Sungguh Allah Ta’ala tidaklah menciptakan manusia dan jin kecuali hanya untuk menyembah-Nya semata, sebagaimana firman-Nya:
وما خلقت الجن و الإنس إلا ليعبدون
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. (QS. Adz dzariyat:56)
kemudian untuk merealisasikan penyembahan tersebut dibutuhkan suatu media yang dapat menjelaskan makna dan hakikat penyembahan yang dikehendaki Allah Ta’ala, maka dengan hikmah-Nya yang agung Dia mengutus para Rasul dalam rangka membawa dan menyampaikan risalah dan syariat-Nya kepada jin dan manusia. Dan risalah tersebut merupakan petunjuk yang jelas dan hujjah atas para hamba-Nya. Dan diantara kesempurnaan Islam Allah yang Maha Bijaksana menetapkan ibadah Haji ke Baitullah Al Haram sebagai salah satu dari syiar-syiar Islam yang agung.
Senin, 10 Januari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri yang Diunggulkan
MENJUAL AGAMA PADA PENGUASA DISIFATI ANJING DALAM AL QURAN
Pemimpin/Ulama adalah cermin dari umat atau rakyat yang dipimpinnya. Definisi Ulama (wikipedia) adalah pemuka agama atau pemimpin agama ...
Popular Post
-
Ada berapa banyak perusahaan milik Yahudi yang ada di Indonesia? mungkin anda adalah salah satu penggemar beratnya dan mungkin juga ta...
-
Ciri‐ciri Wujud Manusia dan jin : Makna thaqolain ialah jin dan manusia. Kedua‐duanya merupakan makhluk ciptaan Allah s.w.t yang paling u...
-
Ada banyak konspirasi di muka bumi ini yang ditutup-tutupi demi mencapai suatu tujuan, dan dari sekian banyak konspirasi itu, berikut adalah...
-
Rothcshild Kuasai 75% Saham Berau Energy. Sekitar 40 persen atau 13,9 miliar saham Berau akan ditukar 52,3 juta saham di Vallar. Vallar PLC,...
-
Ternyata sudah ada suatu alat canggih yang dapat merubah kondisi cuaca alam ini. Alat yang bagi sebagian besar orang beranggapan bahwa hanya...
-
Menanggapi dirilisnya dokumen rahasia Amerika Serikat mengenai tragedi tahun 1965, peristiwa PKI dan kejatuhan komunis di Indonesia. Do...
-
Anda masih tidak percaya bahwa Kebijakan Pemerintah Jokowii sangat anti islam, mereka berusaha semaksimal mungkin menghalau dan menghadan...
-
Oleh: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Lc. Pada tahun 1897 M, kota Basel (Swiss) menjadi tuan rumah pertemuan akbar Yahudi Dunia. Lebih dari...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar