.000. Jumlah ini merupakan suatu jumlah yang sangat luar biasa pada saat itu. Selanjutnya, pertemuan mereka terus berlangsung setiap tahun, terakhir diadakan di Athena pada tahun 2009. Dalam pertemuan di Athena tersebut, seorang wartawan ditangkap hanya karena mendokumentasikan pertemuan tersebut.

Artikel Terkait: